
Tepat jam delapan malam,sahabat-sahabatku dan suami mereka berserta anak-anaknya datang,memenuhi undangan mas elang.
Aku tidak pernah menyangka akan seramai ini,aku pikir hanya kami saja,tapi masih ada beberapa tamu dan kolega penting mas Elang,entah sejak kapan halaman belakang yang terhubung dengan kolam renang sudah disulap sedemikian indah,kesan yang ku dapat ini bukan makan malam biasa atau acara kumpul-kumpul biasanya.
Untung saja aku membawa pakaian yang cukup pantas yang bisa aku pakai malam ini,karena sebagian tamu terlihat berpenampilan formal,kupandangi sekitarku berdiri dan mengedarkan pandanganku mencari-cari keberadaan ketiga sahabatku,baru saja akan melangkah,suara nada terdengar memanggilku.
"Bundaaaa....!!!"
*Senyum manis mengembang dari bibir kecilnya,mendekat kearahku langsung melingkarkan tangannya dilenganku,baru saja kami melangkah,lagi-lagi suara siimut nada terdengar.*
"Bunda......" kami berdua mengarahkan pandangan kepada nada yang datang menghampiriku dan dinda."
"kaka..... lepasin tangan bunda!!"
"Lhoooo kenapa ??"
"Kaka udah Gede gak boleh manja-manja gitu sama bunda"
"Iiiiiish .... aturan dari mana itu,bunda aja nggak protes,kok bisa kamu yang ribut,week 😛 weeek,😛
Dan terjadi lagi dah...."aku hanya bisa mengelus dada sambil menahan tawa,dan juga rasa bahagia.
Hanya rayhan yang mampu mengatasi kedua adiknya ini.
kami bertiga melangkah menuju kemeja yang memang dikhususkan untuk kami,sudah ada ayah dan ibu juga mas rangga.
Aku mendekat kearah ayah dan ibu,mencium punggung tangan beliau berdua dan mencium pipi mereka.
"ayah dan ibu memelukku secara bersamaan sambil berbisik lirih ditelingaku.
"Terima kasih nak....!!"
Kupandangi wajah beliau berdua...
"Jora yang sangat berterima kasih pada ayah dan ibu"
"Tidak nak....!!kamu mungkin adalah takdir untuk keluarga brawijaya, yang hampir dimiliki tapi tertunda dan semoga kali ini semua dipermudah dan dilancarkan jalannya,karena sesuatu yang baik itu akan selalu mendapat restu dan berkah dari ALLAH Swt.
"Amin amiin Ya ALLAH"
"In Shaa ALLAH !! bu..."
sekali lagi aku memeluk beliau.
__ADS_1
Sedangkan mas angga hanya menatapku nanar,aku mungkin membuatnya terluka dan sedih,dia mendekatiku,menatap dalam mataku,lelaki yang pernah menjadi cinta dalam kehidupan masa peralihanku menuju dewasa,yang hampir menjadi suamiku,ada gurat kesedihan dimatanya.
"Mas... maafkan kejora!!"
Dia hanya menggelengkan kepalanya,menarikku kedalam pelukkannya,dan berbisik disamping telingaku"
"Sampai kapanpun kamu tetap menjadi cinta pertama dan terakhirku de!!"
"Tapi maaas ....aku aku!!!"
"Tidak apa-apa de!!" Bagiku cinta itu adalah melihatmu bahagia walau bukan denganku sudah menjadi kebahagian juga buatku,Cinta tidak harus memiliki."
"Maaf Om ... bisa lepaskan bunda sekarang,lihatlah kalian menjadi pusat perhatian,banyak pasang mata yang memperhatikan,terutama seorang Pria yang sedang berdiri diujung sana!!"
Seketika kami melihat kearah jari Rayhan menunjuk,seseorang yang semenjak tadi aku juga mencari-cari keberadaannya.
Lelaki tampan yang selalu mampu membuatku terlena akan pesonanya,berdiri dengan tegap dan terlihat sempurna dengan tampilan yang formal,sesaat tersenyum kearahku dan seketika menunjuk kearah mas angga dan memerintahkannya mendekat.
Aku menjadi gugup dan takut melihat reaksi keduanya,begitupun dengan para tamu dan undangan yang lainnya.
