
selama satu minggu dirumah sakit dan selama itu juga aku selalu menemani nada,kami semakin hari semakin dekat begitu juga dengan dinda,aku merasa memiliki dua orang putri cantik
dan selama itu juga aku tidak pernah bertemu dengan ayah nada karena mas elang akan datang dimalam hari dan saat aku sudah kembali baru ayah mereka datang jadi selama satu minggu ini kami tidak pernah berjumpa,selama itu juga aku tidak pernah melihat mas angga apalagi ibu nada dan dinda,tapi aku tidak mau ambil pusing tentang semua itu
Hari ini nada sudah diperbolehkan pulang dan kebetulan ayah nada sedang sibuk jadi yang menjemput nada adalah mas rangga,sebenarnya ada tanya dihatiku, apa sebenarnya hubungan mas rangga dan mas elang...
"Jora sudah siap semuanya,"sentuhan lembut di pundakku membuyarkan pemikiranku tentang keluarga nada"
"iya mas sudah siap!!" ayo nada,dinda semua udah beres kan sayang,sekarang kita sudah bisa pulang "
siiiap bunda" ku kecup pipi tembem nada dan dia membalas dengan memeluk erat diriku,"Bunda juga ikut kerumah nada kan?
"iya sayang..."ku genggam erat tangan nada sambil berjalan bersama,sedangkan mas rangga membawa tas yang berisi baju baju dinda dan nada selama dirumah sakit karena saat nada sakit, dinda selalu menunggu nada dan tidak pernah pulang kerumah begitu juga mas elang kalau pulang hanya berganti pakaian kemudian langsung kerumah sakit saat malam hari dan pagi sekali pulang kembali untuk bersiap siap kekantornya "
****
hampir satu jam perjalan akhirnya kami tiba dikediaman keluarga nada yang sangat mewah sesuai untuk ukuran rata-rata pengusaha besar dikota kami,
bangunan yang sangat indah dan megah terpampang jelas didepan wajahku"
"Bunda silahkan masuk ...."dinda menarik tanganku membawaku melangkah memasuki hunian megah keluarga Elang brawijaya"
"bundaaaa ayo kita kekamar nada, temani nada ya...
"nada biarkan bunda duduk dulu atau kita makan siang bareng ,bibi udah nyiapain makan siang buat kita dan ayah sudah diperjalan menuju pulang dari kantor ..."
gimana kalau nada ganti baju dulu trus biar bunda ngobrol ditemani om rangga dulu ya... gimna setuju kan!!"
nada berjalan mendekat kearahku" bunda jangan kemana-mana ya,jangan jauh dari nada lagi,,,
__ADS_1
",iya sayang bunda tunggu nada disini ya kita makan siang bareng terus setelah makan kita cerita-cerita,bunda janji "
kembali ku elus pucuk kepala nada mendaratkan kecupan sayang dirambutnya"
sepeninggal nada dan dinda hanya ada aku dan mas rangga saja yg sejak kembali dari rumah sakit tadi tak bersuara sedikitpun tapi aku tahu dia selalu memperhatikan segala sikap kami bertiga dan sesekali menatapku dengan tatapan yang tidak aku pahami dan sebenarnya itu membuatku sàlah tingkah,ku beranikan diri mengusir kecanggungan diantara kami"
"mas.... kalau boleh tau ada hubungan apa mas rangga dan ayahnya nada?"
tampaknya kalian dekat ...
"sebenarnya aku adalah adik bang elang"
oh pantasan aku baru menyadarinya kalau nama belakang mereka sama sama brawijaya "
"mas emang gak pernah cerita ke kamu kalau punya saudara karena dulu abang tidak tinggal disini dan baru baru ini saja kembali kekota ini, rencananya saat kita akan menikah dulu abang akan datang bersama istri dan anak anaknya tapi karena peristiwa gagalnya pernikahan kita dan kebetulan mba Raya juga sedang sakit pada saat itu semuanya dibatalkan,
"udah mas jangan diungkit lagi jora sudah melupakan semua kenangan pahit itu dan semua sudah jora kubur dalam-dalam...."
tapi mas sangat menyesali semua itu de' mas tau kamu pasti sangat membenci mas hingga saat ini"
"tidak ...."jora benar benar sudah lupa mas dan menganggap itu tidak pernah terjadi dan jora berharap mas rangga jangan pernah mengungkit tentang itu lagi karena hati jora sudah menutup semua kenangan itu jauh sebelum kita bertemu lagi saat ini "
maafkan hamba Ya ALLAH karena harus berbohong tapi ini janji hamba untuk menutup semuanya dari hari ini,mengubur dan melupakan semua...
"assalamualaikum ...."
bersamaan kami menjawab salam
"wa alaikum salam"
__ADS_1
"Abang .....!!
"Rangga , kejora... dimana anak anak??
"sedang ganti pakaian bang,mungkin sebentar lagi turun,tumben abang bisa keluar kantor...."
aku hanya menundukkan wajahku seraya mendengarkan perbincangan kedua pria tanpa berani menatap kedua wajah tampan yang ada didepanku,,,
"lamunanku dibuyarka dengan sapaan dari ayah nada ...
jora .....!! terima kasih atas semua bantuanmu kepada nada bagaimana cara membalas kebaikkan ini...
"tidak masalah mas..."ku beranikan diri menatap wajah tampan itu sambil berusaha tersenyum"
"tuan makan siang sudah siap...."
"iya bi,tolong panggil anak anak turun ya
"iya pak ....."
"Rangga ajak jora duluan, aku mau berganti pakaian dulu"
"emang abang gak balik kekantor lagi setelah ini "
"sepertinya tidak rangga dan abang harap kamu mau kembali kekantor menggantikan abang..."
"okeeee apa yang tidak untuk bos besar ini"hehehehe
ada yang aneh sepengetahuanku mas rangga itu abdi negara kenapa bisa menggantikan mas elang dikantornya ???
__ADS_1