Cinta Segitiga Di Putih Abu Abu

Cinta Segitiga Di Putih Abu Abu
kecurigaan Tama


__ADS_3

Setelah mereka selesai, Tiwi pamit untuk ke toilet sebentar, dan tidak lama dari ijinnya Tiwi ke toilet, tiba tiba saja Rama juga ijin untuk ke toilet, padahal Sinta tau betul kalou Rama mau menyusul sahabatnya itu, tapi Sinta tidak menaruh curiga sama sekali pada Rama dan masih bersikap sama.


Sedangkan di dalam toilet wanita, Tiwi sedang mencuci tangan nya dan merapihkan kembali riasannya, setelah di kiranya selesai Tiwi langsung keluar, dan di kejutkan dengan tangan seseorang yang tiba tiba saja menarik tangannya ke arah lain.


"Rama??? " ucap Tiwi yang terkejut karena tangan nya di tarik begitu saja


"Apa kamu kencan sama Tama?? " tanya Rama tanpa basa basi


"Tidak, aku hanya menemaninya jalan jalan itu saja" jawab Tiwi


"Bohong... kalou kamu tidak kencan, kenapa sikapmu berubah pada ku, dan lebih terlihat akrab dengan Tama?? " kesal Rama


"Emang dari awal aku akrab dengan Tama, justru lebih dulu dengan Tama sebelum aku dengan mu, jangan berlebihan deh" ucap Tiwi yang tak kesal.


"Berlebihan,, ?? apa menurut mu aku berlebihan?? kamu gak sadar dengan sikap ku yang seperti ini?? " tanya Rama


"Ya, kamu berlebihan, aku tau kamu cemburu, tapi kamu juga harus berpikir bahwa hubungan kita belum sejauh itu " tegas Tiwi


"Apa maksud mu?? " bingung


"Hubungan kita hanya sebatas saling mengagumi saja, bahkan kamu juga yang belum bisa menentukan pilihan mu sendiri, aku tau, aku hadir di antara kalian, aku mencintai kekasih sahabat ku sendiri, dan mengabaikan perasaan lelaki yang begitu tulus menyayangi ku, dan sekarang aku baru sadar itu " jelas Tiwi


"Jadi perasaan mu sekarang sudah berubah begitu?? " tanya Rama yang masih merasa gak habis pikir dengan ucapan Tiwi


"Iya, dan sekarang aku yang mundur dari kisah cinta kalian, maaf karena sudah hadir di tengah tengah kalian, aku tidak mau lebih dalam ikut menyakiti hati sahabat ku sendiri, dan aku juga tidak mau tersakiti melihat kamu dengan sahabat ku, jadi lebih baik sekarang kita akhiri sebelum semua nya terlambat " ucap Tiwi panjang lebar

__ADS_1


Rama yang mendengar penjelasan dari Tiwi hanya diam saja tidak menjawab nya, hanya di balas dengan senyuman getir di bibir nya.


Tiwi yang meninggalkan Rama, langsung kembali bergabung dengan Tama dan Sinta.


"Maaf aku membuat kalian menunggu lama " ucap Tiwi sambil duduk kembali


"Gak papa, santai saja, apa kamu melihat Rama?" Tama


"T, tidak,, memang nya kemana dia?? " ucap Tiwi sambil melihat ke arah Sinta


"gue kira Rama nyamperin lo ke toilet " seru Sinta dengan ketus


"Tadi Rama juga sama minta ijin ke toilet" jawab Tama


"Eh iya Tiwi, apa lo gak ngerasa aneh yah sama Rama?? kayak nya dia suka sama lo deh " ucap Sinta yang sengaja ingin memancing Tiwi


"Apa maksud lo, kok lo langsung nanya gitu sama gue,? jangan becanda Ta " tanya Tiwi


"Ya gue cuma nanya pendapat lo aja sih, lagian sikap Rama selalu berubah kalou lihat lo, meskipun dia lagi sama gue " jelas Sinta


Tiwi yang mendengar kejelasan dari sahabat nya itu hanya terdiam dan memaksa kan tersenyum, sedangkan Tama yang juga menaruh curiga pada setiap perkataan Sinta langsung ikutan bertanya pada Tiwi.


"Gue juga ngerasa kagak gitu deh Tiw, apa benar yah dengan ucapan Sinta barusan? " ucap Tama


"Lo apa apaan sih, kok ngikut aneh kayak Sinta, lagian kamu Ta, kenapa lo bicara begitu, apa lo udah gak cinta lagi sama Rama? " jelas, dan tanya Tiwi

__ADS_1


"Gue hanya merasa saja sih Tiwi, soalnya, bukan hari ini saja gue lihat tatapan Rama yang begitu dalam saat melihat mu " jelas Sinta


"Udah Sinta jangan bilang kayak gitu, lagian mana mungkin, Rama kan sayang sama lo" sela Tama mencoba menenangkan Sinta agar tidak lebih bertanya lagi pada Tiwi


"iyadeh maaf yah Tiwi.. " ucap Sinta


"Emmm" jawab Tiwi sambil tersenyum manis pada Sinta


"Lagian kemana juga tuh anak, ketoilet lama banget, tidur kali yah dia di toilet " ucap Tama yang celingukan mencari sosok Rama ke arah toilet.


"Mending lo susul Tam, udah malam banget kita harus pulang " ucap Sinta


"Ok, kalian tunggu sebentar yah, gue cari dia dulu " ucap Tama sambil meninggalkan mereka.


Tiwi dan Sinta sama sama terdiam, Sinta yang masih merasa kesal pada Tiwi karena kecurigaannya yang hadir sebagai orang ketiga diantara mereka, sedangkan, Tiwi yang diam karena merasa bersalah nya pada sahabat nya.


Tapi Tiwi juga sudah sangat lega, karena dia bisa secepat ini untuk memilih meninggalkan Rama.


Sementara, di dalam toilet pria, Tama yang membuka satu persatu pintu, tidak menemukan Rama, dia merasa sangat aneh dengan sikap sahabatnya itu, dan Tama langsung berpikir tentang apa yang tadi d bicarakan sama Sinta.


"Apa disini hanya gue yang tidak tau sesuatu di antara mereka??? " gumam nya dalam hati sambil menyandarkan diri nya ke dinding toilet.


"Ada apa ini, apa yang terjadi di antara mereka sebenarnya, kenapa hanya gue yang merasa tidak tau apa apa selama ini, gue harus cari tau sebelum gue berangkat ke Amerika" gumamnya.


...

__ADS_1


__ADS_2