Cinta Rahasia Dalam Pernikahan

Cinta Rahasia Dalam Pernikahan
KEMBALI LAGI


__ADS_3

Keberadaan Laura di Jogja tidaklah lama, Laura hanya 2 hari saja. Karena di Jogja tidak jadi untuk berbisnis, kedatangan Laura ke Jogja hanya bertemu dengan Alif suaminya.


Danu yang ternyata sudah pulang duluan menaiki pesawat, Danu penuh rasa kecewa terhadap Laura sehingga Danu pulang duluan ke Bandung dan meninggalkan Laura.


Karena Laura pun pulang bersama Alif jadi bagi Danu sudah tidak penting lagi dirinya untuk Laura.


Laura mencari-cari Danu ke kamar hotelnya namun Danu sudah pergi duluan, Laura juga terus menelepon Danu tetapi panggilannya selalu di matikan.


Laura sangat gelisah karena telah mengecewakan Danu, Laura rasa Danu juga egois kenapa Danu tidak ingin mendengarkan penjelasan Laura dulu. Danu langsung emosi dan meninggalkan Laura.


Di perjalanan Laura hanya merenung dan bersedih memikirkan Danu. Tiba-tiba Alif menanyakannya, kenapa Laura terdiam saja.


"Kamu kenapa diam aja?" Tanya Alif sambil menyetir mobil.


"Tidak apa-apa, mas" Jawab singkat Laura.


Alif aneh sekali melihat sikap Laura yang sangat cuek, Laura hanya terdiam saja di sepanjang perjalanan.


...****************...


Selama perjalanan Laura sangat merasa pegal sekali badannya, Laura pulang kerumah bersama Alif. Laura harap semua keluarganya senantiasa menerima keputusan Laura yang telah memilih kembali lagi dengan Alif.


Laura pun masuk ke dalam rumah sang kakak, Laura langsung mengucapkan salam.


Tiba-tiba saat Laura masuk ke dalam rumah, semuanya sedang makan malam. Kak Aldi pun langsung berhenti makannya dan sangat terkejut melihat Laura pulang.


"Laura? Kamu cepat sekali? Katanya 1 Minggu?" Tanya kak Aldi terkejut.


"Kenapa pulang sama Alif?" Tanya Kak Dewi.


"Aku bisa jelaskan semuanya, kalian lanjut makannya ya. Aku juga bersih-bersih dulu dan pengen lihat anak-anak" Jawab Laura langsung pergi bersih-bersih.


Beberapa menit kemudian saat makan malam selesai, kak Aldi langsung menegur Laura yang kenapa pulangnya bersama Alif.

__ADS_1


"Kemari kamu!!" Ujar Kak Aldi menyuruh Laura duduk dikursi bersama Alif.


Laura pun menghampirinya.


"Kenapa kamu bisa pulang bersama Alif?" Tanya Kak Aldi emosi.


Kak Aldi selalu emosi karena Laura susah sekali dinasehati, Laura terus tetap bersama-sama dengan Alif padahal Kak Aldi mengasihani kepada Laura yang sudah banyak di sakiti.


"Sebenarnya aku ke Jogja tidak jadi untuk berbisnis kak, makanya aku pulang lebih awal dari hari yang sudah ditentukan. Aku ke Jogja karena aku tidak tahu bahwa akan bertemu dengan Alif, Alif ingin menemui aku dengan alasan merancang untuk mengadakan bisnis dengan aku. Itupun Alif dengan menyuruh orang untuk menelepon aku dengan beralasan mengajak bisnis di Jogja" Jawab Laura menjelaskannya kepada Kakaknya.


Kak Aldi sangat geram sekali kepada Laura, kenapa Laura tidak langsung pulang saat ditinya mengetahui bahwa telah dijebak oleh Alif.


"Lalu Alif berkata bahwa dirinya tetap memohon untuk kembali lagi sama aku kak, ini maaf dan permohonan Alif yang kesekian kalinya. Aku yakin kak Alif pasti berubah dan menyesalinya" Ucap Laura menjelaskan lagi.


"Lalu kamu terima?" Tanya Kak Aldi semakin emosi.


Laura menganggukkan kepalanya.


