
Hari kedua mengajar les pun tiba, Nara yang telah pulang sekolah pun telah dijemput oleh Ken di depan gerbang sekolah. Tidak seperti Kemarin Nara telah menyiapkan baju ganti dan telah berganti pakaian di kamar mandi sekolah. Nara berdandan rapi karena akan pergi ke tempat syuting yang jauh. Ia menggunakan dress polos berwarna biru muda dibawah lutut. Tak lupa ia menempelkan tompel palsu, kacamata dan rambut di kuncir kuda tinggi. Ia juga bermake up tipis dan olesan liptin natural karena bibir Kinara tanpa polesan sudah berwarna pink muda.
Saat keluar toilet ia bertemu dengan Nabila dan geng nya yang sedang bersenda gurau. Tanpa sengaja tatapan mereka bertemu. " Wah...wah cantik banget nih si cupu, mau kencan ya?" Ledek Nabila di ikuti tertawaan teman-teman nya yang lain.
Kinara diam aja gak mau ambil pusing dengan ledekan temannya itu sambil geleng-geleng kepala. Tapi melihat itu si Gadis teman Nabila makin gak berhenti untuk menjahili Kinara.
" Iya nih Bil si cupu dapat tangkepan baru om-om ganteng tuh yang jemput dia kemarin, tadi aja gue lihat di depan udah ditunggu tuh." katanya nyengir.
" Yang bener.....udah miskin jadinya cari cowok kaya nih. Sepeda butut loe minta ganti yang baru dong." ledek Nabila disambut tertawaan teman-teman yang lain.
Nabila Malas menghadapi nih nenek sihir pikir nya, kalo mau udah dibuat kapok nih semua dengan jurus karate nya. Rasanya udah pingin dia tampil semua mulut-mulut nenek sihir. Tapi ia gak mau membuat ulah yang akan berkepanjangan.
" Udah ngomong nya" kata Kinara jengah. Permisi yah...udah telat nih. Pintanya sopan.
" Wuih.....udah mau kabur aja nih, gak tahan yah udah mau main dengan si om." Tawa Nabila dan kawan-kawan tapi seketika berhenti saat melihat ternyata yang jemput Kinara om ganteng dengan mobil mewah. Gadis yang melihat iri, dan ia tidak terima kenapa harus Kinara yang dapat tuh si om tajir. Ia melihat dan jatuh hati dengan si Ken. Nabila yang melihat tidak suka karena merasa tersaingi oleh Kinara dan mengajak teman-teman nya untuk beranjak pergi dari situ.
" Hai om Ken, maaf y menunggu lama" sapa Kinara sambil tersenyum.
" iya ga pa pa kok, belum lama juga" Ken pun siap-siap membukakan pintu untuk Kinara. " Oh ya sepeda kamu gak dimasukin sekalian." Tanya Ken sambil melihat Kinara yang menurutnya manis sekali hanya sayang tompelnya itu menutupi kecantikan nya menurut nya.
" Oh...sepeda tadi Nara udah titip pak satpam di sekolah. Nara juga udah ijin Bu asih, pulang ngajar privat kan om Ken antar Nara kesini lagi terus Nara kan bisa pulang dengan sepeda." Jelas Nara.
" Tapi kan pulang ntar udah sore banget, kenapa gak saya antar langsung ke rumah kamu aja Nara" tawar Ken.
Nara terkesiap gugup mendengar tawaran Ken. Ia gak mau Ken tau tempat tinggal nya yang besar. " Gak usah om, soalnya Nara juga ada janji" jelasnya menghindari tawaran Ken
__ADS_1
" Baiklah kalo gitu maunya kamu Nara" Ia pun memasang sabuk pengaman dan bersiap pergi menuju lokasi syuting.
Sampai di tempat tujuan, Nara kelihatan gugup. Ken yang memandang itu lucu dengan tingkah Nara yang kelihatan.
" Santai aja Nara, ga pa pa kok, disini bukan hanya ada artisnya tapi staf dan pekerja lainnya juga orang biasa kok kayak kita" katanya sambil terkekeh.
" Apa sih om, siapa yang gugup juga" kata Kinara sambil menghela napas mencoba tenang.
" Ya udah kita langsung masuk aja ya" Ken pun membukakan pintu dan Kinara turun sambil membawa tas yang telah berisi soal-soal yang telah ia siapkan untuk Kevin. Di perjalanan ia bertubrukan tanpa sengaja dengan seorang aktor yang tampak terburu-buru tanpa memandang ke depan. Ia pun oleng dan hampir jatuh tapi lelaki tersebut sigap untuk segera menangkapnya ke dalam dekapan nya.
" Akh....maaf ya aku gak sengaja" Kata Kinara gugup sambil menatap wajah lelaki tampan tersebut yang tersenyum menatapnya.
" it,s okey, kamu ga pa pa" tanya nya khawatir sambil melihat tubuh Kinara yang tegang dan segera melepas pelukannya.
