Cinta Sang Artis Idola

Cinta Sang Artis Idola
episode 3 (Hari pertama)


__ADS_3

Kevin memandang penampilan Kinara dari atas hingga ke bawah, yang menurutnya bukan tipenya sekali dalam hati ia berkata "(Kok ada ya cewek yang modelnya smpai wajah dan penampilan nya kuno begini? udah jaman kapan nih.)"


Kinara yang menyadari hal itu sudah biasa dan diam saja. "Oh ya Vin kenalin ini Kinara" pamannya pun memperkenalkan Kinara.


" Kevin" jawabnya cuek dan melanjutkan aktivitasnya kembali ke dalam.


" Mari masuk dulu Kinara" kata om Kevin sopan.


" Iya om, terimakasih." balas Kinara.


Kinara memperhatikan isi apartemen mewah milik Kevin, yang menurutnya bagus dan rapi. Kevin yang memperlihatkan dari jauh merasa malas dalam hati ia berkata" ( kenapa juga om milih guru les kayak gini, cari yang cantikan dikik kek)". katanya lesu.


" Ini ruang kamu mengajari Kevin ya Kinara" jelas paman Kevin.


" Panggil Nara aja om, biar gak kepanjangan" jawab Nara.


" Baik Nara, om tinggal ya sebentar om bikin air dan bawain Snack ya?"


" iya om terimakasih" jawab Kinara sopan.


Kevin yang sudah duduk di ruang annya dengan terpaksa menatap Kinara tak suka. Kinara menyadari hal itu dan cuek saja.


" Baik....kita langsung mulai saja ya, pelajaran apa yang menurut kamu paling sulit saat dikerjakan." tanya Kinara.


" Menurut ku biasa saja, tak ada yang sulit." jawab Kevin sombong.


Tiba-tiba paman Kevin datang dan tertawa "ha....hahhahaha Biasa aja gimana Vin, nilai kamu itu hampir semua nya jelek" ledek Indra paman Kevin.


Kevin yang mendengar ucapan om pada Kinara menjadi malu. " apaan sih paman..masih mending dari pada dapat nol" katanya kekeh.


" Kalo nilai kamu bagus, gak mungkin kan paman cariin kamu guru private" balas indra yang membuat Kevin terdiam.


Kinara yang memandang perdebatan antara om dan keponakannya itu hanya bisa tersenyum. Kevin yang memandang Kinara sekilas melihatnya terdiam. Ternyata dibalik wajah yang ditutupi kacamata yang sederhana itu ketika tersenyum tampak manis.


Kinara pun lalu memotong perdebatan antara om dan Kevin " Jadi kapan nih om mulai belajarnya?" tanya Kinara sambil tersenyum kecil.

__ADS_1


" Oh...iya, nih gara-gara bocah satu jadi lupa buat belajar. Kamu sengaja ya Vin biar waktu belajarnya kurang." sambil jitak tuh kepala Kevin.


" Apa an sih nih paman, Kevin bukan anak kecil juga. Main jitak aja." Kevin malu memperlihatkan apa yang dilakukan pamannya pada dirinya.


" Ini minum dan kue nya ya Nara biar enak sambil belajar" kata om Kevin.


" makasih ya om" jawab Kinara sopan.


" Ya udah om tinggal dlu ya... selamat belajar ya" om pun pergi meninggalkan Kevin dan Nara.


Dalam ruangan berdua membuat Nara menjadi sedikit gugup, tapi ia berusaha agar tidak canggung ataupun gugup. Selama ini ia telah lama tidak dekat dengan cowok selain mantan nya yang telah berkhianat dulu. Ia pun mencoba bersikap tenang dan memulai.


" Jadi besok, Nara bakalan siapin kamu soal-soal dasar buat ngukur sejauh mana kamu paham pelajaran, dan apa yang akan kita pelajari" jelas Kinara pada Kevin yang saat itu tampak santai dan malas untuk belajar.


" iya terserah kamu aja" jawabnya jutek.


Kinara yang dari tadi sabar sebenarnya malas banget ngadapin nih cowok yang ktanya idola tapi songong banget. Rasanya kalo bukan karena menyamar jadi orang biasa, gak mungkin ia akan menerima tawaran jadi guru les ini.


" Kalo gitu kita hari ini mulai dengan pelajaran matematika ya" katanya senang. Kinara sangat menyukai pelajaran matematika karena menurutnya asyik ketika mengerjakan tapi tidak dengan Kevin yang menurutnya pelajaran yang paling tidak ia sukai. Menghitung bayar sesuatu aja kadang ia suka salah dan sering ditipu oleh teman ataupun tukang antar makanan. Beruntung ada pamannya yang selalu mengingat kan kalo soal pembayaran biar ia yang menangani semuanya. Tidak dengan Kevin yang apabila ia menggunakan uang tanpa pikir panjang dan main bayar aja.


" Bukannya semua pelajaran biasa aja buat kamu ya, Vin." katanya nyingir sambil memandang wajah Kevin yang menurutnya cukup tampan tapi sayang nyatanya kurang dalam pelajaran.


