Cinta Segitiga Di Putih Abu Abu

Cinta Segitiga Di Putih Abu Abu
perjalanan..


__ADS_3

Pagi pun datang, seperti biasa Ayu, dan Sinta sudah siap untuk sarapan, tapi Tiwi masih saja belum siap, karena baru bangun tidur.


Tiwi selalu saja telat bangun, sebenarnya Tiwi adalah orang yang selalu tepat waktu, tapi semenjak dia keluar dari rumah dan memutuskan untuk kos dia jadi agak malas bangun pagi .


"Tiwi,, lama banget sih,, gue duluan aja yah sarapan nya, teriak Sinta dari balik pintu kamar Tiwi..


karena tidak ada jawaban Sinta dan Ayu memutuskan sarapan duluan, tidak lama Tiwi pun keluar.


" Akhirnya lo keluar juga Tiw!!! ucap Ayu melihat ke arah Tiwi


"Emm.. gue kesiangan lagi, jawab Tiwi sambil menuju tempat duduk.


" Emang lo selalu saja kesiangan, tiap hari malah lo telat bangun,, celoteh Sinta sambil mengunyah makanan nya, tapi masih untung sekarang lo bisa sempat sarapan,


"Dulu lo gak pernah telat begini Tiw, lo orang paling mandiri di antara kita, sekarang lo malah jadi paling malas.. lo kenapa Tiw?? tanya Ayu.


" Tau ah,, eh weekend ini kita pulang yu?? ajak Tiwi. gue kangen sama mamah, kakak dan adik gue.. raut wajah nya berubah sedih..


"Sama gue juga kangen.. ucap Sinta


" Kalian sih pada sibuk dengan urusan masing masing, lupa keluarga gak pernah ngabarin mereka, kaya gue dong selalu tlponan sama mamah.. ucap Ayu bangga..


"Huh dasar lo yang anak mamah,, ucap Tiwi


" Udah ah berangkat sekarang yuk.. ajak Sinta,


"Bukanya lo mau di jemput pacar lo yah , tanya Tiwi sinis


" Gak jadi, gue milih bareng kalian aja, ayo cepat nanti kesiangan, ajak Sinta sambil buru buru keluar rumah dan di ikuti oleh kedua sahabat nya.

__ADS_1


Mereka akhirnya meninggalkan rumah, dan berangkat ke sekolah..


di sekolah mereka sudah di sambut oleh para pangeran mereka,, Doni, Rama, dan Tama sudah menunggu kedatangan mereka di depan gerbang.


"Selamat pagi beb,, ucap Doni menyambut kedatangan Ayu..


" Pagi juga,,, sayang...


begitupun dengan Sinta yang langsung menyapa Rama, Tapi Tiwi dan Tama hanya senyum sapa biasa...


mereka menuju kelas masing masing yang di antar oleh para pangeran nya,, tak lama bel masuk berbunyi, Doni dan kawan kawan nya meninggalkan kelas Tiwi, Ayu, dan Sinta, dan langsung menuju kelasnya sendiri..


Karena Doni, Rama, dan Tama sudah mau ujian , di sekolah sudah menyelenggarakan pemilihan osis baru, dan Akan menyerahkan tanggung jawab sepenuhnya pada Osis baru..


Istirahat yang di nanti pun tiba,, seperti biasa Ayu, dan sahabat nya ke kantin, tapi Doni dan kawan kawannya langsung ke aula untuk acara serah terima jabatan..


"tumben mereka gak nongol, ucap Tiwi yang belum tau acara mereka.


"Apaan sih lo,, siapa yang kangen,, gue cuma nanya aja, biasanya kan mereka tak pernah absen.. ucap Tiwi


" Lo gak tau yah, kalou hari ini bebeb gue lagi ada acara serah terima jabatan Osis baru, jawab Ayu


"Iya, emang Tama gak ngasih tau lo? tanya Sinta


" oh pantesan aja, gak lah kan gue bukan siapa siapa nya dia.. ucap Tiwi malas.


emang Tiwi belum merasa tertarik pada Tama


"Tiw, kenapa lo gak jadian aja sama Rama, tanya Ayu..

__ADS_1


" iya Tiw, sepertinya Tama suka deh sama lo, sambung Sinta..


"Ya gue gak suka sama Tama, dan belum mau aja,, ucap Tiwi santai..


" Tama kan baik orangnya, perhatian lagi, kenapa gak lo coba dulu.. ucap Sinta


"Tau ah,, hati gue belum nyangkut kali,, hhe ucap nya sambil cengengesan ..


Tiwi emang orang nya tipikal susah jatuh cinta, tapi sekalinya suka sama seseorang pasti di kejar sampai dapat..


Akhirnya mereka kembali ke kelas dan melanjutkan pelajaran, hari hari mereka lalui dengan senyuman canda tawa mereka,, gak terasa baru saja mereka masuk sekolah, sekarang udah mau libur lagi, dan rencana Tiwi dan Sinta yang mau pulang kampung sudah di ketahui Rama.


Ayu yang gak ikut serta pulang kampung menghabiskan waktunya dengan belajar dan jalan jalan dengan Doni.. Sinta yang mengajak Rama mengunjungi mamah nya bersedia mengantarkan, sekalian dengan Tiwi. mereka berangkat bersama.


sebenarnya, Tama mau mengantarkan Tiwi pulang kampung, tapi Tiwi menolaknya, dia gak mau kalo terus terusan bergantung pada Tama, takutnya Tama semakin naruh harapan pada Tiwi, dan Tiwi lebih memilih ikut Sinta dan Rama saja.


Singkat cerita, mereka sampai di kampung halaman mereka, disana Rama mengantarkan dulu Tiwi ke rumah nya, lalu menuju rumah Sinta..


Tiwi yang langsung di sambut hangat oleh keluarganya, langsung bercengkrama.. begitupun dengan Sinta yang sudah di sambut oleh mamah dan papah nya..


pantas saja, mereka baru kali ini pulang kampung setelah memutuskan untuk hidup mandiri, jauh dari orang terkasih nya.


Tak terasa waktu pun berlalu, tiba saat nya mereka untuk kembali ke kota, berat rasanya mereka meninggalkan keluarga, karena mereka masih sangat rindu, tapi mau tidak mau mereka harus pergi lagi..


Di perjalanan pulang mereka asik menceritakan masa masa mereka dulu, Rama yang hanya senyum senyum mendengarkan cerita Sinta dan Tiwi , tapi bukanya pokos memperhatikan Sinta, tapi Rama malah asik melirik lirik ke arah belakang, yaitu Tiwi..


Rama yang semakin hari semakin tak menentu dengan hati nya, tak tau harus berbuat apa, karena Rama sadar Tiwi adalah sahabat pacar nya, sementara itu Sinta tertidur di dalam mobil, dan Tiwi asik memainkan hp nya, suasana menjadi sunyi dan canggung bagi Rama. dia gak tau harus berbuat apa..


.. mohon maaf, bila ada yang gak suka sama alur ceritanya,,

__ADS_1


tapi tetap minta dukungannya yahh..


__ADS_2