"Kak maafkan aku, aku juga punya alasan, aku kasihan kepada Nathan dan Nathalie. Aku tidak bisa melihat mereka bersedih karena menerima nasib aku jika harus bercerai dengan Alif" Laura menangis sambil memegang tangan Kakaknya Aldi.


Kak Aldi melepaskan pegangan tangan dari Laura, Kak Aldi begitu kecewa kepada Laura. Kenapa Laura tidak menanyakannya terlebih dahulu kepada Alif, bahwa kembali lagi bersama Alif itu sebuah keputusan baik atau bukan.


Laura memberikan keputusan untuk kembali lagi dengan Alif karena Laura rasa dengan menyelesaikan masalah dengan baik, maka akan berjalan dengan baik juga kedepannya.


Lauda harap tidak ada lagi pengkhianatan dari Alif untuk yang ke dua kalinya. Laura berharap Alif setia lagi dan tetap menjadikan permasalahan ini sebagai pelajaran.


Kak Aldi langsung pergi ke kamarnya meninggalkan obrolannya bersama Laura.


Namun dengan hati yang lembut, Kak Dewi tetap simpati kepada Laura meski Laura telah berbuat salah.


"Laura, kakak tahu yang kamu lakukan ini adalah demi anakmu. Kamu tidak ingin anakmu memiliki nasib yang tidak diinginkan nya, kakak tahu kamu memang memutuskan yang terbaik. Kamu yang sabar ya, kak Aldi mungkin belum bisa menerima keputusan kamu jadi maafkan kak Aldi telah kasar sama kamu ya" Kak Dewi meluluhkan hati Laura agar tetap tenang.


Laura menangis karena Laura rasa kenapa harus ada tekanan dalam rumah tangganya? Kenapa dirinya tidak bisa memilih yang terbaik?

__ADS_1


...****************...


Esok hari, Laura dijemput oleh Alif untuk kembali lagi pulang ke rumahnya. Rumah yang telah lama tidak dihuni lagi.


Laura ingin sekali berpamitan kepada Kak Aldi, namun Kak Aldi masih sangat marah kepadanya.


Laura sangat sedih sekali dibenci oleh sang kakak, Laura harap keegoisan dan kemarahan Kak Aldi tidak lama.


Nathan dan Nathalie pun langsung dimasukkan kedalam mobil, Laura yang masih tetap menangis melihat suasana rumah yang ia tinggalkan. Laura hanya berpamitan kepada Kak Dewi dan raja anaknya.


Kak Dewi juga ikut menangis melihat keadaan Laura yang sedang dilema.


Laura pun langsung pergi pulang ke rumahnya yang ia huni bersama Alif. Laura rasa esok hari dan selanjutnya, Kak Aldi bisa memaafkannya.


...----------------...


Sampailah dirumahnya Laura menyuruh Mbak Ayu pengasuh anaknya itu untuk membawa anaknya pergi ke atas untuk digantikan pakaiannya.


Laura terdiam diluar teras rumahnya dengan menatap suasana luar yang sangat sejuk, namun tak sejuk hatinya.


Alif pun menghampiri Laura.


"Kamu jangan sedih terus, ayo kita masuk" Ujar Alif sangat lembut.


"Kenapa semua orang benci kepadaku, padahal aku memutuskan untuk kembali lagi bersama kamu karena aku tidak ingin hancur rumah tangga kita" Ucap Laura sambil menangis pilu.


"Dengarkan aku" Alif membalikkan tubuh Laura kehadapan ya "Dengarkan aku Laura, rumah tangga ini kamu yang jalani bukan mereka. Mungkin aku Dimata mereka ini hina sekali dan berdosa. Sehingga mereka benci untuk kita kembali bersama lagi" Ucap Alif menenangkan Laura dan menatap Laura dengan penuh kasih sayang.


Laura langsung memeluk Alif dan menangis di pelukannya, Laura rasa tidak ada manusia yang paling mengerti selain dirinya sendiri.


Laura memeluk erat tubuh Alif dengan kasih sayang, Laura pertama kali lagi berani memeluk Alif. Laura juga meminta maaf kepada Alif karena waktu lalu akan menceraikan nya. Laura pun memutuskan untuk lebih memilih bersama Alif lagi, karena Alif sudah mengakui perbuatannya.


Laura harap Alif senantiasa bisa merubahnya dan tidak lagi mengulangi perbuatannya.

__ADS_1


__ADS_2