Cinta Sang Artis Idola

Cinta Sang Artis Idola
episode 5 (Akhirnya menginap)


__ADS_3

Kinara yang banyak berpikir macam-macam Akhirnya tersadar setelah Kevin memanggil nya. " Ada apa Ra? kamu kelihatan pucat, kamu sakit." Kevin bertanya karena khawatir.


" Oh....gak kok, kamu udah selesai makan Vin, kita mulai belajar aja yuk. Kerjakn Pr habis itu baru kamu kerjain soal-soal yang udah aku siapin yah" sambil menunjuk kan kertas yang dibawa Nara.


Selesai mengerjakan pr dan mengerjakan soal. Kevin menyerahkan jawaban ke Nara dan Nara menyimpan nya dan akan mengoreksi nya di rumah. Ia lalu ijin ke toilet sebentar untuk menelepon papanya.


" Halo pah....nih Nara" katanya gugup.


" Iya nak ada apa?" jawab papanya lembut.


" Hem...Nara seperti nya gak bisa pulang deh pah". katanya lesu.


Ayahnya langsung panik," Ada apa sayang, kamu dimana sekarang, mau supir atau papa yang jemput kamu langsung."


" Gak usah pah, Kinara cuma lagi ngajar privat cuma kan sebenarnya habis ngeles mau langsung pulang cuma ad badai besar disini pah"


" emang kamu ngeles dimana sih Nara" kata papanya khawatir.


" Di dekat pantai pah, Nara kan udah cerita kalo Nara ngajarin si Kevin yang katanya artis idola itu, papa gak usah khawatir yah Nara baik-baik aja kok. Besok Nara pulang." jelas Nara pada papanya agar tidak khawatir.


" Ya udah kalo gitu, kalo ada apa-apa kamu cepat hubungi papa ya, kamu juga harus kasi kabar papa ya nginap dimana? kamu kan anak papa satu-satunya sayang" kata papanya sedih.


Papa nya hanya punya Kinara setelah istrinya meninggal. Kinara anak tunggal dan apa pun yang Kinara Mau selalu dipenuhi papanya. Namun Kinara tidak manja berlebihan ia tetap sederhana dan tidak berlebihan sekarang setelah semua yang terjadi pada dirinya dulu. Setelah ia putus dengan Damian, ia lebih fokus pada pelajaran dan papa nya di rumah. Ia lebih sering menghabiskan waktu bersama papa di rumah atau perpustakaan.


Kinara pun keluar dari toilet dan ia bertubrukan lagi dengan Sammy dan lagi lagi Sammy menangkapnya sebelum jatuh. Ia tertegun melihat lelaki di depannya ini.


" Hai....kita ketemu lagi, sambil membantu Kinara berdiri tegak, ia menatap wajah Kinara lekat dan tersenyum.

__ADS_1


" Ada apa nih di wajah saya" Sammy pun bertanya dan melepas dekapan nya.


" ah...maaf, makasih ya. Kata kinara salah tingkah.


Sammy yang melihat itu sangat lucu dan gemes dengan tingkah Kinara.


" Nama kamu siapa? kamu kerja disini?kamu bagian apa? " tanya nya bertubi-tubi membuat Kinara bingung. Sammy pun tertawa dan Kinara seperti diam menatap nya terpesona dengan lelaki di depannya ini." Haloo....."panggilan Sammy menyadarkan lamunan konyolnya melihat pria tampan di depan nya ini.


" Aku Kinara, panggil aja Nara" ia pun mengulurkan tangan sambil tersenyum. Sammy yang memandang senyuman itu langsung tertegun seketika tapi ia tak sadar akan detak jantungnya itu.


" Nara kamu dimana aja, udah dicariin paman aku dari tadi" sapa Kevin. Kevin yang memandang Sammy tak suka, dan langsung menarik tangan Nara tiba-tiba. Sammy yang melihat itu pun terkejut dan heran akan tindakan Kevin.


Sammy dan Kevin adalah saingan di dunia keartisan ini. mereka adalah idola yang dicintai oleh fans mereka masing-masing. Kalo harus menilai siapa yang lebih populer mereka sama populernya dan tak bisa dibandingkan. Hanya Sammy selain populer dan idola ia juga lelaki yang berprestasi di sekolah nya.


