Cinta Labil

Cinta Labil
Ketemu Rika


__ADS_3

Setelah jam pelajaran selesai Lusy segera menemui Lena,dan saat di jalan Lusy bertemu dengan Rika yg merupakan siswa yg menggantikannya di kelas ix.A.


"eh ga sengaja ketemu cewek culun di sini." ucap Rika sambil menyenggol bahu Lusy dgn sengaja.


"jadi ini cewek yg lo bilang ngambil posisi lo." sambung Ami sambil menunjuk wajah Lusy.


"iya,tapi untung guru lebih pintar di banding dia,dia kira bisa kali dia nyuap para guru disini."ucap Rika sambil menatap Lusy sinis.


"siapa bilang aku nyuap guru,pak Agus bilang itu cuma kekeliruan pihak sekolah."ucap Lusy membela dirinya.


"alah... kamu kira kita ga tau gitu niat busuk kamu."balas Rika.


"udah lah Rik, ga ada gunanya juga kamu ngomong sama dia,mending pergi aja yuk." ajak Ami kepada Rika.


"yaudah ayok."Rika berjalan melintasi Lusy sambil menyeggolnya."


"aduh."rintih Lusy kesakitan karena senggolannya cukup kuat.


*di kantin


"aduh Lusy kok lama banget sih."gumam Lena yg dari tadi menuggu Lusy di kantin."apa aku samperin di kelasnya aja kali ya.Yaudah deh sekalian bawain dia makanan."memesan makanan lalu pergi menemui Lusy.


Saat di jalan Lena melihat Lusy sedang menangis di kursi taman.


"eh itu kan Lusy."berjalan mendekati Lusy.


"HEYY... ngapain lo di sini, sendirian lagi,aku tuh dari tadi nungguin kamu."ucap Lena berniat mengagetkan Lusy,namun sama sekali tidak berhasil."eh kok malah nangis." Lena merasa heran dengan sahabatnya.


"Lena... hiks..hiks..hiks.."Lusy menangis sambil memeluk Lena.


"kamu kenapa,cerita aja sama aku."

__ADS_1


"tadi aku ga sengajak ketemu Rika sama Ami di jalan pas aku mau ke kantin,terus dia nyenggol aku dan bilang kalau aku udah menyuap guru supaya aku masuk kelas unggulan,padahal aku ga ngelakuin hal itu sama sekali."ucap Lusy menerangkan,sambil di sertai tangisannya.


"jadi maksudnya kamu di bully sama mereka."


mengangguk"bisa di bilang gitu sih."


"ini ga bisa di biarin, kamu harus lapor ke guru kalau kamu di bully."tegas Lena.


"ga usah Len,lagian ini kan cuma salah paham,aku ga mau memperpanjang masalahnya."


"tapi aku tuh mau belain kamu Lusy."


"udah ga papa kok,nanti mereka juga bakal berhenti sendiri."


"aku salut sama kamu, udah di bully tapi masih maafin orangnya.Tapi beneran ga papa."


"iya ga papa."ucap Lusi sambil menghapus air matanya.


Setelah mereka makan,bel pun berbunyi teng...teng...teng...mereka pun kembali ke kelasnya masing-masing.Saat tiba di kelas ternyata Lusy sudah di tunggu oleh Ardi, Reyhan dan Risky.


"eh mbak google udah dateng nih,kira-kira kita mau mulai dari mana dulu"ucap Risky sambil mendekati meja Lusy.


"emangnya aku salah apa."tanya Lusy keheranan.


"pake nanya lagi, nih liat hasil kerjaan yg kamu contekin ke kita."ucap Risky sambil menunjukkan bukunya yg mendapat nilai 65.


"yah emang salah aku dimananya."tanya Lusy masih dengan keheranannya.


"udah lah Ris, ga ada gunanya juga kamu ngomong sama dia.Kan udah aku bilang kalau dia tuh ga sepintar yg kita bayangin, buktinya aja dia di pindahin dari kelas unggulan ke kelas kita."ucap Ardi sambil melirik Lusy.


"oh jadi kalian ngermehin aku, yaudah kalian jangan harap bisa nyontek lagi sama aku." ucap Lusy kesal.

__ADS_1


"siapa juga yg mau nyontek sama kamu,yg otaknya aja lebih pintaran kita."sambung Reyhan tiba-tiba.


"nih es balok bukannya belain aku malah dukung temennya."batin Lusy dan masih di selimuti kekesalannya.


"eh guru dateng."ucap salah satu siswa dan membuat seluruh siswa duduk dengan rapi termasuk mereka berempat.


"oh iya sekarang kan pelajaran Bahasa Indonesia,gue kan jago kalau pelajaran ini, yaudah gue bakal buktiin kemereka kalau gue ga se bodoh yg mereka kira."Lusy membatin di sertai senyum jahatnya.


Setelah 40 menit menjelaskan bu Anis pun memberikan tugas kepada mereka dan tugas itu sangat gampang bagi Lusy, karena memang dari SD Bahasa Indonesia adalah pelajaran yg paling di kuasai oleh Lusy.


"aduh gue ga paham lagi,soalnya bu Anis jelasinnya berbelit-belit kayak ular yg melingkar-lingkar di atas pagar."ucap Risky sambil menggaruk kepalanya yg tidak gatal.


"he..he.."tawa Ardi sambil menoleh ke Lusy.


"apa lo...mau nyontek,ga bakal gue kasih." belum sempat Ardi bicar,Lusy sudah mendahuluinya dengan kekesalan yg melonjak.


"eh ga jadi deh."ucap Ardi membalikkan tubuhnya dan di sertai tawa Reyhan dan Risky."kurang ajar lo berdua,bukannya bantuin gue malah di ketawain."


setelah mengerjakan tugas,mereka pun di beri PR oleh bu Anis dan di kerjakan secara berkelompok.


"jadi tugas ini di kerjakan secara berkelompok dan satu kelompok berempat, kelompoknya biar teman yg berdekatan meja saja."bu Anis menjelaskan.


"iya buk."balas seluruh siswa.


"kita satu kelompok sama mbak google dong." ucap Risky sambil melihat teman-temannya.


"ya mau gimana lagi."balas Reyhan.


"gue juga ga mau kali satu kelompok sama kalian."ucap Lusy merasa kesal.


Setelah semua pelajaran selesai,seluruh siswa pulang kerumah masing-masing.Dan tentang tugas Bahasa Indonesia mereka memutuskan untuk mengerjakannya di rumah Lusy, walau Lusy menolak mereka tetap memaksa Lusy, sehingga mau tidak mau Lusy mengiyakan.

__ADS_1


__ADS_2