
Setelah bangun dari tidurnya,Lusy melihat jam menunjukkan pukul 15:37 dan dia masih teringat akan kejadian tadi siang.Sehingga dia butuh seseorang untuk berbagi kesedihan.
Dan dia memutuskan untuk menghubungi Lena.
Lusy:P
Lena:iya ada apa.
Lusy:gue pengen ketemu sekarang.
Lena:eh tumben banget,pasti soal Reyhan kan.Gimana hasilnya.
Lusy:ini ga bisa di omongin lewat chat,kita harus ketemu.
Lena:oh yaudah,kapan.
Lusy:sekarang aja,kita ketemuan di kafe biasa.
Lena:oh yaudah.
Setelah itu Lusy langsung siap-siap dan pergi ke kafe biasa yg selalu mereka kunjungi saat nongkrong.Saat Lena tiba di sana ternyata Lusy sudah duluan sampai.
"eh gimana,perkembangannya."ucap Lena saat baru tiba.
"Len....hiks...hiks..."Lusy langsung memeluk Lena dan membuat Lena tidak mengerti apa yg sedang terjadi dengan sahabatnya.
"lo kenapa,cerita aja sama gue."ucap Lena sambil melepaskan pelukan dan duduk di kursi.
"gue mau cerita tentang Reyhan."
"cerita aja, gimana perkembangannya."
__ADS_1
"ga ada perkembangan sama sekali.
"maksudnya."
"iya,gue di tolak mentah-mentah sama dia."
"kalau lo di tolak berarti perjuangan lo belum maksimal."
"mau berjuang gimana lagi coba,apa gue harus nangis buat dia,ngemis cinta dia gitu, sedangkan perjuangan gue selama ini ga di anggep sama sekali,gue chat cuma di read doang,dan lebih parahnya lagi,dia lebih mentingin game dari pada gue hiks...hiks..." Lusy menjelaskan kekesalan hatinya sambil terus menangis.
"gue minta maaf ya kalau gue bikin lo sakit hati."
"bukan salah lo juga."menyeka air matanya.
"tapi kan gue yg dari dulu nyuruh lo buat ngejar si Reyhan,gue kira kalau lo sama dia lo bakal bahagia,tapi akhirnya lo sakit hati."
"ga papa udah berlalu juga,mungkin gue yg terlalu berharap."
"kan udah gue bilang kalau ini bukan salah lo. Dan intinya,kalau gue mau jatuh cinta,gue harus siap buat patah hati."ucap Lusy menguatkan dirinya sendiri.
"lo tau gak kalau cewek lagi patah hati tuh obat yg paling manjur adalah coklat."
"ya tau lh kan gue juga cewek."
"kalau gitu kita keluar sambil nyari makanan rasa coklat."
"yaudah yok."
Mereka pun keluar dari kafe dan jalan-jalan sambil menyari makanan rasa coklat,saat menelusuri jalan mereka menemukan kedai es krim yg menjual beraneka es krim coklat.
"eh kita mampir kesana yuk."ucap Lena sambil menarik tangan Lusy.
__ADS_1
"iya tapi pelan-pelan."
"soalnya aku udah ga sabar."
Mereka pun membeli es krim di kedai tersebut.
"ga nyangka es krimnya seenak ini." ucap Lena sambil memakan es krimnya.
"kalau gitu kapan-kapan kita mampir lagi ke kedai ini."
Mereka pun menghabiskan es krim mereka sambil duduk di kursi dekat kedai tersebut.
"Len... makasih ya,soalnya lo selalu ada pas gue seneng maupun gue susah."
"ya kita kan sahabat,wajib lh untuk saling mendukung.Sama kayak pepatah, RINGAN SAMA DI JINJING,BERAT KAMU YANG BAWA."
"lu mah minta senengnya doang kalau gitu."
"ya ga munkin lh kan becanda,pokoknya susah senang kita tetap bersama."memeluk Lusy.
"iya gue janji ga bakal ninggalin sahabat kayak lo."
"iya gue juga."
"eh by the way udah malem nih,udah pukul setengah tujuh kita pulang yok."
"yaudah ayok."
Setelah bersenang-senang dan melupakan hal sedih yg terjadi hari ini mereka pun pulang karena malam sudah mulai larut.Saat bus tiba di halte terdekat dengan rumah mereka,mereka pun berpisah di depan kompleks rumah Lusy dan kembali kerumah masing-masing.
__ADS_1