" Ya....memang biasa aja kan, terserah aku dong mau belajar apa. Lagian ini hari pertama belajar masa dibuka dengan matematika" katanya sedikit emosi.


" iya deh iya" Kinara pun mengalah.


Dua jam pelajaran akhirnya selesai, Kinara yang asyik menjelaskan yang menurut Kevin yang awalnya meremehkan kinara karena kemampuan nya ternyata penjelasan nara mudah dimengerti dibandingkan mendengar penjelasan Vidio yang biasa dikirimkan gurunya. Yah selama ini Kevin hanya belajar lewat online dan datang ke sekolah ketika ulangan, itupun di ruangan terpisah khusus untuk dirinya sendiri. Satu hal yang Kevin ketahui melihat seragam sekolah Kinara ternyata mereka satu sekolah. Tapi Kinara tidak mengetahui hal itu. Kevin pun tak peduli karena ia pikir tidak mungkin mereka bertemu ataupun sekelas.


" Baiklah cukup untuk hari ini, kita lanjutkan besok" kata Kinara.


Om pun datang menghampiri Kinara dan Kevin. " Gimana pelajaran hari pertama nih, Oh ya untuk besok Nara akan dijemput Ken ya om yang tadi dan kita akan belajar di lokasi syuting Kevin. Setelah selesai di ruangan istirahat nya. Biar sebentar asalkan tetap belajar."


"(whatt?? ruang istirahat lokasi syuting, yang benar aja nih..).." kata Kinara dalam hati.


" Harus ya om, Kinara kan gak enak nanti ganggu, Kenapa gak di rumah aja om." tanya nya.

__ADS_1


" Soalnya besok habis syuting, Waktu istirahat Kevin hanya 2 jam, 1 jam untuk makan dan istirahat, 1 jam nya lagi buat belajar setelah itu lanjut syuting lagi " jelas om.


"tenang aja besok om Ken kok yang akan jemput dan antar kamu ke ruangan Kevin" jelasnya.


Kinara sebenarnya enggan, karena ia tidak mau bertemu dengan orang-orang di luaran. Apalagi di lokasi syuting dan apalagi ia yang sekarang dengan penampilan cupu nya ini menemui seorang idola. Apa kata dunia ntar. Kinara jadi berpikir yang macam-macam aja.


" Kalo boleh tau syutingnya dimana ya om" tanya Kinara.


Kevin yang sedari tadi memandang kegusaran Kinara di wajahnya, ia juga tidak sengaja melihat tompel hitam yang melekat di pipi kinara sedikit bergeser dari tempat sebelumnya. "(ah....gak mungkin, aku aja kali yang salah lihat posisi tuh tompel besar, pikirnya dalam hati).


" Besok syutingnya di Pantai agak jauh, dan pastinya menginap" sambung Kevin.


" Menginap??tapi....kan gak ada dijelaskan dalam kontrak kalo kita harus nginap om." Tanya Kinara sambil menatap om Kevin.


" Iya Kevin nya nginap, kalo kamu diantar pulang om Ken selesai mengajar. Tapi kalo mau nginap juga boleh, nanti tinggal pesan aja di hotel dekat pantai. Lagian besok Sabtu dan Minggu libur kan? Ken bisa kok minta ijin sama ibu kamu. Yang pasti dapat Bonus pembayaran juga. Tapi yah terserah kamu Nara."


Kinara kehabisan kata-kata dan bingung, ijin ibu. Habislah sudah bisa ketawan ntar. " Hem....gak usah om Nara habis ngajar langsung pulng aja diantar om Ken. "


" Baiklah jika itu mau kamu, yaudah karena Ken udah pulang biar om antar pulang ya? tawar om Kevin.


" Gak usah om Nara naik sepeda Nara aja ya" Bisa berabe kalo sampe ketawan pikir kinara.


" Yang bener nih..." om Kevin masih bertanya kepada Nara.


Kevin yang dari tadi fokus melihat wajah Kinara merasa penasaran dengan posisi tompel Kinara yang menurutnya makin berubah.


Kinara yang merasa ditatap dari tadi merasa gugup. " Ya udah ya om, Nara pulang dulu. Sampai besok Kevin" Nara pun berlalu pergi.


" Ya..." Kata Kevin singkat.


" Terimakasih ya Nara" ucap om Kevin senang.


Kevin tetap merasa ada yang aneh dengan Kinara, ia yang awalnya merasa biasa aja timbul rasa penasaran dalam dirinya ingin tau mengenai Kinara.


..........

__ADS_1


Maaf ya lama up nya, soalnya lagi liburan....selamat membaca, mohon saran dan kritik. Ntar bakalan ada 2lead nya yang suka Nara dengan tulus, dia seorang aktor dan idola juga yang gak kalah tampan dengan Kevin Nara juga bakalan ketemu mantan nya. Ditunggu ya.😘. Terimakasih


__ADS_2