Cinta Diambang Senja

Cinta Diambang Senja
Pertemuan


__ADS_3

melihat ada mobil yang datang kejora bergegas membuka pintu menuju kehalaman depan,betapa terkejutnya jora saat melihat pria yang berdiri didepannya


"kejoraaaa apa kabarmu de'????


suara itu dan wajah itu adalah dia yang terkadang masih membayangi jalanku "


"akuuu baik baik aja mas,ku tundukkan pandanganku karena aku sungguh tak sanggup menatap wajah yg masih sangat tampan itu,ritme jantungku seakan mengeluarkan suara yang aku takut didengar mas angga, kami sama sama terdiam entah apa yang ada didalam benak mas rangga hingga suaranya membuyarkan lamunanku!!


",joraaaa heii jor, mas gak diajak masuk dulu atau kita langsung ke rumah sakit aja"


"y ampun maaf mas ,masuk dulu saya mau ambil tas sebentar sekalian tadi juga buat bubur untuk nada"


gak usah repot jora disana udah ada yang nyiapin makan buat nada dan lagi pula nada tidak akan mau makan kalau belum ketemu kamu


"mas duduk bentar yaa saya mo siap siap" kulihat mas rangga mengangguk


aaaiiih knapa aku tidak bisa marah kepadanya padahal dalam hati sangat ingin memaki maki dia "


"mas mau minum apa???"


gak usah dek kamu buruan biar bisa cepat ketemu nada,lain kali aja itupun kalo kamu mengijinkan mas bertamu kembali kesini"


"baiklah mas boleh sekalian tar ajak istri dan anak anakmu mas biar bisa silaturrahmi"


segitu mudahnya aku berucap tapi entah kenapa terasa lega seakan ada beban terlepas dari hatiku "


",hmmmm iyaa ...hanya itu jawaban yang ku dengar dan mas rangga menundukkan wajahnya entah ada apa tapi aku tak peduli...


*****


Sepanjang perjalan kami tak bersuara hanya kesunyian hingga kami tiba dirumah sakit yang kami tuju, betapa rinduku pada nada tapi ada rasa takut dan khawatir juga bagaimana respon ibu nada melihat kedatanganku nanti "


"kami sudah di depan kamar nada perlahan mas rangga mengetuk pintu kamar inap nada yang aku tau ini ruangan terbaik dirumah sakit ini ,wajar saja secara vila ayahnya nada saja mewah pasti mereka orang yang sangat berada"


pintu ruangan dibuka kulihat seorang gadis cantik kemaren yang memeluk nada, pasti dia kakanya nada


"Om rangga udah ditunggu ayah dari tadi,

__ADS_1


oh iya dinda ini tante kejora ".. gadis itu tersenyum dan mengulurkan tangannya mencium tanganku kemudian memeluk erat diriku ,betapa terkejutnya sungguh sopan gadis ini merasa tak ada respon dariku buru buru dia melepaskan pelukkannya..


"maafkan dinda bunda karena dinda sangat berterima kasih bundamau datang buat menengok nada, gak papa kan kalau dinda juga memanggil bunda seperti nada


gak papa sayang tante hanya kaget aja karena tante gak nyangka kalau kamu sangat cantik dan baik dan juga kamu sama seperti nada, makasih sayang


"dinda memegang tanganku dan mengajakku masuk kulihat nada terbaring diatas ranjang dengan mata terpejam dan disamping nada terlihat ayah nada terus memegang tangan nada"


"Yaaaah bunda jora datang ...


terima kasih kamu bersedia menemui nada dan maafkan saya karena kemaren sempat salah paham padamu "


gak papa pak'.... !!


"jangan panggil saya pak panggil saja elang "


tapi rasanya kurang sopan kalau hanya memanggil nama ...


kenapa jantungku berdebar,ada apa ini


ayah nada sangat tampan dan wajahnya hampir sama dengan mas rangga sekilas ku tanpa sengaja mas rangga memperhatikan kami berdua"


iya silahkan jora,nada pasti bahagia saat tau kamu datang "


perlahan ke mendekati tempat tidur nada


ku usap perlahan rambutnya, nada terlihat berbeda saat terakhir kami bertemu,terlihat lebih kurus dan pucat"


"nadaaaa maafkan bunda sayang,buka matamu,sekarang bunda sudah datang menemuimu,kubelai wajahnya perlahan nada membuka matanya betapa bahagianya aku 'makasih Ya ALLAH


"nadaa ini bunda sayang bunda datang,,


"bunda bundaaaa, nada kangen bunda


jangan tinggalin nada lagi,


"iya sayang bunda janji kemana nada pasti bunda juga selalu menemani nada,

__ADS_1


sekarang nada makan dulu ya bunda suapin tadi bunda buatkan bubur untuk nada"


iya bunda ...nada mau makan biar cepat sembuh biar bisa jalan jalan sama bunda


bolehkan ayah"


"mas radit mendekati kami sambil memegang tangan nada,


"tentu boleh dan ayah pasti akan jadi pengawal kedua wanita cantik"


bagaimana jora bolehkan mas ikutan "


"iya mas boleh ... duuh kenapa ini dengan jantungku berdebar keras "


"iiih ayah curang,dinda juga mau dong ikutan,bolehkan bunda "


tiba tiba aja dinda bergelayut manja dilenganku, betapa menyenangkannya melihat kedekatan dan keramahan keluarga ini"


kakaaaa curang lepasin bunda ,


bunda milik nada ..


"gak mau kaka juga mau jadi anak bunda


kaka gak boleh bunda hanya punya nada


",udaah,,,,


udah cukup dinda jangan usil gitu tar nangis bisa tambah repot bunda jora"


"siiiap ayaaah hehheee dinda hanya bercanda tapi seriuuus inih hahahah😄😄😄


Om rangga kog diam aja siih sini dong gabung ama kita "gimana kalau bunda jora jadi mama kami om ...


astagaa dinda benar benar mampu buat pipiku merona dan merasa malu


kulihat ayah mereka hanya ikutan tertawa saja,sebenarnya ada yg aneh dimana ibu mereka dimana istri mas elang...

__ADS_1


dan disatu sisi ku peehatikan sekilas mas rangga wajahnya tampak gusar seperti menahan amarah...


__ADS_2