" Ups....maaf, jadi lupa. Oh ya kenalin aku...."
" Ya...Sammy itu nama aku" jelasnya sambil tersenyum dan mengusap kepala Nara lembut.
" Sampai ketemu lagi ya gadis manis" Katanya seraya berlalu. Nara tertegun melihat senyuman lelaki tadi yang bagi nya bagai pangeran yang membuat nya melayang-layang di udara.
" ehem... ehem" tegur Ken, Jadi mau lanjut gak nih. ledek Ken yang melihat Kinara membuat nya menjadi malu karena kejadian tadi.
" oh iya, maaf ya om" Ia pun mengikuti Ken berjalan menuju ruangan Kevin.
Dari kejauhan tampak Lilian yang sudah menjadi seorang aktris yang merupakan lawan main Kevin. Ia ditemani oleh Damian yang merupakan mantan Kinara. Damian yang tadi tanpa sengaja melihat kejadian antara Sammy dan Kinara. Merasa familiar dengan wajah gadis tersebut. Tapi ia merasa ga mungkin Kinara ada disini, karena setahu nya Kinara telah pindah dan bersekolah di luar negeri. Gadis tadi pun nampak berbeda jauh dengan Kinara, pikirnya. Damian sebenarnya menyesal telah putus dengan Kinara, dia yang awalnya hanya niat mempermainkan nya lama kelamaan telah jatuh hati dengan Kinara. Tapi apa daya ia telah berhubungan dengan Lilian dan tertangkap basah sebelum menyingkirkan Lilian dari hidupnya. Ia tetap berhubungan dengan Lilian karena, Lilian juga sudah mulai mengejar kesuksesan menjadi seorang aktris. Yah....Lilian menggunakan segala cara untuk menjadi aktris sampai ia rela menjebak produser maupun direktur agensi. Ia telah melancarkan rencananya dengan Damian dengan cara licik nya. Hingga ia mencapai ketenaran seperti sekarang ini.
__ADS_1
Sampai di ruangan tampak Kevin sedang mendapat ceramah dari pamannya yang sedari tadi menyuruh untuk segera makan, minum, ini itu. Tidak menyadari kehadiran Ken dan Nara.
Omelan Indra berhenti saat melihat Nara datang. " Udah datang nih, Nara, Gimana perjalanan nya" tanya perhatian.
" Lumayan jauh om" jawab Kinara singkat.
Kevin yang memperlihatkan penampilan Kinara yang sederhana tampak takjub ternyata ia manis juga, Ia melihat posisi tompel kemarin yang menurutnya berbeda. Ia semakin penasaran dan sedang berpikir untuk membuktikan apa ia yang salah atau penglihatan nya yang kacau kemarin. Nara yang diperhatikan jadi gugup. Kevin pun mengalihkan pandangan nya.
" Ada yang beda nih" om Kevin memperhatikan penampilan Kinara yang menurutnya sangat cantik dan sopan.
" Ya udah, kamu istirahat dulu makan bareng Kevin ya. Habis itu baru lanjut belajar nya, soalnya Kevin juga ada pr kan ya?" om tinggal dlu ya masih ada urusan di lokasi. Jelasnya.
" Iya om...makasih makanannya" kata Kinara sambil tersenyum dan segera duduk di hadapin Kevin. Ken juga pamit karena ada urusan dan akan menjemput Nara pada waktunya.
Kinara yang canggung hanya berdua dengan Kevin tanpa berbincang apa pun hanya diam sambil melahap makanannya. Kevin sedari tadi sambil curi pandang melihat posisi tompel Nara. Nara yang merasa heran tanpa sadar menundukkan wajahnya.
" ehem....kamu beda hari ini" Kevin membuka percakapan basa basinya agar Nara mengangkat wajahnya.
" beda gimana?" tanya Kinara. Lalu tiba-tiba salah seorang staf datang dan bilang bahwa ada hujan badai di luar dan syuting di tunda. Para staf dan semua aktris juga tidak bisa pulang hari ini karena diperkirakan hujan akan berlangsung hingga malam hari. Mendengarkan hal itu Nara menjadi kaget, karena ia harus menginap sedangkan ia tidak membawa baju ganti dan persiapan lainnya. Ia berpikir macam-macam gimana ntar wajahnya bila terkena air dan tompelnya bakalan lepas. Apa yang harus dia lakukan. Ia pun berpikir keras. Kevin yang memperlihatkan kegusaran di wajah Nara pun heran.
" Kenapa, tenang aja ntar Ken bakalan minta ijin kok ke ibu kamu" menenangkan Kinara.
Bukannya tenang, ia tambah panik. Ibu kan dia gak punya ibu, hanya papa nya. Ia menyamar sebagai anak pengasuhnya.
Gimana ia jelasin ke papa kalo sampai harus menginap. ia pun terduduk lesu sambil berpikir.
__ADS_1
..........