
Kevin memasuki ruangan Acara dan menatap Kinara. Ia merasa tak asing dengan wajah itu walaupun tampak berbeda tp mata itu sama dengan biasa yg ia lihat. Ia berjalan menuju Kinara dan kaget melihat siapa yang berdiri di sampingnya. Ia langsung sopan dan mengucapkan selamat atas acara besar hari ini. Laki-laki itu adalah pengusaha kaya dan itu adalah papahnya Kinara.
" Selamat atas keberhasilan anda pak, saya Kevin" Kevin memperkenalkan diri dengan sopan sambil melirik Kinara.
Kinara berusaha bersikap santai dan mempertahankan diri dari sikap gugupnya. Ia takut penyamaran nya diketahui oleh Kevin ia pura-pura tidak mengenali Kevin.
" iya terima kasih, kamu pasti Kevin sang idola kan? terimakasih atas kehadiran nya silakan nikmati pestanya ya." jawab ayah Kinara dengan sopan.
" baik pak, saya pasti akan menikmati acara ini. kalau saya boleh tau siapa gadis disamping anda ini" tanya Kevin masih memperhatikan dengan seksama." Ia berpikir wajahnya memang mirip tapi tak mungkin itu adalah dia karena di dunia ini paman nya pernah cerita kalo ada tujuh wajah yang sama.
" Oh....ini perkenalkan putri saya....." kalimat ayahnya terpotong karena sang MC memanggil nya untuk memberi kata sambutan.
" maaf saya tinggal dulu ya? ayah Keyra menuju mimbar dan memberikan kata sambutan dan ucapan terimakasih untuk semua undangan. Kevin yang berdiri di sebelah Kinara terus memperhatikan Kinara tapi Kinara pura-pura tidak mengenali dan cuek. Akhirnya setelah Kevin berpikir ia pun mengatakan" ah...gak mungkin gadis ini wanita yang sama, ia begitu berbeda, gadis ini sungguh cantik luar biasa dan penampilan dari atas hingga ke bawah sungguh wah dan mewah."
"(waduh....bisa gila nih, kenapa lagi Kevin gak mau lari dan terus memperhatikan aku)" kata Kinara gelisah dalam hati. Ia mencoba bersikap tenang. Akhirnya Kevin Pergi karena dipanggil seseorang dan ia pun berlalu.
" haahh... akhirnya bisa bernapas lega," Kinara pun ijin dengan papa nya dan keluar mencari angin segar karena bosan dengan suasana didalam. Ia menuju beranda dan tak sengaja bertemu pandang dengan Sammy.
" aduh....kenapa sih hari ini" ia mencoba bersikap santai.
" Hai...." sapa Kinara.
Sammy yang melihat Kinara mendadak bahagia karena bertemu pujaan hatinya. Tapi ia berpura-pura baru pertama kali bertemu kinara.
"Hai ...juga, kamu sendiri an" tanya nya.
" iya...saya sendirian, kamu sedang apa" merasa lega karena Sammy tidak mengenalnya
" saya merasa bosan dan ingin mencari udara segar" Sammy memperhatikan penampilan Kinara yang berbeda dan sangat cantik dan elegan.
" oh...ya perkenalkan saya Sammy" mengulurkan tangan.
" oh....saya Rara panggil saja Rara" sedikit panik dan menyebut nama dari namanya sembarangan.
" kamu cantik" memperhatikan Kinara dan tersenyum.
" yah... terimakasih Sammy" tersenyum canggung dan diam kembali.
__ADS_1
" mau saya ceritakan sebuah cerita lucu" kata Sammy yang merasa sikap keduanya sangat canggung.
" cerita apa??"tanya Kinara penasaran.
" Saya kenal seorang gadis dia sangat sederhana dan polos, dia juga sangat kikuk tapi ia memiliki mata yang indah" sambil menatap Kinara.
" lalu apa yang lucu" memandang Sammy penasaran.
" Saya tau rahasianya tapi ia tak tau mengenai itu" Sammy menjelaskan.
Kinara bingung dengan cerita Sammy
"apa kamu menyukai nya? tanya Kinara.
" Yah... pertemuan pertama saya sudah jatuh hati padanya, sayang ia tak tau apa-apa" menjelaskan dan menatap Kinara.
Tak lama sambil ditiup angin rambut Kinara Sammy membetulkan rambut yang berantakan itu.
