Cinta Diambang Senja

Cinta Diambang Senja
tamu di pagi hari


__ADS_3

kejora terbangun dari tidurnya dan melihat kearah jam dinding yang ada dikamar ternyata sudah jam 7 pagi dan artinya aku bakalan terlambat ke kafe sedangkan kemaren juga tidak datang melihat kafe bisa merajuk cika kalo aku gak kesana lagi.


ini gara gara nindi yang mengajakku bergosip sampai jam 2 pagi baru kami mengakhiri obrolan kami ditelp,karena tidak sabarnya ingin mendengar ceritaku tentang kemaren dirumah orang tua nada


"suara bel pintu rumahku berbunyi dan itu pertanda ada orang di depan tapi ini baru jam 8 pagi".apa sepagi ini mas Elang mengantar nada,kemaren bilangnya jam 10 baru kesini karena mas elang ada rapat pagi ini dengan tamu dari batam


secepatnya aku bergegas membuka pintu dan ternyata yang ada didepan pintu rumahku bukan nada dan ayahnya tapi mas rangga, ada apa sepagi ini udah mampir dan tidak ada kabar setelah kemaren terakhir bertemu dirumah mas Elang"


"assalamualaikum jora...."


"wa alaikum salam" dengan sedikit ragu dan masih ada tanya dalam benakku menjawab salam dari mas angga...


"Gimana nih mas boleh masuk gak de'??


"Duh ...maaf mas silahkan masuk"


maaf saya gak tau kalau mas mau mampir tadinya saya justru berpikir nada sudah datang padahal janjinya jam 10 pagi baru kesini, silahkan duduk mas,


saya buatkan teh dulu ya "


"kalau tidak merepotkan saya mau de.."


"tunggu bentar ya mas" bergegas ku menuju dapur kecilku dan menyiapkan teh beserta roti telur yang tadi sempat aku buat untuk sarapan pagiku,membawa keruang depan"


"mas .... jora hanya punya teh dan roti saja, pasti mas angga belum sempat sarapan pagi,"


Jora tidak ada yang berubah darimu semakin dewasa dirimu diusia yang tidak muda lagi tapi kecantikanmu tidak pernah pudar dan maaf kalau tidak aku bertanya pada mas radit aku masih mengira dirimu sudah berkeluarga tapi kabar itu justru membuatku semakin merasa bersalah sekaligus bahagia karena artinya atau mungkin saja aku masih diberi kesempatan untuk kembali merajut asa bersamamu dan ku harap aku tidak terlambat juga pintu hatimu masih terbuka untuk menerimaku kembali" hahah apa yang ada dalam anganku ini sungguh aku lupa betapa aku pernah begitu menyakiti jora"


"mas angga..."


suara jora membuyarkan anganku dan itu membuatku tersenyum sendiri'

__ADS_1


"mas angga kok senyum gitu..."


"tidak ada apa apa de' mas hanya mengingat roti ini yang pasti kesukaan kita berdua dan ternyata kamu masih mengingat roti ini'


"gaklaah mas, ini kebetulan saja yang ada didapurnya jora"


"oh iya mas ada apa mas pagi gini kesini"?


"jadi mas gak boleh nih mampir de'?


"Bukan tidak boleh mas tapi ....??


"apa ada seseorang yang akan marah kalau mas datang kerumah ini de'???


"bukan begitu mas justru jora takut nanti istri atau anak anak mas angga gak suka kalau mas bertemu jora, apa mas gak cerita tentang jora kepada mereka"


ku tundukkan wajahku menjawab mas angga tapi aku takut tidak mampu menolak pesona depanku ini...


"Trus anak mas angga sekarang ada dimana?"apakah dengan mantan istri mas atau dengan mas angga??


"Mas tidak punya anak de karena Dina memang tidak ingin memiliki anak dari mas angga...."


"maafkan jora mas kalau mengungkit luka mas angga!!"


"jora..."sebenarnya mas bermaksud untuk ....


"assalamualaikum ....."


",wa alaikum salam "


bundaaaaaaa!!!!!! kulihat nada berjalan masuk sambil bergandengan tangan dengan mas elang dan menghambur kedalam pelukanku', sebenarnya aku cukup kaget dengan keadaan ini,sekilas ku lirikkan mataku kearah mas angga yang hanya tersenyum hambar menatapku dan mas elang bergantian..

__ADS_1


begitu juga mas Elang yang menatap tajam kearah mas angga!!!


"bundaaaa... nada kangen sama bunda,tadi kak dinda mau ikut tapi gak dibolehin sama ayah"


"lhooo knapa gak boleh..."


sekilas kulihat nada yang menatap ayahnya dan mas elang menggelengkan kepalanya sebagai tanda nada tidak boleh menceritakan sebabnya..


"kenapa dinda tidak boleh kesini mas.. apa ibu mereka keberatan mas??


sebenarnya aku kecewa karena aku juga sangat menyukai dinda,entah mengapa aku merasa hatiku perih...."


"bunda bilang ayah nada harus dengerin kata bunda,gak boleh ngerepotin bunda juga,tapi nada boleh seharian ini main sama bunda"


aku melihat kearah mas elang dan dia hanya mengganggukkan kepalanya sebagai pembenaran atas ucapan nada barusan..."


"oh iya mas mau minum teh dulu ...."


"gak usah jor ...."Terima kasih saya mau berangkat kekantor karena sebentar lagi ada rapat penting dan mungkin nanti sore saya baru akan menjemput nada, apa tidak masalah jora dengan pekerjaanmu kalau seharian ini nada bersamamu"


"tidak apa apa mas saya justru senang tapi makin bahagia jika dinda juga bersama kami, mas...." nanti jemput nada dikafe saya aja ya mas, nanti jora kasih tau alamatnya"


"okee siplah kalau begitu ,terima kasih banyak jora ..." Rangga.....!!! sekalian kita kekantor bareng ada yang mau saya bicarakan juga sama kamu'


kuperhatikan mas angga hanya mengangguk lesu seperti ingin menolak keinginan mas Elang dan seingatku tadi ada yang mau mas angga bicarakan tapi terputus dengan kedatangan Nada dan mas Elang, biarlah mungkin tidak penting juga...


"jora kami pamit dulu yaa... sampai jumpa nanti sore, sebelum menjemput nada pasti akan saya kabari dulu"


"iya mas ... hati hati mas "


kami mengantar mereka sampai depan pintu dan sebelum berlalu mas Elang menundukkan kepalanya kemudian mencium pucuk kepala nada lembut,sungguh pemandangan yang mampu membuatku terasa sesak di dada

__ADS_1


senyum indah yang mampu membangkitkan getaran dihatiku dan itu mencuri perhatian dari mas Rangga sekilas ku tolehkan ke arah lain pandanganku menghindri kontak mata dengan mas angga .....


__ADS_2