
Mereka pergi ke sebuah mall terbesar di kota z, karena ini baru pertama kali nya mereka pergi berduaan saja, mereka ingin merasakan sensasi dan suasana yang berbeda.
Maklum saja, dari awal mereka pacaran mereka selalu pergi rame rame bersama sahabatnya, dan kali ini mereka bisa benar benar pergi berduaan saja.
Setibanya di mall, Rama memarkirkan dulu mobilnya dan langsung masuk ke dalam.
"Sekarang apa rencana kita? " tanya Rama
"Kalau nonton giman? " ucap Sinta.
"Ini masih terlalu pagi sayang, gimana kalau kita cari makan dulu? " tanya Rama
"Ok " jawab Sinta.
Mereka pergi mencari tempat makan yang tidak terlalu banyak orang, karena hari ini hari minggu jadi pengunjung mall sedikit rame.
setelah menemukan tempat makan yang cocok,mereka berdua duduk di dekat jendela dan langsung memilih menu makanan, Sinta memesan satu jus lemon dan spageti, sedangkan Rama memesan cola dan Burger. karena ini masih terbilang masih di jam sarapan jadi mereka tidak memesan makanan berat.
Sambil menunggu makanan mereka datang, mereka berbincang sambil melepas rasa rindu mereka, maklum lah satu pekan tidak bertemu dan jarang sekali komunikasi, karena Rama sibuk dengan ujian akhirnya.
"Gimana liburan kamu, apa menyenangkan? " tanya Rama
"Yah sangat menyenangkan " jawab Sinta
__ADS_1
"Sukur lah, saking menyenangkannya kamu sampai lupa buat kasih aku kabar " ucap Rama
"Bukan begitu sayang, aku gak mau ganggu waktu belajar kamu, nanti bisa bisa bukannya belajar kamu malah pacaran deh, gimana ujiannya lancar?? "
"Ah seharusnya kan kamu nyemangatin aku, bukannya malah ngediamin aku tanpa kabar " ucap Rama
"Loh kok gitu sih, kenapa jiga kamu gak pernah kasih aku kabar ayo?? " tanya Sinta balik.
"Ya karna aku gak mau ganggu waktu kamu sama orangtua kamu sayang " ucap Rama.
"Huh dasar yah kamu ini ada aja alasnya" kata Sinta
"Tapi kamu kangen kan sama aku? " tanya Rama..
"Loh tadi ngapain peluk peluk segala kalau gak kangen? "
"Yah.. .. pengen aja " jawab Sinta sambil tersenyum manis.
Akhirnya makana mereka datang juga, mereka pun menikmati makanan dengan saling menukar dan menyuapi satu sama lain, mereka sangat bahagia, dan mampu melupakan sakit hati Sinta, begitupun juga dengan Rama, ia lupa akan cintanya pada Tiwi.
perasaan Rama sebenarnya belum menentu, dia merasakan cinta nya besar pada Sinta saat mereka bersama, dan melupakan cintanya pada Tiwi. Sedangkan ketika mereka jalan bereng Cinta Rama seolah tumbuh lebih besar ketika melihat sengum manis Tiwi dan kecerian yang dia miliki seolah olah tidak ada beban sedikit pun di hati nya.
Untuk saat ini, Rama masih belum memutuskan hati nya akan berlabuh pada siapa, yang ada di hati nya saat ini hanya ingin membahagiakan mereka berdua tanpa menyakitinya. sungguh perasaan yang egois sekali, tapi mungkin suatu saat nanti hati nya bisa memilih di antara mereka berdua.
__ADS_1
Setelah selesai makan, mereka meninggalkan restoran tersebut dan langsung menuju bioskop, karena waktu sudah menunjukan pukul 12.
mereka memilih film romantis, dan membeli dua tiket, tak lupa juga mereka membawa cemilan.
Mereka pun memasuki ruangan , tampak banyak sekali pengunjung hari ini dan kursi mulai penuh dengan pemilik no kursi masing masing, sedangkan Rama dan Sinta kebagian kursi paling belakang, dan mereka pun langsung duduk menunggu film di putar.
Tak lama setelah itu lampu bioskop akhirnya mati, dan film diputar. film romantis itu banyak sekali adegan-adegan yang memperlihatkan hubungan 21+ , Sinta yang merasa ini baru pertama kali nya ia nonton film seperti ini, bersama Rama pula.
Sesekali Sinta menutupi matanya dengan kedua tangan saat adegan itu di perlihatkan, Rama yang melihat tingkah Sinta hanya tersenyum dan langsung menurunkan tangan yang menutupi wajah kekasih nya itu., dan di genggam erat oleh nya.
"Jangan di tutupi, lihat aja, gak papa kok " ucap Rama berbisik.
Sinta hanya tersenyum mendengar bisikan Rama. dan memberanikan diri melihat adegan tersebut.
Rasa takut dan ngeri membuat Sinta gak nyaman melihat nya, karena dia berpikir belum saat nya dia melihat adegan seperti itu. Rama yang merasakan tingkah aneh pada Sinta langsung berbisik kembali.
"Gak papa sayang, ini hanya sebuah film, kita juga sudah cukup usia kok untuk menonton nya, dan akan lebih terbiasa " ucap nya
kaget dengan ucapan Rama, dia menoleh ke arah Rama, dan tanpa di sengaja bibirnya mengenai bibir Rama yang masih ada di samping nya, sontak dia pun terkejut dan merasa asing, Rama yang merasakan hangatnya bibir Sinta tak membuang kesempatan itu, dia malah memperdalam ciumannya, Sinta hanya bisa menerimanya, karena itu adalah ciuman pertamanya dan belum paham cara memainkan kan nya.
✧༺♥༻✧
Sampai sini dulu yah, besok besok di sambung lagi.. makasihh.
__ADS_1