" Hem...maaf jika saya tidak sopan" kata Sammy sopan.
"(aduk...kenapa sih, dengan pria ini kenapa ia sangat tampan dan wajahnya begitu dekat, jantung ini rasanya mau copot)" kata kinar dalam hati.
Di dalam ruangan lain Kevin merasa penasaran dan mencari keberadaan gadis tadi yang ia rasa mirip seseorang, ia ingin tau siapa nama nya dan kenapa ia merasa tidak asing. Sambil berjalan dan menyapa orang-orang ia melihat gadis tadi dengan seorang pria. Pria itu Sammy lelaki yang tidak ia sukai.
Kevin lalu menghampiri Sammy dan gdis itu tapi ia bertemu dengan gadis lain yang menyukai Kevin, ia adalah model yang cantik dan seksi yang sudah lama menyukai Kevin.
" Kevin....kamu kemana aja sih, kok dihubungi gak pernah dibaca ataupun dibalas" kata Maya manja.
Kevin berusaha menghindar dan tak suka dengan Maya yang selalu mengejarnya padahal ia tak suka.
" maaf saya sibuk, kamu kan tau jadwal syuting saya padat"
Kevin berusaha menghindar tapi Maya terus merangkul lengan dan bersandar padanya. Ia mulai risih.
" Maaf saya harus ke toilet apa kamu mau ikut perut saya sakit" Kevin menepis tangan Maya dan akhirnya tidak bisa bertemu gadis yang membuat nya penasaran tadi yang tak lain adalah Kinara. Kevin menuju toilet denga tergesa-gesa.
" ah....ak...gadis itu menjengkelkan" ia melihat kaca dan masih teringat dengan wajah Kinara tadi.
__ADS_1
Kinara dan Sammy sudah tidak canggung lagi, ia tertawa mendengar lelucon Sammy dan tanpa sengaja Sammy mendekat.
" Kamu cantik saat tertawa" katanya sambil tersenyum dan itu sangat tampan.
" Wah....setiap gadis yang mendengar pasti langsung jatuh hati mendengar gombalan kamu itu." mencubit lengan Sammy.
" Apakah benar? lalu apakah kamu jatuh hati padaku?" ia tambah dekat tapi tiba-tiba terdengar langkah kaki seseorang yang membuat Kinara salah tingkah dan menjaga jarak.
" ehem...." ayah Kinara memanggil anaknya.
" papah...." kata Kinara malu.
" kamu papa cari kemana-mana ternyata disini" sambil melirik Sammy.
" Malam om... perkenalkan saya Sammy" mengulurkan tangan dan sopan kepada ayah Kinara.
" oh...saya papanya..." kinara memotong perkataan papanya takut ayahnya menyebut namanya.
" Rara Rara pah" kata Kinara panik.
Papanya yang mengetahui maksud anaknya langsung tau.
" saya papanya Rara" menjabat tangan Sammy dan merasa suka dengan sikap Sammy yang sopan.
" Rara saya bawa dulu ya, saya mau memperkenalkan dengan tamu saya" kata ayahnya menarik Kinara.
" iya om" Sammy cukup senang melihat dan berbicara di dengan Kinara. ia tidak menyesal telah hadir di acara ini. Ia melihat Kinara dari jauh dan tersenyum bahagia.
" hah...saya lupa minta nomor handphone" katanya sambil tersenyum menatap Kinara yang sangat cantik bak bidadari.
Dari tepi ruangan sang mantan kaget melihat Kinara yang lama tak dilihatnya, ia melihat Kinara semakin cantik melebihi kekasih yang tak lain adalah teman dekat Kinara dulu. Ia merasa menyesal telah meninggal kan kinara dlu. Gadis kaya dan cantik yang dulu mencintai nya dan akan selalu ada untuknya tapi sekarang ia harus begitu sulit untuk mencapai keberhasilan itu dan harus berbuat hal-hal untuk menggapai itu semua.
Di tepi ruangan lain Kevin memandangi wajah kinara dan masih memperhatikan walau ia berkata dalam hati itu tidak mungkin dan untuk alasan apa gadis kaya pura-pura miskin tapi tetap saja ada rasa gundah di dalam hatinya yang salah.
bersambung
maaf untuk keterlambatan update karena sibuknya dengan pekerjaan
__ADS_1