Cinta Sang Artis Idola

Cinta Sang Artis Idola
episode 25 (Menatap ke dalam wajahmu)


__ADS_3

Bel pulang berbunyi, setelah beristirahat cukup lama akhirnya Kinara merasa agak baikan. Saat akan berdiri tampak kedua orang lelaki mendatangi nya untuk menolongnya.


" Kinara kamu sudah baikan?"Tanya Sammy menatap khawatir.


" Bagaimana keadaan mu? apa bisa jalan? perlu saya gendong kamu dan antar kamu pulang? hari ini kamu istirahat saja. Les nya libur saja." tanya Kevin begitu panjang seperti kereta api.


Kinara pun tersenyum dan berkata" saya baik-baik saja, kalian berdua tidak perlu khawatir, saya bisa pulang sendiri dan terimakasih atas perhatiannya." jawab Kinara sambil menatap wajah keduanya.


" Kalau begitu saya pulang dulu" Kinara pun pergi meninggalkan kedua idola tersebut dalam keadaan mereka diam mematung. Lalu mereka tersadar dan mengejar Kinara kembali sambil saling meledek lawan nya sambil berlari dari belakang menyusul pujaan hatinya.


***


Di satu sisi lainnya tampak Lilian yang sedang bermanja-manja dengan seorang produser film di atas tempat tidur yang tampak sudah tua. " Sayangku jangan lupa ya untuk proyek film selanjutnya saya diberi peran utama?bukankah Anda sudah saya beri kepuasan setiap anda butuhkan." sambil mengusap dada hingga turun ke perut lelaki tambun tersebut.


" Tenang sayangku, pasti saya akan kamu beri peran. Tapi untuk peran utama kamu harus casting dulu." jawab produser tersebut santai sambil memandang foto gadis-gadis cantik yang akan ikut casting film berikutnya.


" Loh kok gitu sih om. Om kan sudah janji sama lili" sambil cemberut membuang wajahnya.


" Iya sayang om tetap akan memberikan kamu peran walau kamu tak lulus casting. Tapi untuk peran utama kamu harus lulus dulu, karena ini bukan yang yang sedikit jika sampai film nya gagal." menjelaskan sambil mengusap bagian sensitif Lilian.


Lilian yang merasa dipermainkan setelah puas langsung saja beranjak dari kasur dan menuju kamar mandi.


" Sayang kamu kenapa ngambek hanya karena hal kecil ini, junior saya sudah mau lagi. Apa kamu tidak mau tanggung jawab" ikut turun dari ranjang dan menyusul Lilian ke kamar mandi dan meneruskan permainan nya hingga puas.


***


Selesai dengan tujuannya yang tidak tercapai. Dia pun keluar dari hotel, tampak Damian yang sudah menunggu di lobi hotel melambaikan tangan nya menunggu kekasihnya. " Kenapa kamu cemberut sayang, apa yang terjadi di dalam semalaman. Apa kamu berhasil memberikan servis memuaskan sehingga dia akan memberikan kamu peran utama" tanya Damian begitu antusias.

__ADS_1


" Huh...memang dasar lelaki tua penuh napsu. Tapi sayang dia begitu licik dari kita dan hanya memanfaatkan tubuhku saja sayang" katanya sedih dan kecewa.


Melihat kesedihan di mata kekasihnya, dia pun mencoba menghibur kekasihnya itu.


" Kamu tenang saja sayang, saya akan mencari korban selanjutnya. Kita akan jebak dia sehingga dia memberikan peran utama buatmu. Sekarang kamu pasti lelah melayani lelaki tua itu semalaman. Bagaimana kalau kita pulang, makan dan istirahat" bujuk Damian.


" Oh ya syuting kamu dan acara perpisahan tinggal seminggu lagi bersiaplah untuk menjebak Kevin dalam perangkap skandal mu" terang Damian.


" iya sayang kamu atur saja, sehingga kali ini tidak gagal lagi. saya lelah" pergi menuju mobil untuk kembali ke apartemen nya.


**"


Dalam apartemen setelah mandi dan segar Damian melihat tubuh kekasihnya yang penuh dengan tanda pergulatan dari lelaki tua tadi malam, sebenarnya Damian merasa jijik melihatnya apalagi menyentuh tubuh Lilian karena begitu banyak yang sudah mempermainkan nya. Namun ia tidak bisa menolak dan bersandiwara tetap mau menyentuh nya walau pun bekas puluhan pria.


" Oh ya sayang, bukankah kamu tahu jika Kevin dan Sammy satu sekolah?" tanya Damian kepada Lilian yang berbaring di tempat tidur.


