
Kinara Larasati gadis kelas 3 SMA berparas cantik, putih, hidung mungil,postur tubuh indah. Yah walaupun cantik, tapi ia harus menutupi itu semua dengan sesuatu pada penampilannya untuk menyamar menjadi cewek cupu yang tidak cantik.
Semua itu terjadi untuk menghindari mantan pacarnya Damian yang telah mengkhianati nya dan juga untuk mencari seseorang yang tulus menyukainya tanpa memandang status ataupun penampilan nya.
Bel berbunyi tanda waktu pulang sekolah...
" Haloo pah"
" Iya sayang ada apa?" Kamu ada masalah?
" Gak pa, Kinara mau bilang mulai hari ini Kinara pulangnya telat karena harus ngajar privat." Jelas Kinara kepada papa nya.
" Lho...privat untuk apa? kamu kan ada Atm. Kalo tidak ada uang tinggal bilang papa." tanya papanya.
" Bukan gitu pah, Nanti Kinara jelasin ke papa yah pulangnya. "
" Kinara cuma ngajar 2 jam aja kok"
" Baiklah, tapi kamu janji nanti kamu bilang alasannya apa ya?" pinta papanya.
" iya papa sayangku. Ya udah pa net kerja ya" kata Kinara sambil tersenyum bahagia.
" titttttt.....Hei cewek cupu, minggir tuh sepeda mobil gue mau lewat. Kalo lecet loe gak bisa ganti tau..." ledek seorang gadis.
Teman-temannya yang lain ikut tertawa meledeknya, hussss....
Kinara hanya geleng-geleng kepala lihat kelakuan mereka.
Yah itu Nabila dan geng nya lewat dengan mobil sport nya.
Pada saat Kinara hendak mengayuh sepedanya. Datang sebuah mobil hitam menghampiri nya.
" Hai Kinara" Sapa Ken.
__ADS_1
" Oh....ya om yang tadi kan?"tanya Kinara.
" Iya, untuk sepeda kita masukkan mobil aja ya? Anda bisa masuk mobil dan saya antar ke tempat tujuan." pinta Ken.
" Hem...baiklah".
Kinara sebenarnya senang karena arah tempat ia mengajar les sangat jauh.
Di dalam mobil, Ken menyodorkan surat perjanjian kerja.
" Ini apa?" tanya Kinara.
" Ini kontrak kerja serta syarat yang harus anda patuhi Kinara" jelas Ken.
" Apa??? Perjanjian. Bukannya saya hanya mengajar les saja ya om.
" Ya tapi anda akan mengajar Kevin sang bintang idola, dan ini rahasia."
" Kevin...Kevin siapa om" tanya nya.
Kinara hanya menyukai buku dan menonton acara berita dan olahraga serta bisnis.
Ken mengerutkan dahi tak mengerti, ternyata ada cewek yang tidak mengenal siapa Kevin.
" Okey, karena kamu tidak mengenalnya, maka itu lebih baik. Yang psti ini rahasia dan tidak ada yang tau siapapun tanpa terkecuali" Pinta Ken.
" Baiklah saya janji"
Kinara lalu menandatangani kontrak kerja tanpa memandang apa syarat yang ada di dalamnya karena terlalu malas untuk urusan privat ini. Padahal sebenarnya ia bukan gadis yang ceroboh seperti ini.
Kinara sebenarnya pernah melihat Kevin di sebuah iklan televisi, tapi ia hanya mengenal wajah aktor tersebut tanpa tau namanya.
Sampai di tempat tujuan, sebuah apartemen mewah bertingkat yang tak lain adalah bangunan apartemen milik ayahnya.
__ADS_1
Apartemen ini sudah terjual puluhan pintu dan masih ada yang belum terisi.
Kinara memandang biasa saja tanpa merasa takjub karena waktu kecil sewaktu pembangunan apartemen ia sering di ajak ayahnya kesini untuk meninjau hasil bangunan.
Ken tampak heran menatap Kinara yang biasa saja dan seperti sudah tau dimana lokasi lift dan lainnya.
"Kita sudah sampai"Jelas Ken.
Ken memencet bel dan tampak seorang pria tampan membukakan pintu, yah itu paman Kevin.
"Hai...Ken, ini anaknya."tanya paman Kevin.
"iya ini Kinara" Ken memperkenalkan.
Paman Kevin memperhatikan penampilan Kinara yang sopan dan ia menyukai nya karena Kinara tampak seperti gadis yang berbeda dari gadis kebanyakan.
" Selamat siang om, saya Kinara" sapa kinara sopan.
Lalu dari dalam datang seorang pria tampan yang keheranan keluar sambil membawa segelas air.
" Siapa om" tanya Kevin.
Ia memperhatikan sosok Kinara tak suka, penampilan yang membuat mata sakit pastinya.
" Ini guru les mu Kevin mulai hari ini" jawab omnya sambil tersenyum senang.
" Apa????les....gak salah nih om." teriak Kevin histeris.
" om kok gak tanya aku dulu sih" tanya nya marah
" Ini dengarkan rekaman pembicaraan kita" om pun memutar rekaman pembicaraan ia dan Kevin.
Kevin menyesal dan merasa terjebak karena ulah pamannya. Tapi apa mau dikata ia sudah mengoke kan semua.
__ADS_1
Ia tak senang melihat Kinara dan menatap nya tajam. Dalam hatinya ia berkata akan membuat gadis ini menyerah dan berhenti dengan sendirinya. Sambil tersenyum penuh arti.
..........