
Beberapa Minggu kemudian ...
Meski mencoba melupakan rasa sakit yang Laura rasakan saat dirinya dikhianati oleh suami dan sahabatnya. Namun Laura juga sebenarnya hanya berpura-pura kuat dan tegar menghadapi cobaan dalam hidupnya, Laura sebenarnya masih merasakan luka yang benar-benar dalam.
Laura dan Danu semakin dekat, namun Laura tidak pernah menganggap hubungan nya itu adalah serius. Laura selalu menganggap bahwa Danu adalah sahabat terbaiknya, Danu yang selalu ada untuk Laura.
Danu yang selalu mencoba bersabar dan mencoba kuat untuk menghadapi sikap Laura yang belum menerimanya untuk ke jenjang serius, Danu rasa mungkin Laura masih ingin sendiri karena trauma semenjak bercerai dengan Alif.
Sebenarnya Danu juga sudah sering merasakan Leah selalu Laura tolak dan selalu Laura anggap sahabat, bukan lebih. Namun Danu selalu mencoba bersabar, sampai Laura ingin menerimanya menjadi bagian dari hidupnya.
...----------------...
Siang hari, cuaca cerah sekali. Laura yang sedang pergi ke kampus sendiri mengendarai mobilnya. Karena Laura ada kepentingan di hari ini ke dua lokasi, Laura benar-benar diburu-buru oleh waktu.
Hari itu Laura akan ikut meeting di Restoran klien nya yang berada di Bandung karena akan ada kenaikan jabatan dari setiap staf-stafnya. Laura juga akan pergi ke kampus dahulu sebelum ke Restoran, karena waktu nya lebih awal.
Laura hari itu tidak di antar oleh Danu, karena Danu harus mengantar sang ibunda pergi ke rumah sakit.
Saat Laura sampai di kampus, Laura sangat di sapa dengan ramah sekali oleh orang-orang kampus.
Laura merasa heran dengan orang-orang di kampus yang berbeda, banyak sekali bunga-bunga ber jajaran di dekat ruangan yang Laura pakai.
Laura memang sudah menjadi dosen di Kampus nya sudah menginjak 6 bulan.
"Selamat siang Bu Laura" Sapa Pak Rendi. Pak Rendi adalah seorang Rektor di kampus.
"Selamat siang juga pak, ramai sekali ya pak" Ucap Laura kepada Pak Rendi, Rektor kampus.
"Kan kita mau mengumumkan siapa saja yang akan naik jabatan, dan siapa saja yang akan keluar" jawab Pak Rendi.
"Keluar pak?" Tanya Laura terkejut.
"Ya, karena dengan usia-usia nya yang sudah rentan, dan lanjut usia maka dari itu mereka akan di pensiun kan" Jawab Pak Rendi.
"Oh begitu, Pak. Yasudah, mari kita ke ruangan meeting" Ujar Laura sambil mengajak Pak Rendi ke ruang meeting.
__ADS_1
Pak Rendi sangat senang sekali karena Laura mengajaknya jalan bersama meskipun hanya ke ruang meeting. Pak Rendi sepertinya menyukai Laura, karena Laura sangat anggun, baik, cerdas, dan profesional.
Meeting pun berlangsung ....
Pak Rendi selaku Rektor kampus, atau dimaksud pemimpin perguruan tinggi.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Selamat siang semua dosen-dosen yang ada di kampus ITB semoga semuanya berkenan hadir ya. Semoga yang berkenan hadir dan tidak berkenan hadir di berikan kesehatan" Ucap Pak Rendi.
"Saya selaku pemimpin perguruan di kampus ini, ingin sekali mengatur profesi-profesi yang selama ini kalian jabat. Karena banyak sekali mahasiswa/mahasiswi yang mengeluh kepada saya, saya yang malu saya yang tidak enak kepada mereka yang awal nya semangat belajar kini tidak bersemangat karena ada kendala dari segi pengajaran kalian" Pak Rendi menjelaskan.
"Bahwasannya, mereka mengeluh karena soal pengajaran yang selama ini diajarkan kurang tepat pada sisi profesinya. Kadang banyak sekali dosen yang tidak hadir dalam 2 Minggu terakhir ini, sering sekali itu. Oleh sebab itu saya ingin menggantikan posisi-posisi yang kalian sudah pegang akan saya rubah. Dan mohon maaf, untuk yang sudah jabatan tinggi namun usia rentan akan saya pensiun kan. Namun akan tetap mendapatkan gaji perbulannya, tenang saja. Untuk menjaga keharmonisan kampus, dari segi mengajar. Karena untuk yang sudah rentan, itu wajib beristirahat dahulu" Pak Rendi menyampaikan panjang lebar keluhan mahasiswa/mahasiswi di Kampus ITB tersebut.
"Kalau begitu saya menerimanya, Pak. Meskipun saya sudah menjadi Dekan namun saya rasa saya berhak digantikan, karena saya sudah merasakan banyak penyakit di badan terutama kelelahan itu bisa membuat saya sering tidak mengajar dan membimbing anak-anak kampus" Sambung Bu Astuti Dekan Kampus yang sudah menjabat 5 tahun.
"Saya rancang semua ini untuk kebaikan kita semua, kebaikan kampus kita. Sebentar akan di sebutkan satu persatu yang akan naik jabatan oleh Profesor kami semua Bapak Muhamad Andi Saputra ayahanda saya " Ujar Pak Rendi selaku Rektor kampus.
