
Tiwi berada di dalam kelas, di susul dengan ke datangan Sinta, mata Sinta terlihat sangat sembab, karena dari tadi di terus terusan menangis, sedangkan mata Tiwi tidak terlalu terlihat sembab, dia langsung mencuci muka nya dan memolesnya sedikit dengan riasan.
Tidak ingin Sinta terlalu curiga pada nya, Tiwi langsung mendekat dan memeluk Sinta erat.
"Jangan sedih terus dong, gue jadi ikutan sedih nih" ucap Tiwi
"Gue masih gak percaya dengan apa yang di lakukan Rama, tapi gue harus cari bukti Tiw, biar Rama ngaku" ucap Tiwi nangis lagi.
"Udah jangan nangis, nanti kita cari bukti sama sama yah, gue pasti bantu lo kok" jawab Tiwi berpura pura tegar, padahal hati nya juga sakit.
Setelah merasa lebih tenang Sinta tersenyum ke arah Tiwi dan langsung memeluk nya lagi.
Dalam hati Sinta tau kalou sahabat nya itu hanya pura pura.
__ADS_1
"Kita lihat saja Tiwi, sampai kapan lo bisa bertahan tanpa memberitahu gue, gue yakin lo ada main sama Rama, tapi untuk saat ini gue masih belum bisa bongkar kelakuan lo Tiwi, lo emang jahat Tiw kejam, berani sekali lo lakuin ini ke gue " batin Sinta yang memeluk erat Tiwi.
Sedangkan di kantin, Ayu menceritakan kejadian temannya kepada Doni, dan untungnya saja Tama lagi ke toilet.
"Yang tau gak sih, kalou Sinta sudah mulai curiga sama kelakuan Rama, dan mungkin juga dia tau kalou Tiwi ikut terlibat" ucap Ayu
"Masa sih,, pantesan aja tadi Sinta datang ke kelas nyamperin Rama, aku kira mereka hanya ingin berdua aja " Jawab Doni.
"Tenang aja sayang, kita bersikap biasa aja dulu, kita lihat sejauh apa mereka bertindak, aku yakin mereka bisa ngatasinnya, toh mereka juga udah pada dewasa, pasti ada jalan terbaik untuk mereka" Ucap Doni menenangkan hati Ayu.
"iya deh, aku lihat dulu seberapa jauh mereka bisa bermain main " jawab Ayu tersenyum maksa.
Bel tanda masuk pun berbunyi , semua siswa/i berhamburan meninggalkan kantin dan masuk ke dalam kelasnya masing masing.
__ADS_1
Ayu yang sedang mendapati dua sahabatnya sedang bercanda ria merasa sangat senang, dia yakin mereka baik baik saja . Ayu langsung ikut bergabung dengan sahabat nya itu dan guru pun juga sudah siap memulai proses belajar kembali.
Waktu belajar telah usai, mereka semua sorak menyambut bel yang berbunyi, tapi guru mengumumkan kalou kita akan segera mengadakan ulangan akhir semester dan akan libur dulu sementara karena kelas tiga bakal ujian akhir.
Setelah selesai mengumumkan guru langsung berlalu pergi, sedangkan murid murid bersiap untuk pulang.
Di perjalanan pulang mereka kembali ceria lagi seperti biasa,
Gak terasa waktu mereka tinggal bersama sudah mau hampir satu tahun jauh dari keluarga, tapi mereka senang karena bisa belajar mandiri, meskipun banyak cobaan yang menimpa pada mereka.
Sesampai nya di rumah, mereka semua melepas lelah , mereka mulai merencanakan liburan kali ini, mereka bakalan pulang ke kota masing masing di mana orang tua mereka tinggal, dan mereka juga sudah tidak sabar menanti hari itu.
Maaf yah hari ini part nya cuma sedikit dari biasnya... besok di lanjut lagi deh dengan yang agak lebih panjang lagi. Selamat membaca...
__ADS_1