cinta di ujung senja niat

cinta di ujung senja niat
sadar


__ADS_3

satu bulan berlalu Adrian melakukan aktivitas seperti biasa pagi ke kantor pulang jam 5sore paling malam kumpul bareng Teo dan Tigor di cafe langganan nya.


Tut..Tut...hp berdering haloo..gimana nela


ok saya ke rumah sakit adipun mengambil kunci mobilnya dan langsung menuju rumah sakit


di jalan dia menelepon Teo ,Jo...acara malam ini batal aku mau ke rumah sakit gadis itu sudah sadar...


Teo memandang Togar, batal bang Adi kerumah sakit wanita itu sadar mereka berpandangan kemudian tertawa ,kena dia wkwkkk


penantian ku berakhir akhirnya dia sadar Adi begitu tergesa- gesa seperti menghapiri istri yang melahirkan hatiku begitu bahagia


nela menunggu di depan pintu bangsal ruang isolasi


dia sudah sadar....tapi...kau lihat saja sendiri


nela membuka pintu.


akupun melangkah masuk kulihat wanita duduk dengan pandangan kosong rambutnya coklat tua sangat kontras dengan kulit putih pualam dengan bibir mungil kemerahan dan mata bermanik coklat.


dia cantik seperti boneka Barbie membuat ku terpesona,baru kali ada wanita yang membuat darahku berdesir


hai bagaimana kabarmu..tanyaku tetapi dia tidak menjawab tetap pada pandangan kosong aku pun memandang nela

__ADS_1


kenapa seperti ini?


sabar ini perlu proses kau harus sering kesini, dia akan mulai Terapy besok untuk memulihkan fisiknya sebab sudah satu bulan koma semoga otaknya bisa berfungsi normal tetapi kemungkinan amnesia bisa jadi sementara atau permanen tutur dokter nela yang merupakan spesialis saraf


hari hari berlalu Terapi demi terapi di lalui aq pun jarang pulang ke rumah lebih suka menginap di rumah sakit menemaninya dia sudah bisa makan sendiri dan berjalan tapi belum bisa bicara


beberapa bulan ini aku memperlakukannya seperti bayi karena dia tidak bisa melakukan apapun


kamu siapa... setelah tiga bulan itu kata kata yang keluar dari bibir mungilnya untuk pertama kali


aku Adrian kamu bisa panggil bang Adi jawabku mengelus pipi nya


bang Adi aku siapa...tanyanya


Adrian....seseorang memanggilku membuatku menoleh ternyata nela


bisa bicara sebentar di kantor ku


Adrian melepaskan genggaman tangannya pada wanita itu sebentar ya dik Abang di panggil dokter


akupun berdiri dan melangkah keluar mengikuti nela ke kantor nya


duduk di..dia sudah bisa pulang hari ini kemana kau akan membawanya

__ADS_1


kerumahku nela jawabku lirih


kau serius..apa kau menyukainya ..tanya nela memandang sahabatnya dalam


entah, aku nyaman dan terbiasa ada dia di sisiku aku ingin melindunginya jawabku.


jika kebenaran itu datang kau akan sakit nela memperingati


aku sudah siap...


mobil berhenti di halaman rumah panggung dari kayu,


ayo turun kita sudah sampai..aku akan menurunkan barang di belakang.


wanita itu membuka pintu mobil dan keluar perlahan memandang sekeliling ini rumah siapa tanyanya


rumahku jawab ku kita tinggal di sini ayo masuk


tolong buka pintunya


dia membuka pintu


adipun masuk dengan membawa barang barang

__ADS_1


kamar mu di belakang ini kamarku kalo ada apa apa panggil sajan


__ADS_2