Cinta Sang Artis Idola

Cinta Sang Artis Idola
episode 26 (Lelah)


__ADS_3

Kinara telah sampai di kediaman nya, dia telah sampai di kasur empuk untuk menghilangkan lelah atas kejadian hari ini di sekolah. Dia heran dengan tingkah dua orang superstar itu terhadapnya.


" Uh...uh menyebalkan, kenapa sih dua orang itu, jadi merasa seperti gadis cupu yang diperebutkan dua cowok tampan saja. Akh....."


Dia berteriak tapi wajahnya merona mengingat kejadian tadi, dimana dia merasa menjadi pemeran wanita yang diperebutkan dua orang pria.


" Hah....ah apa yang sedang saya pikirkan, kamu gila Kinara lupakan semua. Mereka itu bisa bikin masalah kamu tambah runyam."


Kinara pun kembali tidur tanpa membuka baju sekolahnya, dia benar-benar lelah sungguh lelah. Kinara memejamkan mata sambil tersenyum sebelum ia benar-benar menutup matanya.


_____________


Di kediaman Sammy merasa kesal dengan tingkah Kevin yang seakan kekasih Kinara.


" Apa yang sebenarnya membuat Kinara mengikuti pria kekanakan itu. Apa dia sudah tahu rahasia Kinara dan mengancamnya. Hem....tapi itu tidak mungkin." Saat ia memikirkan banyak hal, asisten nya datang dan memanggil nya.


" Sammy bagaimana sekolah hari ini? Kamu ingat kan ada syuting terakhir film kamu bersama Kevin" asistennya mengingat kan.


" Iya saya ingat, saya akan segera bersiap-siap setelah makan siang" jawab Sammy.


..........


Di kediaman Kevin yang merasa kesal juga atas penolakan Kinara terhadapnya.


" Gadis itu, harusnya dia senang disukai dan terlibat skandal dengan aktor tampan seperti saya." keluhnya tapi ia kemudian tersenyum karena Kinara lebih memilih nya daripada Sammy.


" Kevin kenapa kamu senyum-senyum, kamu tidak lupa kan ada syuting terakhir film kamu hari ini."


" Iya pamanku tersayang, saya siap-siap dulu" Kevin pun bergegas ke kamar mandi.


" Jangan lupa makan siang dulu sebelum berangkat ke lokasi syuting, oh ya tadi Nara mengubungi paman. Dia bilang izin mengajar hari ini karena ingin istirahat." Jelas paman Indra kepada Kevin.


Kevin pun menoleh kecewa, dia berharap Kinara bisa datang ke lokasi syuting sekalian ikut acara penutupan dengan rekan-rekan artis lainnya.

__ADS_1


" Hem...baiklah paman, kalau begitu saya mandi dulu" ia melangkah dengan tanpa semangat.


Indra yang melihat hal itu, tersenyum mengetahui di raut wajah Kevin yang kecewa karena tidak hadir nya Kinara hari ini.


" Seperti nya dia menyukai gadis baik itu, syukurlah akhirnya dia membuka perasaan dengan seorang gadis untuknya" gumam pamannya pelan setelah kepergian Kevin ke kamar mandi.


...............


Di lokasi syuting, setelah syuting selesai. Sebagai ucapan terimakasih kepada para artis dan staf mereka pun kumpul bersama untuk makan dan minum bersama atas kerja keras mereka. Lilian dan kekasih yang sudah memulai rencananya untuk menjebak Kevin telah membuat kode. Ia pun memasukkan sesuatu ke dalam gelas Kevin.


Kevin yang memang tidak pernah minum menolak saat akan ditawari minuman tersebut. Namun bukan Damian namanya jika ia tidak berhasil membuat Kevin meminum itu. Ia kemudian membuang minuman itu dan membuat minuman juz untuk Kevin.


Karena dipaksa oleh rekan-rekan nya ia pun mau meminum juz itu tapi kemudian om nya mengambil minuman dari gelasnya dan memberikan Air mineral.


" Hei....ini asam, lebih baik kamu minum air putih saja. besok kamu ada konser." sambil meletakkan gelas tadi di meja yang kemudian diminum oleh seorang gadis kru disana.


" Ini buat saya saja jika tidak diminum yah" gadis itu pun langsung meminum nya.


