Cinta Sang Artis Idola

Cinta Sang Artis Idola
episode 24 (Rahasia mu, rahasia ku)


__ADS_3

Sampai di sekolah Kevin langsung mencari keberadaan Kinara, ia mencari keberadaan gadisnya itu. Ada sesuatu yang membuatnya senang karena orang pertama yang tahu akan rahasia Kinara adalah dirinya. Ia juga bisa menjadi lebih dekat karena ini.


Saat berjalan melihat sekeliling dia pun melihat gadis yang dicari nya. Kinara baru sampai di sekolah dengan sepedanya. Dia tersenyum menatap gadis itu ternyata masih dengan penyamaran nya dengan sepeda butut nya itu. Dia pun menghampiri Kinara.


" Kinara" sapa Kevin dan Sammy secara bersamaan.


Mereka pun saling menoleh menatap tak suka. Kevin melihat Sammy dengan pandangan seolah berkata lebih baik kamu pergi dari sini, menyingkirkan. Sammy pun mengerti hanya dengan memandang maksud dari tatapan intimidasi dari Kevin tapi ia hanya tersenyum mengejek.


" Ada apa?" jawab Kinara sambil menatap kedua pria yang saling terdiam setelah memanggil nya.


Dari jauh tampak para gadis iri dan tidak suka akan kedekatan gadis cupu menurut mereka dengan Kevin dan Sammy idola mereka.


" Ayo kita ke kelas bersama" ajak Kevin.


" Ayo kita pergi bertiga saja" tawar Sammy sambil tersenyum.


" Saya hanya ingin berdua dengan Kinara ada yang harus saya bicarakan dengannya" Kevin memandang Sammy angkuh.


" Kita pergi bersama saja, memang apa yang mau kamu bicarakan berdua saja" sambil memandang wajah Kevin seakan mengancam Kinara jika tidak mau pergi berdua maka dia akan membuat nya menyesal.


" Sammy maaf, bolehkah saya pergi berdua saja dengan Kevin" Kinara berkata dengan nada menyesal.


" Baiklah tidak masalah, masih ada lain waktu" Sammy pun pergi meninggalkan Kevin dan Kinara dengan wajah kecewa yang tertahan.


Kevin tersenyum menyeringai saat Sammy menatapnya. Ia senang akan kemenangan nya.


" Ada apa? kamu mau apa sebenarnya" dengan nada ketus dan wajah juteknya.


" Bukannya kamu sudah berjanji kemarin" tanya Kinara.

__ADS_1


" Iya kamu tenang saja Nara rahasia mu adalah rahasia ku, makan saya akan melindungi kamu dimana pun kamu berada dan akan tetap di samping kamu selamanya." sambil tersenyum senang.


" Kamu gila, biarlah rahasia ini menjadi rahasia milikku seorang dan saya tidak perlu perlindungan darimu, lebih baik sekarang kamu pergi. Bukankah kelas kita berbeda. Kita sudah sampai kelas dan kelas mu di depan kelasku" kinara pun beranjak pergi meninggalkan kevin yang tersenyum bahagia.


Sampai di kelas dia melihat Sammy yang sedari tadi menatap antara dia dan Kinara. Ia menunjukkan rasa bahagianya karena telah mengalahkan Sammy.


.....


Bel istirahat berbunyi dan Kevin langsung mencari Kinara di taman tempat biasa ia istirahat dan makan disana. Namun ia tidak menemukan Kinara disana. Dia pun duduk sendiri sambil menyantap makanannya.


Sammy yang sedang tidak enak badan menuju UKS sekolah dan saat dia akan berbaring di ranjang ternyata di sebelahnya terdapat Kinara yang sedang terbaring dengan wajah pucat.


" Kamu tidak apa-apa? apa kamu sakit? dimana dokter sekolah kita?" tanya Sammy bertubi-tubi yang terlihat khawatir padanya.


Kinara hanya geleng-geleng kepala melihat Sammy yang tampak khawatir padanya. Ia pun tidak tau dimana dokter sekolah karena waktu dia datang ruangan ini juga sedang kosong.