Laura yang sama sekali biasa saja dalam meeting tersebut, karena Laura tidak merasa akan naik jabatan. Laura rasa dirinya baru saja setengah tahun menjadi dosen, tidak mungkin harus cepat-cepat naik jabatan.
"Baik saya sebutkan sekarang ya, agar cepat selesai. Karena yang akan diganti hanya 3 orang saja, 2 yang mengganti dekan dan rektor, 1 yang menjadi profesor baru. Pertama yang akan menjadi profesor di kampus ITB ini adalah Rektur Rendi Saputra, kini akan di ganti menjadi Prof. Dr. Rendi Saputra di kampus kita semua ITB" Ucap Pak Muhamad Andi Saputra, selaku Profesor di Kampus Institut Teknologi Bandung.
Pak Rendi pun langsung pergi ke depan memeluk sang ayahanda dengan air mata berlinang.
"Alhamdulillah saya ucapkan banyak terima kasih kepada semuanya yang selama ini sudah banyak mendukung. Semoga saya diberikan kesehatan untuk memegang amanat ini" Ucap Pak Rendi yang mendapatkan gelar terbaru nya.
"Baik, yang ke dua dan ke tiga kita satu kan ya. Ke dua adalah penggantian sebagai Rektor yaitu Bu Rahayu Permata yang sebelumnya menjadi staf dosen, kini akan menjadi Rektor Rahayu Permata di kampus kami. Dan ke tiga adalah pengganti Bu Astuti yaitu Dekan Kampus kita adalah Bu Laura Putri Hasan akan menjadi Dekan Laura Putri Hasan. Selamat untuk kalian berdua silahkan maju ke depan" Ucap Pak Muhamad Andi Saputra.
Laura yang sedang terdiam pun langsung terkejut mendengar panggilan tersebut, ternyata nama nya lah yang dipanggil, Laura benar-benar tidak menyangka bahwa dirinya akan naik jabatan karena dirinya masih sebentar mengajar kenapa bisa sampai di titik tersebut.
Laura benar-benar masih belum menyangka, Laura ke depan dan langsung bersalaman dengan Pak Muhamad Andi Saputra.
"Selamat ya Laura" Ucap Pak Muhamad Andi Saputra.
Laura diberikan buket bunga dan penghargaan berupa sertifikat kenaikan jabatan.
"Alhamdulillah, terima kasih untuk bapak profesor senior kami semua. Terima kasih sudah mempercayakan saya untuk menjadi Dekan Kampus ini, saya sangat bangga bisa menjadi bagian kampus ini. Saya benar-benar tidak menyangka, Alhamdulillah ya Allah" Ujar Laura mengucapkan banyak terima kasih di depan podium.
__ADS_1
...****************...
Laura sangat bangga sekali dengan kenaikan jabatan nya , Laura sangat bersyukur disaat dirinya terpuruk begitupun kehilangan suami dan anaknya, dirinya malah mendapatkan kesuksesan dari karirnya yang membuatnya lebih semangat lagi berkarir walaupun hidup berdua bersama Nathan anaknya.
Selesai acara di kampus, Laura langsung pergi ke Restoran Bunga yang di dirikan oleh klien nya, selama ini Laura hanya ikut mendukung saja. Namun siapa sangka ternyata Laura mendapatkan panggilan hari itu karena akan diangkat jabatan menjadi Restaurant General Manager.
Laura masih mengendarai kendaraan sendiri menuju Restoran Bunga. Laura mengendarai mobilnya dengan hati yang bahagia sekali, Laura mendapatkan banyak sekali kejutan di hari itu.
Beberapa menit kemudian ...
Laura pun langsung turun dari mobil menuju Restoran Bunga milik klien nya.
Laura segera menghampiri kliennya di ruangan khusus, Laura disambut dengan keramahan.
Laura tak menyangka bahwa dirinya akan diundang di acara meriah itu, acara sangat penting.
"Silahkan duduk, Bu Laura" Ujar Kliennya.
"Terima kasih" Jawab Laura sambil duduk.
Langsung saja Kliennya yang bernama Pak Roy dan Bu Sinta itu maju ke depan untuk memberitahukan bahwa akan ada seorang manager baru di perusahaannya itu.
Karena mereka sudah tidak bisa lagi memegang perusahaannya yang di Indonesia, jadi sering sekali Pak Roy dan Bu Sinta pergi ke luar negeri untuk menjalankan suatu proyek nya.
Apalagi Pak Roy dan Bu Sinta itu tidak sama sekali memiliki anak, jadi mereka sayang sekali kepada Laura.
"Saya akan umumkan, siapa yang akan menjadi Manager di Restoran Bunga ini. Yaitu Bu Laura Putri Hasan" Sambutan meriah untuk Laura yang sudah diangkat menjadi Restauran General Manager.
Laura sangat terkejut sekali, karena dirinya terpilih dan terpercaya untuk memegang Restoran Pak Roy dan Bu Sinta. Mereka adalah orang baik sekali bagi Laura, Laura sangat banyak-banyak terimakasih kepada Pak Roy dan Bu Sinta.
Laura sangat terharu sekali menerima kejutan kesuksesan nya dihari itu benar-benar sangat bahagia sekali bagi Laura, Laura yang telah menerima pangkatnya sekaligus 2 jabatan yang ia capai.
Laura seketika menangis dan teringat kepada sosok ayah ibu nya, yang telah mendidik nya sampai sukses.
Laura penuh rasa syukur sekali mendapatkan sebuah kejutan dihari itu. Laura pun langsung bergegas pulang, karena waktu sudah sore dan cuaca sudah tidak mendukung takut hujat turun.
__ADS_1