Cinta Diambang Senja

Cinta Diambang Senja
Turun Gunung


__ADS_3

Sesuai kesepakatan dan jadwal yang sudah tersusun rapi,setelah sarapan pagi kami bersiap-siap turun gunung,dan rencananya menuju pantai.


Perjalanan kami memakan waktu hampir 2 jam,sampai akhirnya suara deburan ombak dan air yang membiru terlihat dikejauhan,aku benar-benar menikmati liburan ini,sebenarnya aku merindukan nada dan dinda,tapi apa boleh buat sesuai kesepakatan tidak ada yang boleh menggunakan hape saat liburan ini.


"maaaaaak ....!!!! kita kegajebo aja"


"Lhooo nin,emang udah pesan gajebonya?"


"Udah beres semua say, kamu nikmati aja jor,ini tuuch kado dari kami untuk pertambahan usiamu yang ke 40"


"Astagfirullahhal adzim.... aku aja lupa kalau hari ini usiaku bertambah"


*Tidak ingin menangis tapi air mataku tak mau kompak sama hati aku,segitu baiknya sahabatku ini..."


"Thanks yaaaa mak.... aku nggak tau gimana ngebalas semua ini"


mereka bertiga memelukku erat dan kami menangis bersama.


"Tidak ada kue ulang tahun ya jor..."


"ku pukul pelan pundak nindi sambil memandangi wajah sahabat-sahabatku"


"Aku gak butuh kue,nggak juga kado yang aku butuhkan dari kalian,jangan pernah membuang aku dari hidup kalian"


Buuug....kepalan tangan nindi mendarat dibahuku,tidak kuat sih,tapi itu pertanda dia tidak menyukai perkataanku..


"Siapa yang punya niat begitu jor..."kamu tau banget kita sudah seperti saudara kamu udah aku anggap seperti adikku!!


"Maafkan aku maaak!!!" aku tersenyum sambil memeluk erat nindi...


"Doa dari kami semoga kamu segera menemukkan kebahagianmu dalam waktu dekat ini,menemukkan rumah tempatmu berteduh,menemukkan seseorang yang akan menjadi imam buatmu dan anak-anakmu kelak."


"Aku tidak berpikir sejauh itu nina,usiaku menuju senja ...hehehehe


Pria mana yang mengiginkan gadis tua sepertiku yang sudah mulai renta dan keriput mulai mendekati"


"Heeeiiii joraa kami tersayang,kamu itu ibarat berlian yang bersembunyi disebalik lumpur tauuuu,asal kamu membuka sedikit saja hatimu pastinya banyak para duda yang ngantri untuk menyambut cintamu... Heheheehee"


"Iyaaaa cinta diambang senja ....."πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„


"iiiiiidiih doa kalian itu gak tulus,berarti gak ada perjaka yang minat dong kalau duda aja ternyata yang ngantri"


"Kalau kamu siap sama berondong,ada tuuch, fauzan ponakkan suamiku naksir berat ama kamu jor"


"Tuuuch Penyakitmu kambuh nana, yang bener aja aku sama Rizal bedanya 10 tahun terus amit-amit deh aku tar panggil kamu Tante atau bibi ..hahhaaha Ogaaaaah maaak!!


"Awaaaas kamu jor ...nolak gitu tar bucin lhoooo, Rizal siap ngelamar kamu kalau kamu mau"


"Mendingan aku jadi istrinya mas Radit aja dech" hahhahaaa


"weeeeh kemaren-kemaren nolak terus sekarang mau,beneran ini kita balik ke kota terus langsung ke penghulu,beres dech!!!!"

__ADS_1


"widiiiiiih nindi,bahagia benar kalau itu terjadi...hehehehe"


"Aku itu beneran ikhlas dunia akhirat tapi bakalan ada yang kecewa Tar kalau sampai jora beneran jadi istri kedua mas radit"


"Siapaaa nin?"


"Adaaaa dech ..hahahaha"


kami bertiga memandang aneh nindi,tapi yang dipandangi tertawa tanpa jeda dan tiba-tiba saja berlari menuju bibir pantai,


akhirnya kami berlarian dan berjalan bergandengan sambil bermain air,tanpa peduli dengan teriknya matahari.


"semangat menyambut cinta diambang senja" .... hahahahahπŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„


******


Dikediaman elang sedang berusaha menenangkan nada yang merajuk karena sedari pagi tidak mau keluar kamar,padahal hari ini Guru Les privatnya datang,dinda sendiri gagal untuk membujuk adiknya,karena yang diinginkannya hanya berbicara dengan jora....


