
satu bulan berlalu Adrian melakukan aktivitas seperti biasa pagi ke kantor pulang jam 5sore paling malam kumpul bareng Teo dan Tigor di cafe langganan nya.
Tut..Tut...hp berdering haloo..gimana nela
ok saya ke rumah sakit adipun mengambil kunci mobilnya dan langsung menuju rumah sakit
di jalan dia menelepon Teo ,Jo...acara malam ini batal aku mau ke rumah sakit gadis itu sudah sadar...
Teo memandang Togar, batal bang Adi kerumah sakit wanita itu sadar mereka berpandangan kemudian tertawa ,kena dia wkwkkk
penantian ku berakhir akhirnya dia sadar Adi begitu tergesa- gesa seperti menghapiri istri yang melahirkan hatiku begitu bahagia
nela menunggu di depan pintu bangsal ruang isolasi
dia sudah sadar....tapi...kau lihat saja sendiri
nela membuka pintu.
akupun melangkah masuk kulihat wanita duduk dengan pandangan kosong rambutnya coklat tua sangat kontras dengan kulit putih pualam dengan bibir mungil kemerahan dan mata bermanik coklat.
dia cantik seperti boneka Barbie membuat ku terpesona,baru kali ada wanita yang membuat darahku berdesir
hai bagaimana kabarmu..tanyaku tetapi dia tidak menjawab tetap pada pandangan kosong aku pun memandang nela
__ADS_1
kenapa seperti ini?
sabar ini perlu proses kau harus sering kesini, dia akan mulai Terapy besok untuk memulihkan fisiknya sebab sudah satu bulan koma semoga otaknya bisa berfungsi normal tetapi kemungkinan amnesia bisa jadi sementara atau permanen tutur dokter nela yang merupakan spesialis saraf
hari hari berlalu Terapi demi terapi di lalui aq pun jarang pulang ke rumah lebih suka menginap di rumah sakit menemaninya dia sudah bisa makan sendiri dan berjalan tapi belum bisa bicara
beberapa bulan ini aku memperlakukannya seperti bayi karena dia tidak bisa melakukan apapun
kamu siapa... setelah tiga bulan itu kata kata yang keluar dari bibir mungilnya untuk pertama kali
aku Adrian kamu bisa panggil bang Adi jawabku mengelus pipi nya
bang Adi aku siapa...tanyanya
Adrian....seseorang memanggilku membuatku menoleh ternyata nela
bisa bicara sebentar di kantor ku
Adrian melepaskan genggaman tangannya pada wanita itu sebentar ya dik Abang di panggil dokter
akupun berdiri dan melangkah keluar mengikuti nela ke kantor nya
duduk di..dia sudah bisa pulang hari ini kemana kau akan membawanya
__ADS_1
kerumahku nela jawabku lirih
kau serius..apa kau menyukainya ..tanya nela memandang sahabatnya dalam
entah, aku nyaman dan terbiasa ada dia di sisiku aku ingin melindunginya jawabku.
jika kebenaran itu datang kau akan sakit nela memperingati
aku sudah siap...
mobil berhenti di halaman rumah panggung dari kayu,
ayo turun kita sudah sampai..aku akan menurunkan barang di belakang.
wanita itu membuka pintu mobil dan keluar perlahan memandang sekeliling ini rumah siapa tanyanya
rumahku jawab ku kita tinggal di sini ayo masuk
tolong buka pintunya
dia membuka pintu
adipun masuk dengan membawa barang barang
__ADS_1
kamar mu di belakang ini kamarku kalo ada apa apa panggil sajan