Cinta Sang Artis Idola

Cinta Sang Artis Idola
episode 23 (jangan pergi)


__ADS_3

Kevin menahan tangan Kinara. "Jangan pergi" katanya sambil menatap wajah Kinara yang berbalik menghadapnya karena ditahan saat akan pergi.


"Kenapa melarang ku pergi? bukannya kamu kecewa Vin?" Entah mengapa saat mengatakan itu Kinara tampak sedih. Namun di sudut hatinya ada rasa bahagia karena Kevin masih menahannya.


" Kamu tidak marah padaku?Nara benar-benar minta maaf, bukan maksud saya menipumu atau membohongi mu. Tapi semua ini saya lakukan karena hal yang saya ceritakan tadi kepadamu vin." sambil memandang wajah Kevin.


" Duduklah dulu, saya sudah memaafkan dirimu" minta Kevin pada Kinara dengan lembut.


"Hem...baiklah, tapi kamu berjanji akan menjaga rahasia ini sampai Nara menemukan seseorang yang mencintai Nara apa adanya, ya ..ya...ya...janji ya" dengan wajah memohon.


" Baiklah saya akan menjaga rahasiamu Nara, tapi kamu tidak bisa membatalkan kontrak dan tetap harus menjadi guru privat ku" pintanya kepada Nara.


" Baik, itu tidak sulit, asal kamu mau berjanji" menunjukkan jari kelingking nya dan menautkan jarinya ke jari Kevin sambil tersenyum senang.


Setelah belajar bersama selesai, Kevin pun lalu bersiap mengantar Kinara.


" Kamu mau kemana? bukannya kamu setelah belajar ada syuting atau semacamnya?" tanya Kinara.


" Saya free hari ini, mau antar kamu pulang. saya ingin mengenal kamu lebih dekat, boleh?" jawabnya santai.


" Kenapa? bukannya saya sudah bilang kamu hanya perlu bersikap seperti biasanya walaupun telah tahu rahasia saya" menatap dengan wajah memohon.


" Saya hanya ingin tahu kamu tinggal dimana? bukankah saya sudah bilang, saya sudah mulai tertarik dengan mu. Hem...bukan maksud saya dengan Kinara yang sebelumnya" masih dengan wajah santai Kevin walaupun sebenarnya dia tampak menutupi kegugupannya saat mengutarakan maksudnya yang sudah mulai menyukai Kinara.


" Kamu yakin tertarik pada diriku yang sebelumnya? kamu tidak berbohong kan?" matanya menelisik wajah Kevin yang memang tidak ada kebohongan disana.


" Kamu tidak percaya? saya tidak pernah berbohong. Baiklah mulai saat ini saya akan mengantar dan menjemput kamu untuk sekolah ataupun ke rumah saya. Kamu tidak perlu lelah memakai sepeda kamu ini lagi.

__ADS_1


" Tapi saya tidak mau. Saya tidak mau menjadi musuh para gadis dan fans kamu di sekolah. Kamu ingin saya di bully karena melihat mereka cemburu?" tanya nya sambil cemberut.


" Tenang saja saya akan bilang siapa-siapa dan kamu bisa di turun di gerbang sekolah atau dekat sekolah." saran Kevin.


" Kamu pikir tidak akan ada yang akan melihat kita. Pokoknya saya tidak setuju dengan ide gila kamu ini." Kinara menolak dengan wajah ditekuk.


"Baiklah jika itu mau kamu, tapi saya akan melindungi kamu jika terjadi sesuatu. Kamu bisa menghubungi saya." akhirnya Kevin mengalah dan menuruti kemauan Kinara.


🌼🌼🌼


Sesampainya Kinara dirumahnya, ia segera menuju kamarnya dan langsung merebahkan dirinya di kasur. Dia begitu lelah menghadapi hari ini dengan rasa kecewa karena kebodohannya dia telah membuka rahasianya sendiri. Ya sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh pula. sepandai-pandainya menyimpan rahasia karena seringnya bertemu akhirnya ketahuan juga.


"Sungguh menyedihkan kenapa harus dia sih" sambil menatap langit-langit kamarnya.


" Ya Tuhan semoga Kevin adalah lelaki yang baik dan bisa menyimpan rahasia besar saya ini". Ucap Kinara sambil mendekap kedua tangan ke dadanya untuk berdoa.


