
Singkat cerita, mereka semua pulang ke kos mereka, sedangkan Doni dan Rama pulang ke rumah masing masing, di perjalanan menuju pulang Doni merasa masih penasaran pada sahabatnya itu, dan ingin mendengar nya langsung dari nya. Tak banyak bertele tele, Doni langsung bertanya pada Rama, soal tadi perlakuannya pada Tiwi.
"Bro,, lo baik baik aja kan? " tanya Doni mengawali percakapan mereka.
"Ya baik dong, malahan sangat, sangat, baik. "jawab Rama cengengesan. " emang kenapa ? ada yang aneh yah sama gue? " tanya Rama balik.
"Yah, gue lihat tadi lo sama Tiwi, lo suka sama si Tiwi? " tanya Doni
" Emang lo lihat apa sih bro,? " malah balik nanya.
"Tadi lo pegang tangan Tiwi erat, padahal masih ada Sinta, lo gila yah Ram? " tanya Doni
"Emang lo tadi lihat? gawat nih, jangan bilang bilang sama Sinta yah? " jawab Rama kaget.
"Sejak kapan lo suka sama Tiwi? bukan nya lo udah punya Sinta, jangan serakah lo Ram, inget lo bakal nyakitin hati Sinta, dan bisa ngerusak persahabatan mereka kalo Sinta sampai tau, jangan macam macam lo yah " ucap Doni sambil menasehati sahabat nya itu.
"Maka dari itu Don, lo jangan bilang Sinta, apalagi Ayu, nanti Ayu bisa bilang sama Sinta, gue juga masih bingung sebenarnya. gue ini suka atau hanya sekedar pelarian di saat gue bosan aja ".jawab Rama
" Gila lo kalo sampai Tiwi jadi pelarian kebosanan lo aja, lagi pula Ayu sudah tau semua nya, tadi dia juga lihat kelakuan lo kok, hanya Sinta yang masih belum tau, siap siap aja lo. mereka bakal perang "ucap Doni menegaskan.
" Apa,,, Ayu tau??? sejak kapan??? gawat dong, bilangin sama Ayu , jangan sampai dia bocor ke Sinta yah, tolongin gue Don, gue masih berusaha yakinin hati gue. entar gue sendiri yang akan jujur kalo gue udah yakin, gue janji " ucap Rama memelas.
"Ok, gue dan Ayu akan berusaha tutup mulut, asal kan lo secepat nya selesaikan masalah ini. " ucap Doni.
"Makasih yah bro, lo emang sahabat paling baik gue deh, eh tapi Tama juga jangan sampai tau yah, gue gak enak kalo Tama tau, secara kan dia juga suka sama Tiwi. " ucap nya kembali
__ADS_1
"Tuh kan lo juga merasa gak enak sama Tama, apalagi Sinta dan Tiwi, awas yah lo kalo sampai masalah ini berlarut, gue gak akan maafin lo".tegas Doni.
" Siap pak komandan, laksanakan. " ucap nya sambil memberi hormat pada Doni dan cengengesan.
Dono dan Rama pun berpisah, dan menuju rumah masing masing. Sedangkan di kosan para cewe, mereka sedang bersiap untuk tidur, tapi seperti biasa, mereka berbagi cerita dahulu (Curhat) .
Sinta masuk ke kamar Ayu, dan mulai menceritakan kegelisahan hati nya.
"Tok tok tok... cekrek,,, "
"Udah tidur?? " ucap nya di balik pintu.
"Belum, masuk aja " jawab Ayu
"Kenapa lo, masih kangen yah sama gue " ucap Ayu
"Ih dasar,, bukan gitu, gue mau cerita nih sama lo, lo belum mau tidur kan? " tanya Sinta.
"Tumben lo mau cerita sama gue, emang nya kenapa? ayo ngomong aja " tanya Ayu
" Gini Ay,, sebenarnya gue ngerasa ada yang aneh deh sama Tiwi, apa lagi saat kita jalan bareng sama Rama, gue rasa mereka ada sesuatu, atau itu hanya perasaan gue aja yah? " ucap Sinta galau, mulai curiga.
Deg, hati Ayu mulai gelisah, ceritain gak yah,, tapi gue masih bingung, batin nya.
"Aneh gimana? " tanya Ayu pura pura tidak tau.
__ADS_1
"Ya, aneh aja, perasaan gue kayak nya mereka saling suka deh, " jawab Sinta.
"Ah itu mungkin itu cuma perasaan lo aja kali mana mungkin mereka berhianat, apalagi kan Tiwi sahabat kita, jadi gak mungkin lah " jawab Ayu mencoba meyakinkan Sinta.
"Iya.mungkin aja kali yah ini cuma perasaan gue aja,Semoga aja gitu ". ucap Sinta sambil rebahan.
" Lo jangan mikir yang enggak enggak yah, apalagi curiga sama sahabat sendiri, dan belum ada bukti juga, jadi lo tenang aja, mending lo tidur deh, jangan sampai besok yang bangun kesiangan malah lo lagi. " ucap Ayu.
"Ya deh, gue balik ke kamar dulu yah, lo juga tidur jangan pacaran, hhee... " ucap Sinta.
"Pacaran apanya, gue gak pernah pacaran malam malam kok. " jawab Ayu.
"Eh jangan sampai Tiwi tau yah cerita gue tadi, gue gak enak sama dia, nanti dia marah lagi sama gue, tau sendiri kan kalo dia udah marah gimana, " ucap Sinta.
"Ok, sip, jangan khawatir aman kok gue tutup rapat " jawab Ayu sambil memperlihatkan bibirnya dan di sentuh dengan kedua jari nya.
"Ya udah deh, gue keluar yah. " ucap Sinta.
Akhirnya Sinta meninggalkan kamar Ayu, dan menuju kamarnya bersiap untuk tidur, begitu pun dengan Ayu, dia pun sudah mulai memejamkan kedua matanya, menuju alam mimpi indah nya.
Sedangkan, Tiwi di kamar nya masih asik dengan hp nya, dan sedang ngobrol dengan seseorang di balik hp nya itu.
Masih nex yah... penasaran kan Tiwi ngobrol sama siapa, nantikan yah di cerita berikutnya, dan jangan lupa like, komen, dan vote yah. Biar bisa up tiap hari...
Happy reading kawan...
__ADS_1