
Pagi ini Lusy bangun lebih awal karena tidak ingin membuat Ardi menunggu.
"kok tumben bangunnya pagi banget"ucap bu Gita yg sedang menyiapkan sarapan.
"iya ma soalnya aku mau berangkat bareng temen."
"bareng Lena."
"bukan ma,tapi bareng Ardi."
"siapa tuh Ardi."
"dia temen sekelas Lusy,anak kompleks sebelah."
"oh cowok."
"iya ma,ga papa kan kalau Lusy temenan sama cowok."
"ga papa lah yg penting orangnya baik terus sopan."
"dia baik banget kok ma ,terus mandiri lagi, dan sikapnya juga terbuka sama Lusy, dia cerita semua tentang keluarganya ke Lusy."
"yaudah kamu cepetan abisin makanannya, nanti dia keburu jemput,lagi."
"dia ga jemput kesini kok ma,nanti aku yg tunggu dia di depan kompleks,makanya Lusy bangun agak pagi."
"oh yaudah."
Setelah Lusy sarapan,dia langsung berpamitan dengan mamanya dan segera menemui Ardi di depan kompleks.Saat Lusy tiba di depan kompleks ternyata Ardi juga baru sampai di sana.
"eh lo udah lama."tanya Lusy kepada Ardi.
"gak kok baru nyampe juga."
"oh yaudah kalau gitu kita langsung berangkat aja."
"yaudah yok."
Mereka pun berangkat bersama seperti kemarin.Namun setelah mereka tiba di depan gang sekolah mereka bertemu dengan Reyhan yg baru saja turun dari bus,dan Reyhan pun menghampiri mereka.
"eh kebetulan ketemu kalian di sini,boleh jalan bareng gak."ucap Reyhan sambil menghampiri Lusy dan Ardi.
"boleh aja."jawab Ardi.
__ADS_1
"kok tumben kalian berangkat bareng, biasanya kamu berangkatnya naik bus."tanya Reyhan sambil melirik Ardi.
"iya soalnya aku mau menghemat uang jajan aja,dan sekalian berangkat sama Lusy."
"oh."
"aduh canggung banget kalau kayak gini, soalnya Reyhan nolak gue mentah-mentah kemarin,dan sekarang dia kayak ga ada salah apa-apa sama gue,dasar es kutub."Lusy membatin sambil melamun dan tidak mendengar obrolan Ardi dan Reyhan.
"woyy lo kenapa kok ngelamun."ucap Ardi mengagetkan Lusy.
"e-eh ga kok gue ga ngelamun."ucap Lusy spontan."udah sampe kelas nih,kalau gitu gue duluan."tambah Lusy saat tiba di depan kelas, dan segera menuju ke kursinya.
Setelah Lusy meletakkan tasnya dia segera pergi mencari Lena.Sedangkan Ardi dan Reyhan duduk di kursi depan kelas mereka sambil menunggu Risky.
Setelah pergi mencari,Lusy pun menemukan Lena di perpustakaan.
"hey....lagi ngapain lo."Lusy datang dan mengagetkan Lena.
"lagi maraton."jawab Lena tanpa kaget sedikitpun.
"maraton kok di perpus neng."
"udah tau kalau ke perpus buat baca buku." jawab Lena ketus.
"cerita soal apa."
"soal Reyhan."
"ada apa lo sama Reyhan,katanya mau ngelupain dia."
"iya gue emang udah mau ngelupain dia,tapi sekarang gue ga mau bahas itu."
" cerita aja udah."
"jadi gini...tadi gue kan berangkat bareng Ardi, terus ga sengaja ketemu sama es kutub,dan gue heran aja gitu sama dia,secara dia kan pernah nolak gue,tapi dia kayak ga ada rasa bersalah sedikit pun gitu sama gue."ucap Lusy panjang lebar.
"hello....es kutub tuh siapa ogeb."
"si Reyhan Lena."ucap Lusy menegaskan.
"lo tau sendiri lah sama si Reyhan,dia kan kepala batu,mana ada rasa bersalahnya."
"gue setuju sama lo,jadi setelah ini gue ga bakal lagi suka sama dia."
__ADS_1
Mereka pun mengobrol cukup lama hingga bel masuk berbunyi.Lusy menjalani sekolahnya seperti biasa hingga tiba waktu pulang.Saat Lusy hendak meninggalkan kursinya tiba-tiba Reyhan memanggilnya.
"Lusy tunggu bentar..."Reyhan memanggil.
"e-eh ada apa."jawab Lusy canggung.
"gue mau minta maaf."
"maaf soal apa."ucap Lusy pura-pura tidak tahu.
"eee...soal kemarin yg gue nolak lo buat jalan."
"oh ga papa kok lagian gue juga udah ga peduli."jawab Lusy jutek.
"jangan jutek lah sama gue."
"emang gue peduli."jawab Lusy masih dengan sikap juteknya.
"gue mau nebus kesalahan gue kemarin."
"gimana caranya."ucap Lusy singkat.
"gue mau ngajak lo jalan nanti malem,lo mau gak."ucap Reyhan berharap.
"emmmm gue gak bisa jawab sekarang."
"kenapa."tanya Reyhan merasa heran.
"emmm gue ga tau bakal di kasih izin atau gak."ucap Lusy mencari alasan,karena dia tidak tahu harus jawab iya atau tidak. "nanti sore gue kabarin lo lagi deh."
"oh yaudah gue tunggu ya."balas Reyhan.
Lusy pun pulang meninggalkan Reyhan.Sama seperti kemarin,hari ini Lusy pulang bersama Ardi namum dari sekolah hingga tiba di depan kompleks dia tidak banyak bicara karena pikirannya di penuhi oleh ajakan Reyhan.
"lo kok tumben diem aja."tanya Ardi kepada Lusy yg dari tadi tidak bicara.
"gue ga enak badan aja."
"oh."jawab Ardi singkat.
"kalau gitu gue duluan ya."ucap Lusy sambil berbelok ke kompleksnya.
"oh iya gue juga."balas Ardi yg merasa aneh dengan sikap Lusy.
__ADS_1
Mereka pun berpisah di depan kompleks seperti biasa dan pulang kerumah masing-masing.