Tetapi tiba-tiba saja mas angga tertawa,begitu juga dengan ayah dan ibu,aku hanya bisa menatap bingung mereka.
Mas angga dan Rayhan menuntunku menuju kearah mas elang,aku merasa malu dan gugup,aku merasa kakiku lemah,tanganku terasa berkeringat.
Dekat semakin dekat dan saat aku berdiri tepat didepan mas elang,dia menatapku dalam,senyum tersungging dari bibirnya.
"Bang .... !!"
*mas angga memeluk mas elang seraya berbisik yang hanya bisa aku dan ray dengar.*
"Aku serahkan kebahagian kejora padamu,kuharap kamu bisa menjaga dan memberikan segala apa yang tidak pernah bisa aku berikan dulu."
Mas elang melepaskan tanganku kemudian memeluk mas angga dan menepuk-nepuk pundaknya.
"Terima kasih Ga....!!
******
Setelah mas angga dan ray berlalu dan kembali ketempat duduk yang diperuntukkan untuk keluarga brawijaya.
...kini hanya ada aku dan mas elang yang berdiri ditengah-tengah para tamu, semua mata tertuju pada kami,sekilas aku melihat sekitar,aku sebenarnya merasa risih dan tidak pantas berada di perayaan ini,entah ini perayaan apa??...
*Mas elang meminta microfon pada pembawa acara pada malam ini,memegang tanganku,dan menatapku penuh rasa cinta,aku sungguh terpana akan tatapannya, secara reflek dia menekuk sebelahkakinya setengah berjongkok,hal itu membuatku terkejut dan memundurkan diriku tanpa melepaskan pegangan tangan mas elang.*
__ADS_1
"Mas ... apa yang kamu lakukan!!
aku berusah menarik tangannya agar berdiri,karena aku merasa tidak nyaman dengan orang-orang disekitarku...
"Kejora paramita putri..."Bersediakan engkau menikah dan menjadi istri juga ibu dari anak-anakku..."
Mas elang menerima kotak kecil yang diberikan mas angga,entah sejak kapan mas angga kembali berada diantara kami.
...Mas elangmembukanya,terlihat sepasang cincin yang sangat indah,cincin sederhana tapi sangat terlihat mewah....
"Aku merasa terharu dan tak kuasa menahan air mata yang sudah menggenang dikedua sudut mataku"
...Elusan lembut dipundaku,membuatku tersadar ini adalah kenyataan,saat ini seseorang yang mampu membuat hatiku bergetar dan bergejolak sedang berlutut dan meminangku didepan banyak orang....
"Heiii Gadiiis,sang pangeran menanti jawabanmu" Bisikan lirih dari nindi dan sikembar yang entah sejak kapan sudah berada disampingku mengembalikan haluku,kutatap mata mas elang.
Kuanggukan kepalaku..!!!
Dia masih berlutut dan belum juga berdiri,pada hal aku sudah menganggukan kepalaku.
"Mas berdirilah,aku menerima mu,menerima cintamu, Dan aku sangat mencintaimu..."
Senyum kembali terkembang,seketika dia berdiri dan kami saling berhadapan,diraihnya jemariku seraya memasangkan cincin yang entah kapan dia membelinya,begitu juga aku yang memasangkan cincin dijari mas elang.
Sorak sorai dari para sahabat dan keluarga memenuhi sekitar kami.
...mas elang memelukku erat dan mendaratkan satu kecupan dipucuk kepalaku....
Kami menikmati malam ini penuh dengan kebahagiaan,mas elang terus memegang tanganku dan sontak saja hal itu menjadi bulan-bulanan sahabat-sahabatku dan mas elang.
🌷⚘⚘⚘⚘🌷
.
.
.
.
Sepertinya tidak lama lagi akan tamat ya,awalnya ingin up sampai 30 bab saja alhamdulillah sudah lebih dari yang terpikirkan.
Jora takut jika dipanjang-panjangin tar ceritanya jadi aneh dan nggak nyambung.
__ADS_1
🙂🙂🙂🙂
Terima kasih ya tetap setia memanti up Cinta diambang Senja 🙏🙏😘😘😘