Gagal dengan aksinya, Damian merasa geram. Lalu ia melihat gadis cantik yang meminum air tadi menuju toilet. Gadis itu merasa aneh dengan tubuhnya. Damian yang tidak mau rencananya berantakan. Ia menemui gadis tersebut merayunya lalu membawanya ke sudut ruangan. Obat itu sudah bereaksi, ia kemudian membuka baju gadis tersebut dan membantu nya menghilangkan reaksi obat tersebut. Gadis itu tidak bisa menolak dan menikmati setiap sentuhan Damian.


Lilian di tempat acara mencari keberadaan Damian tapi tak menemukan nya. Ia merasa kesal karena sedari tadi paman Kevin selalu menggagalkan rencana dan Damian.


" is kemana si Damian ini, bukannya memikirkan rencana lain malah menghilang." Lilian menggerutu sebal. Ia hanya bisa menatap wajah Kevin yang tampan, dia juga melihat wajah Sammy yang tak kalah jauh tampan sambil menyeringai dan mendekati mereka berdua.


" Hai.... bolehkah saya duduk disini?" tanya Lilian dengan tatapan menggoda nya.


" Halo .....bolehkah?"tanya nya kembali.


Kevin dan Sammy yang duduk tidak jauh dan hampir berdampingan hanya bisa menghela napas melihat kedatangan Lilian.


" Apa kamu bicara dengan saya atau dengan Kevin?" tanya Sammy.


" Hem....tentu saja dengan kalian berdua artis idola yang populer ini" dengan senyuman pesona penakluk nya, namun sayang itu tidak bereaksi untuk mereka berdua.

__ADS_1


" Duduk saja, tidak ada yang melarang" Sammy mempersilahkan Lilian duduk tapi ia segera pergi dan pindah tempat duduk lain sambil tertawa menyeringai kepada Kevin.


Kevin yang melihat hal itu tidak terima. Ia juga pergi meninggalkan Lilian dengan alasan ada telpon. Dia keluar mencari udara segar sambil membuka handphone nya menunggu pesan dari seseorang yang membuat nya sudah kepikiran sejak tadi. Yah...itu adalah Kinara Larasati, ia hanya mendesah kecewa. Gadis cupu cantik tersebut tidak ada menghubungi nya sama sekali.


.......


Di kediaman Kinara yang sedang menghubungi papanya di luar negeri sedang bervidio call senang.


" Jadi kapan papa akan pulang?" tanya nya kepada papa nya yang ada pekerjaan di luar negeri.


" Hem.....setelah proyek papa selesai sayang, kenapa dengan anak papa yang cantik ini. Apa sudah merindukan papah." tanya papa Kinara menggoda anaknya.


" Yah tentu saja putri papa satu-satunya ini sangat merindukan papah. Jangan lupa oleh-olehnya yah? papa harus kembali dalam keadaan yang sehat." katanya memberi kekuatan untuk papanya disana.


" Apa kamu baik-baik saja? apa ada yang terjadi selama penyamaran kamu mencari kekasih hati?" tanya papanya menyelidik.


" Tidak ada apa-apa pah, tenang saja putri papa ini sangat cerdas dan pandai melindungi diri" kata Kinara sambil tersenyum.


" Oh.... syukurlah, atau apa perlu papa sewa pengawal untuk melindungi kamu?" tanya papanya khawatir.


" Papa....itu akan membuat saya jadi pusat perhatian pah, Kinara gak mau. Lagian peran Kinara kan hanya gadis miskin bukan gadis kaya" katanya menolak sambil cemberut


" Baiklah....tapi ingat kalau ada apa-apa langsung hubungi papa ya nak?" kalau begitu papah tutup dulu telpon nya. Papa ada makan malam dengan klien." jelas papanya.


" Iya papah ku tersayang, makan yang sehat. Jangan makan yang aneh-aneh" Kinara mengingat kan papahnya lalu menutup telponnya.


" Hah.... sekarang si Kevin sedang apa Dan dimana ya?" sambil menatap langit-langit kamarnya.


" akh....apa yang sedang saya pikirkan. hush hush...Nara sadarlah dia itu ancaman terbesar mu. "Dia pun langsung membuang pikiran itu dan kembali tidur.


........


bersambung

__ADS_1


__ADS_2