"Aaaakh.!!! Elang meremas rambutnya kasar,menatap kesal pada hapenya yang tidak pernah bisa terhubung kepada jora, pesan wa pun hanya conteng satu makin memperjelas ketidak aktifan hapenya kejora.


"Joooor kamu dimana?" Putrimu merindukanmu...."


Tok.... toook...toook!!


ceklek .... suara pintu dibuka, saat ku melihat kearah pintu yang terbuka,justru suara angga yang terdengar..


"Bang....!!!! Bolehkah aku masuk bang?"


"masuklah ang.."


"Kejora pergi liburan tanpa sepengetahuan nada,aku juga baru mengetahuinya setelah hape jora tidak bisa aku hubungi lagi"


"Mungkin jora sedang ingin sendiri bang"


"Tapiiiii......!!!"


"Bang ..... jora biasa sendiri dan biasa kemana-mana bersama sahabat-sabatnya bang,wajarlah jika saat ini mungkin jora butuh liburan dan lagi pula....."


"Lagi pulaaa apa angga??"


jangan menggantung kata-katamu,aku sudah pusing akan tingkah nada,semenjak kehadiran jora nada tidak pernah bisa jauh darinya..."


*iiiiih aku juga tau bang bukan hanya nada yang gelisah tapi justru dirimu yang lebih resah* hanya mampu tertahan dihatiku saja ucapan ini🀨


"angga apa maksudnya tadi perkataanmu terputus, kenapa dengan jora??"


"Sebenarnya hari ini usia jora tepat 40 tahun bang"


*Aku selalu ingat tanggal ini bertepatan dengan tanggal yang sama yang harusnya menjadi hari bahagia kami*


"Benarkah angga, aaaaaaakh !!! harusnya sejak kemaren kamu sudah menceritakan hal ini,jadi akuuuu bisa...."

__ADS_1


"Bisa apa bang??"


jangan bilang abang jatuh cinta padanya!!


*Abang terdiam,hanya memandangku sejenak kemudian mengalihkan pandangannya keluar jendela


aku semakin yakin apa yang ada dalam hatimu bang,seandainya bukan kejora pasti aku akan rela,tapi ini tentang kejora,karena sampai saat ini aku masih berharap bisa merajut kembali kasih yang terputus dahulu*


******


keasyikan kami hari ini mampu membuatku melupakan tentang sicantik nada dan dinda,dan juga melupakan bayangan lelaki itu, lelaki tampan yang semakin terlihat kharismanya diusianya yang tidak muda lagi,pesonanya selalu membuat getaran getaran di jantungku.


Entahlah kenapa tiba-tiba saja justru wajah itu membayangiku terus dan terus, tanpa ku sadari aku memegang bibirku,terlintas kembali bagaimana kecupan lembut itu mendarat dibibirku malam itu, itu memang ciuman pertamaku dibibir....


sebenarnya apa yang kamu rasakan padaku mas...


dan apa yang aku rasakan padamu juga..


Aku takut terluka kembali,dan aku tidak siap jika harus menerima cinta dari dua orang bersaudara.


Sentuhan dipundakku membuatku menolehkan kepalaku kesamping...


"udara semakin dingin jora,kenapa belum istirahat....?"


*Malam ini kami memutuskan untuk menginap di penginapan yang tersedia di pesisir pantai*


"Aku belum mengantuk nin....?"


"apa ada yang mengganggu pikiranmu?"


"nggaklah nin!!" Terima kasih untuk semuanya, terima kasih selama ini selalu ada untukku..."


"Kebahagianmu adalah kebahagian kami juga jora" kesedihanmu pastinya akan jadi kesedihan kami juga,kamu sudah aku dan mas radit anggap adik jora,dan kamu paling tau kalau mas radit sangat menyayangimu...."


"iiiiiiiih paling males dech bahas ginian tar ujung-ujungnya gitu lagiii???


"hahahahahah .... gaklaah sumpah gak ada niatan lagi aku untuk mengambilmu menjadi istri kedua mas radit jor, hehehe tapiiiiii....???


*Ku tatap tajam nindi sebelom dia melanjutkan perkataannya,dan lihaat dia tertawa semakin tak terkendali*


🌷⚘⚘⚘🌷


.


.


.


.


Thanks yaa yang sudah sudi mampir di novelku yang mungkin kadang Gaje....🀭

__ADS_1


maaf ....πŸ™ aku juga masih dalam tahap belajar😘😘😘


makasih yang udah ngelike yaaa πŸ™‚


__ADS_2