Sepanjang perjalanan Kevin tetap menarik tangan Nara dan itu menjadi perhatian orang-orang disana. Ia tidak sadar akan tindakan nya sendiri yang spontan ia lakukan. Nara yang sadar akan situasi di sekitarnya langsung menarik tangan nya. Kevin pun tersadar.


" iya ga pa pa, ada apa kamu manggil aku" tanya Kinara.


" Paman minta kita untuk ke penginapan untuk istirahat" jelas Kevin sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Ia bingung akan tindakan tadi. Ia merasa tak suka saat Kinara dekat dengan Sammy.


" Kamu kenal dengan Sammy?" Kevin bertanya kepada Nara sambil menatap wajahnya. Lagi-lagi ia fokus dengan keberadaan tompel nya Nara.


" Oh....aku baru kenal kok tadi gak sengaja ketemu." Jelas Kinara.


" Oh....gitu, entah mengapa ia menjadi senang mendengar hal itu.


Mereka pun menuju penginapan karena penginapan penuh ia terpaksa satu kamar bertiga dengan kevin dan pamannya. Nara merasa cemas karena takut identitas dirinya yang selama ini dia sembunyikan akan berakhir malam ini. mereka masuk ke kamar VIP den-gan 2 tempat tidur dan terdapat sopa panjang di kamar itu.

__ADS_1


" Duh....maaf ya Nara, kamar hotel nya tiba-tiba penuh. mungkin karena ada badai mendadak. jadi banyak yang pada menginap dan om gak dapat kamar lagi, karena sebelumnya paman hanya pesan untuk Kevin. katanya merasa bersalah.


" iya gak apa-apa kok om, Nara ngerti" katanya sedih, dalam hati ia merasa was-was karena harus sekamar dengan lelaki asing. walaupun mereka baik, tapi tetap aja dia takut.


Kevin yang dari tadi memperhatikan Nara, merasa kasihan karena ia tidak membawa baju ganti. Ia melihat penampilan Naya yang kelihatan lelah.


" Kamu mandi aj dulu Nara, ntar om coba cari baju untuk kamu ya?" Indra pun keluar kamar karena akan mencari baju ganti untuk Kinara. Di pintu kamar depan ia bertemu dengan Lilian lawan main Kevin. Ia pun menyapa Lilian dan meminta bantuannya.


" Miss lili" sapa Indra sopan.


" Oh...Hai om" dengan senyuman menggodanya.


" Gini Li, om boleh pinjam baju untuk tidur kamu gak, nanti besok om kembali kan atau om transfer uangnya untuk bayar biayanya" kata Indra sedikit malu


" Oh...untuk siapa om?" tanya Lilian penasaran.


" untuk guru les nya Kevin, dia harus ikut menginap dan tidak bawa baju ganti, untuk ukuran tubuh seperti nya kurang lebih sama dengan kamu soalnya" Indra menjelaskan.


" Sebentar ya om" Lili menuju kamar nya dan mengambil baju tidur. " ini om ambil aja, gak usah diganti atau dikembalikan" sambil tersenyum ramah.


" Yang benar?makasih ya. " Indra pun pergi menuju kamar nya. Di satu sisi Lilian tersenyum karena bisa terlihat baik pada Indra yang merupakan manajer Kevin. Lili tersenyum menyeringai merencanakan sesuatu.


Di kamar Kevin dan Nara tampak canggung, Nara langsung menuju kamar mandi dan melepas riasan dirinya yang berantakan. Tompel yang bergeser, kacamatanya yang berkabut. Ia melepas semua ini lalu mandi secepatnya.


Selesai mandi Nara memakai handuk hotel yang dililitkan seperti baju, melihat bentuk tubuh Nara yang indah menurut Kevin sangat disayangkan tidak di imbangi dengan wajah yang cantik.


Tiba-tiba Nara tergelincir, dan segera Kevin menangkap Nara. Ia menangkap Nara lalu mendekapnya ke dalam pelukannya dan tertubruk tepi tempat tidur sehingga mereka jatuh di atas tempat tidur. Tanpa disadari Kevin ternyata tompel Nara terlepas dan menempel pada baju Kevin. Nara yang sadar akan hal itu tidak mau melepas pelukan Kevin dan menjadi panik......

__ADS_1


............


__ADS_2