Akhirnya karena tidak mau banyak berpikir, dia pun menyudahi kegalauan nya dengan mandi dan turun untuk makan setelah itu Kinara pun tertidur.


🌺🌺🌺


Malam hari di tempat Kevin yang sedang terbaring menatap langit-langit kamar mengingat kejadian hari ini dan pengakuan Kinara mengenai kisahnya. Kevin tidak menyangka akan mengetahui rahasia Kinara. Kevin pun tertawa senang walaupun pada awalnya dia tidak terima dibohongi dan dikecewakan hanya oleh seorang gadis yang telah mengganggu pikirannya selama ini. Akhirnya dia memilih memaafkan gadis tersebut daripada berlarut-larut dalam kemarahan.


🌼🌼🌼


Pagi hari pun tiba, Kevin yang sudah siap tidak sabaran untuk pergi ke sekolah dan berjumpa dengan Kinara. Ada rahasia bahagia karena dia telah mengetahui sosok Kinara terlebih dahulu. Kevin telah merasa satu langkah di depan saingannya Sammy. Padahal yang tidak Kevin ketahui Sammy telah mengetahui rahasia Kinara jauh lebih lama daripada Kevin. Namun Sammy memilih diam dan pura-pura tidak tahu hingga Kinara sendiri nanti yang akan cerita alasan nya sendiri dibalik penyamaran nya itu.


"Kamu bersemangat sekali dan begitu senang" tutur paman Indra padanya.

__ADS_1


"Apakah ada hal yang menyenangkan terjadi" tanya Indra penasaran pada keponakan nya itu.


" Bukan apa-apa paman, saya hanya senang syuting akan segera selesai hari ini" kilah Kevin berbohong.


" Benarkah? bukan hal lain, seperti percintaan gitu. Dengan Kinara mungkin?" tanya paman nya yang sontak membuat Kevin kaget karena apa yang dikatakan pamannya tepat sasaran hingga wajahnya bersemu merah.


"Apa maksud paman dengan cinta" Kevin menjawab terbata-bata tapi dengan ekspresi yang kalut dan gugup karena malu.


" Ah...soalnya wajahmu telah menjawab semuanya." kekeh pamannya langsung menemukan jawaban hanya dengan melihat tingkah lucu dan wajah dari keponakannya itu.


" Paman ikut senang, kamu sudah bisa mulai jatuh cinta di usia mu yang sekarang" imbuh indra sambil menepuk lengan Kevin dan tertawa menggoda Kevin.


" Apa sih...paman tidak percaya ya sudah" teriaknya marah namun pamannya sudah keluar dan menunggu di dalam mobil setelah selesai menyiapkan bekal Kevin ke sekolah.


":Ayo cepat nanti kamu bisa telat ke sekolah, kamu tidak mau bertemu dengan Kinara?" ejek pamannya kembali yang sontak membuat Kevin kesal karena malu.


":Kenapa paman selalu menghubungkan Kevin dengan kinara. Daripada paman mengurus kehidupan percintaan ku lebih baik paman mencari pasangan untuk paman agar ada gadis yang mengurus paman. Paman tidak mau kan jadi bujangan tua." ejeknya membalas perkataan Indra.


"Hahahaha untuk yang satu itu kamu tenang saja Vin, banyak yang sudah mengantri untuk menjadi calon istri paman mu ini. Paman hanya tinggal memilih satu untuk paman." jawabnya sambil tertawa dan mulai berangkat ke sekolah saat Kevin telah masuk ke dalam mobil.


" Ah...paman maksud Kevin adalah seseorang yang sangat paman cintai" sambil melihat pamannya, Kevin tulus mengatakan semua itu. Ia ingin pamannya segera menemukan pasangan yang cocok untuk dirinya.


Paman hanya tersenyum kembali menanggapi perkataan keponakan nya yang menurutnya lucu karena berusaha menyembunyikan hatinya sudah tertarik pad seorang Kinara.


Pamannya tidak keberatan akan kedekatan Kevin dan Kinara. Ia tahu Kinara adalah gadis yang baik untuk Kevin. Gadis yang tulus dan sederhana. Ia berharap Kevin bisa memiliki pacar yang baik dan tulus pada Kevin seperti sosok Kinara.


🌼🌼🌼

__ADS_1


bersambung


__ADS_2