" Jika rencana kita gagal lagi, bagaimana kamu pindah sekolah yang sama dengan mereka." Damian mengajukan usulnya kepada Lilian yang terdiam sejenak seperti memikirkan ide Damian


"Kita lihat saja nanti ya sayang, satu sekolah sama mereka tapi keduanya tidak mau dan sulit di dekati juga percuma. Tapi boleh juga untuk rencana B. Sudahlah jangan berpikir kalau rencana akan gagal. bukankah selama ini kamu selalu berhasil dan tidak pernah gagal, saya capek dan lelah mau tidur dulu." Lilian pun terlelap dan Damian pergi meninggalkan nya mencari gadis lain untuk memuaskan dirinya.


Ya Damian dan Lilian yang merasa uang bisa membeli segalanya sudah berbuat di luar batas kewajaran. Mereka yang masih sekolah, melakukan hal-hal yang dilarang dan melanggar nya seolah semua itu bukan apa-apa asalkan mereka bisa hidup senang. Padahal apa yang mereka tuai akan mereka terima akibatnya di kemudian hari. Tapi mereka tidak memikirkan semua itu. Seolah uang dan kekayaan adalah segalanya dan semua bisa dibeli dengan uang.


***


Di parkiran sekolah Kinara akan mengambil sepedanya. Namun kemudian tampak mobil Kevin yang lebih dulu disusul mobil Sammy dibelakang nya tampak kesal karena selalu didahului oleh lelaki kekanakan menurut Sammy. Padahal dia juga tampak kekanakan setelah bertemu dengan Kinara namun dia tidak menyadari perubahan pada dirinya itu.


" Nara" teriak Kevin sehingga Nara menoleh.

__ADS_1


" Ada apa Vin?" jawab Kinara.


" Biar saya antar pulang ke rumah ya? sambil mengedipkan matanya." seolah dia berkata cepat naik.


" Tidak perlu repot-repot saya bisa pulang sendiri" kembali membuka kunci sepeda dan akan beranjak pergi. Tidak diterima ditolak Kevin pun turun dari mobilnya.


" Ayo naik, bukankah saya sudah tahu kamu adalah anak orang kaya. Jadi tidak perlu menyembunyikan semua itu dariku" sambil menarik dan tampak memaksa.


" Nih orang sungguh menyebalkan sekali sih" batin Kinara ingin sekali dia menonjok wajah tampan di depannya ini secara bertubi-tubi hingga ia puas dan menertawakan wajahnya yang bonyok atas ulahnya." Namun itu hanya khayalan Kinara dan dia mendesah pasrah.


Melihat hal itu dari mobil Sammy juga turun dari mobilnya.


" apa kamu tidak lihat wajah Kinara! dia tidak ingin pulang dengan mu. Kenapa kamu begitu memaksanya."Sambil menatap Kevin seakan seperti akan menembak kan laser ke wajahnya. Namun Kevin menanggapinya dengan santai.


" Lebih baik kamu diam saja dan tidak usah ikut campur. Kamu tidak ada kerjaan selalu mengikuti saya dan guru privat saya atau apa mungkin kamu menyukai Kinara?" tanya Kevin. Dia sengaja memperkeruh suasana sambil melihat sekeliling mereka yang tampak berkumpul dan ada memotret pertengkaran antara Kevin dan Sammy.


Melihat suasana yang tidak mendukung dan Sammy takut akan melukai Kinara apabila berita ini menyebar akhirnya mengalah. Diapun pergi dan berlalu menuju mobilnya dalam keadaan kesal dan langsung pergi melajukan mobilnya dalam keadaan kesal bukan main akibat ulah Kevin hari ini sepulang sekolah.


" Lebih baik kamu juga melepaskan tangan saya dan pulang baik-baik. Saya tidak ingin terlibat skandal denganmu sehingga merugikan diriku" mendengar hal itu seperti ada belati yang menusuk di dadanya. Dia heran dengan gadis di depannya ini. Begitu banyak gadis yang ingin terlibat skandal dengannya tapi ia memilih tidak terlibat dengan nya.


Akhirnya Kevin melepaskan tangan Kinara dan pergi menuju mobilnya dengan wajah dingin dan mode marahnya. Ia begitu kesal ditolak karena selama ini dialah yang selalu menolak gadis-gadis yang cantik sekalipun.


***


bersambung


Maaf ya lama update, terimakasih untuk dukungannya dan setia menanti

__ADS_1


Karya ini begitu banyak kekurangan, baik dari typo maupun lain-lain. Mungkin dikarenakan saya masih awam🤭


__ADS_2