
keesokkan paginya setelah sarapan bersama jora,nina,nana dan nindi sepakat untuk mengantarkan nada vila tempat nada dan keluarganya menginap
"nada ingatkan dimana tempat tinggak nada sayang"perlahan aku menanyakan sambil menyuapi nada "
nada : ingat bunda,,, tapi bunda janji yaa tar antarin nada kesana yaa terus bunda tar janji yaa jangan tinggali nada lagi
bunda nanti tidur sama nada dan ayah ya
janji ya bunda ... nada mau dipeluk ayah sama bunda tidurnya
"ketiga sahabatku hanya bisa tersenyum sambil menahan tawanya mendengar penuturan nada ..."aku hanya bisa menahan nafas mengingat dan mendengarkan kata2 nada "ya tuhan apa knapa jadi ribet gini siih
janji ya bunda .... sentuhan tangan mungil itu di wajahku membuyarkan lamunanku
dengan tergagap aku hanya bisa menganggukan kepalaku sambil memandangi ketiga sahabatku yang tersenyum mengejek kearahku ....
"ayo tar keburu dilaporin kepolisi nih dikira tar kita emak emak penculik anak lagi "kata kata nindi membuat kami baru menyadari jangan jangan tar beneran hilangnya nada dilapori kepolisi bisa jadi kesalah pahaman lagi ...aduh aku gak ada yang bisa melindungi nih secara aku single akut hehehee "
ya ampun jora knapa joga kamu senyum senyum gitu jangan jangan mikirin beneran mau jadi pelakor ya mau jadi istri kedua ayahnya nada ...suara nana membuyarkan imajinasiku "
"ya ampun nana dasar yaa kamu pikir aku mau juga kya gitu ...amit amit kali mendingan single seumur hidup.dari pada jdi pelakor biar umur gini aku masih ting ting nana ... hahahahahaa " kami ketawa bareng gak nyadar nada ikutan tertawa juga padahal dia aja gak ngerti apa yang kami tertawakan ...
let go mom berangkaaat sapa tau liat ayahnya nada bikin jora rela jadi istri kedua hahahaha nana ketawa puas banget liat mata aku melotot kearahnya...
ternyata vila tempat nada menginap nggak jauh dari tempat kami hanya berjalan 2 bangunan vila saja dari tempat kami ...
terlihat vila yang sangat mewah dan megah pastinya ini pemiliknya kaya banget nih kata nana soalnya lebih mewah dari vilanya suaminya nindi
aku berjalan sambil menggandeng tangan nada ....
__ADS_1
nadaaaaa !!!.... terdengar teriakan seorang gadis remaja cantik yang kalau diperhatikan wajahnya sama dengan nada " tiba tiba nada melepas genggaman tangannya ...
kakaaaaa .... nada memeluk gadis yang dipanggilnya kaka dengan erat
dinda: nada kemna aja bikin kaka khawatir ..
nada: nada tinggal sama bunda kaka
nada udah ketemu bunda ,itu bunda kaka
jemari kecilnya menunjuk kearahku
tidak lama terlihat beberapa pria mendekat bersama beberapa polisi
nana berbisik ditelingaku ....
y ampun jora moga gak panjang nih urusan gara gara kamu membawa anak orang ke vila ...
mataku sempat bersitatap dengan seorang pria yang sepertinya aku kenal
jantungku tiba tiba berdebar keras terasa sakit seakan akan ada yg meremasnya
air mata seakan ingin menetes tapi aku masih mpertahankannya ..
mas Rangga ....!!!!!
sahabat sahabatku pun terperangah melihat pria yang saling tatap bersamaku walaupun jarak diantara kami lumayan jauh tapi aku sangat yakin itu mas Rangga
kualihkan tatapanku kulihat seseorang pria yg seumuran rangga memeluk erat nada "mungkinkah itu ayahnya nada "
__ADS_1
tiba tiba saja pria itu melihat kearah kami dan mendekat ...
Elang : apa kalian yang menculik anak saya ...
kulihat nana dan nina berkeringat dingin tapi tidak untukku dan nindi kami berdua masih berusaha tenang walaupun rasa gugup juga melanda ...
me :apa maksud bapak berkata seperti itu justru kami ingin mengantar nada pulang karena semlm nada saya temukkan menangis di tepi pantai karena dia tertidur makanya saya bawa kevila tempat kami menginap dan mana mungkin juga kami punya niat menculik kalau saat ini justru kami ingin mengantar nada pulang ...
karena nada sudah kembali maka kami juga harus kembali maaf tolong lain kali hati hati jangan biarkan nada berkeliran tanpa pengawasan , permisi
sebelum berlalu aku hanya bisa memandangi nada dan mengajak sahabatku kembali kevila aku juga tidak mau bertegur sapa dengan mas rangga
dan mas rangga juga hanya diam tanpa menyapa ...
kami langkahkan kaki kami menjauhi mereka sempat aku mendengar nada memanggil namaku tapi sebisa mungkin aku menahan untuk tidak berpaling entah mengapa terasa ada yang hilang dari hatiku ... maafkan bunda nada mungkin pertemuan ini hanya sekali ini saja entah mengapa bunda merasa sakit melepaskanmu
bundaaaaa jangan tinggalin nada
bundaaaaaaa
bundaaaaa sudah janji akan tinggal.bersama ayah dan nada
jangan tinggali nada lagi bundaaaa
aku setengah berlari mpercepat langkahku meninggalkan tempat itu
sampai divila kami putuskun untuk kembali ke kota secepatnya melupakan rencana liburan yang berantakan,entah ini siapa yang harus disalahkan
tapi mungkin aku yang salah atau justru ini awal dari takdir baruku
__ADS_1
disatu sisi sahabatku tidak ada seirang pun yang membahas tentang mas rangga walaupun aku tau nindi ingin bertanya tapi aku hanya bisa menggeleng dan nindi bisa memahami maksudku ...
nada maafkan bunda nak ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