" Tunggulah saya kembali dan akan membawa dokter UKS ini" Sammy pun berlari keluar ruangan. Ia panik padahal saat itu dia pun sedang tidak enak badan namun rasa itu hilang saat melihat gadis yang disukainya sakit.


" Nara apa yang terjadi padamu? apa kamu sakit" Dia pun melihat sekitar ruangan tidak terdapat petugas UKS. Melihat tidak ada orang. Kevin pun memeriksa Nara dengan memegang keningnya yang terasa panas.


"Ternyata kamu demam, sebentar saya cari kompres dan obat penurun demam. " Kevin pun mencari kompres tempel untuk dewasa dan menempel kan di kening Nara. membantu Nara bangun untuk duduk dan meminumkan obat penurun demam.


" Sekarang kamu bisa istirahat, saya akan menemani di samping kamu" sambil mengelus puncak kepala Nara. Nara hanya tersenyum.


" Terimakasih" ucapnya berat.


" Tidurlah" ucap Kevin yang dibalas anggukan pelan oleh Nara.


Kinara pun tertidur setelah diberikan obat dan kompres oleh Kevin. Tidak lama kemudian datang Sammy membawa petugas UKS namun ia melihat ternyata usaha nya sia-sia karena mendapati Kinara sudah diobati oleh Kevin. Sammy tampak merasa bodoh, ia begitu panik dan meninggalkan Kinara. Harusnya ia melakukan pertolongan pertama dahulu sebelum mencari dokter tersebut.

__ADS_1


" Permisi saya dokter UKS ini, bisakah saya periksa pasien." tanya petugas dokter pria yang tampan kepada kedua idola tersebut yang tampak canggung saling menatap.


" Oh....baiklah, silakan periksa" Kevin pun segera beranjak dari kursi duduknya di samping Kinara.


" Apa yang terjadi? apakah kamu mencari dokter untuk mengobati Kinara dan meninggalkan nya begitu saja?" tanya Kevin sambil menatap Sammy.


" Iya, harusnya saya tidak meninggalkan nya" jawabnya menyesal.


" Kamu sangat pintar dalam belajar tapi sayang dalam praktek dan tindakan kamu kalah dariku" sindir Kevin mengejek Sammy.


Kali ini Sammy merasa kalah telak harusnya dia tidak panik hingga tidak bisa berpikir jernih. Harusnya dia bisa melakukan pertolongan pertama pada Kinara terlebih dahulu. Kali ini ia tersenyum merutuki kebodohannya sendiri.


" Lalu apa yang kamu lakukan disini, bukankah pelajaran olahraga sudah dimulai dari tadi" tanya Kevin.


" Oh saya sedang tidak enak badan" jawabnya santai.


" Sakit kok bisa lari-larian" Sindir Kevin.


Dokter UKS yang melihat perdebatan kedua lelaki tersebut langsung memarahi mereka berdua.


" Sebaiknya kalian masuk kelas dan belajar sana, bukannya malah berkelahi dan ribut disini. Disini tempat orang sakit bukan sehat seperti kalian" Sambil geleng-geleng melihat tingkah keduanya yang menurutnya sedang menyukai gadis yang sakit di depannya ini.


" Hah...saya juga sedang tidak enak badan jadi mau istirahat tadi dok, bukannya tempat tidur di UKS ini ada tiga yah" jawab Kevin.


Sammy segera berbaring di ranjang sebelah kanan Kinara, sedangkan Kevin yang sebal karena kalah cepat terpaksa berbaring di ranjang berseberangan tak jauh dari sana.


" Kalian ini sungguh lucu, dua idola yang memperebutkan seorang gadis cupu, baru kali ini saya melihat selera kalian yang unik" dokter pria tadi pun menuju tempat duduknya setelah memeriksa Kinara. Ia menulis laporan siswa nya yang sakit ditambah dua pria yang membuat nya sakit kepala.


Kevin dan Sammy saling lirik mereka menatap Kinara yang tertidur setelah di obati. Mereka pun tersenyum lega lalu tertidur juga ranjang mereka masing-masing.

__ADS_1


.....


bersambung


__ADS_2