Cinta Segitiga Di Putih Abu Abu

Cinta Segitiga Di Putih Abu Abu
season2 bab3


__ADS_3

"Gaun ?? " Tiwi merasa kaget dan tak mengerti dengan ucapan Tama tentang gaun tersebut.


"Ya gaun ,kenapa?? bukannya kamu membutuhkan gaun yang cantik untuk acara makan malam kita" ucap Tama


"Aku benar benar gak ngerti ,lalu sepatu ini apa maksudnya??" tanya Tiwi tak kalah terkejutnya


"Aku ingin kamu tampil begitu cantik di hadapan orang tua ku ,aku ingin orang tua ku bangga akan pilihanku sendiri ." jawab Tama.


"wahh ,aku semakin tidak mengerti dengan ucapan mu,bukannya kita hanya makan malam saja ? kenapa berlebihan seperti ini " ucap Tiwi yang begitu tak mengerti dengan semua ini.


"Udah nanti aku jelasin setelah kita selesai dengan belanjaan kita " ucap Tama


"Ok baiklah ,tapi janji yah kamu harus menjelaskan semua nya ,jangan buat aku bingung seperti ini.


"emz,," Tama hanya menjawabnya singkat sambil menggandeng Tiwi keluar dari dalam toko.


Mereka melanjutkan jalan jalan mereka mengelilingi mall tersebut tanpa lelah ,tak terasa waktu begitu cepat berlalu,mereka mampir kesebuah rumah makan yang ada di sana untuk mengisi perut mereka ..


Setelah sampai di tempat makan ,mereka langsung memilih tempat duduk di dekat jendela yang menghadap langsung ke arah jalan perkotaan,yang menunjukan pemandangan kota di sore hari begitu rame dan padat dengan lalu lalang nya kendaraan yang hendak pulang ke tempat mereka beristirahat.


Setelah menemukan meja yang pas ,mereka memesan makanan ,dan menunggu makanan mereka datang .

__ADS_1


"pemandangan sore hari begitu indah,meskipun terlihat begitu padat " ucap Tiwi sambil memandangi jalanan di hadapannya.


"Ya begitu lah ,apa kamu senang hari ini ??" tanya Tama .


"Tentu saja aku senang ,apalagi selalu dengan mu " jawab Tiwi.


"Benarkah ??"


"Yah ...aku benar benar menyukainya dan sangat senang sekali ,aku bahagia bisa berjumpa lagi dengan mu setelah sekian lama LDR" jelas Tiwi


Tak lama makanan mereka datang,dan mereka memutuskan untuk menikmati makanan mereka terlebih dahulu sebelum melanjutkan pembicaraan mereka.


Mereka benar benar menikmati makanan mereka ,sambil sesekali saling mencuri pandang dan saling tersenyum satu sama lain nya.


dia ingin mengungkapkan perasaannya saat ini,dan tujuan nya mengajak Tiwi bertemu dengan orang tua nya .


"Tiw..apa selama ini hatimu masih tertutup rapat untuk ku ??" Tama bertanya langsung tentang perasaan Tiwi.


"Maksudnya ?" jawab Tiwi


"Apa selama kita menjalin komunikasi selama tiga tahun terakhir ini hatimu masih sama seperti dulu pada ku ?hanya sebatas sahabat saja?" jelas Tama

__ADS_1


"Aku tidak tau ?" jawab Tiwi singkat ,sebenarnya dia juga agak bingung dengan hati nya sendiri ,apa dia sudah menyukai tama atau masih menganggap nya sahabat ,entahlah ,tapi yang jelas Tiwi begitu nyaman di dekat Tama meski selama ini mereka hanya berhubungan lewat telpon saja ,itupun tanpa sahabat nya sendiri tau ,kalau selama ini Tama dan Tiwi selalu komunikasi .


"Aku ingin mengajakmu makan malam dengan kedua orang tua ku sekaligus ingin memperkenalkan kamu sebagai calon pendampingku kelak " ucap Tama.


Tiwi hanya diam terpaku dengan perkataan Tama,dia tidak menyangka dengan ucapan Tama yang begitu serius ingin mengenalkan nya sebagai calon pendamping,mungkin lebih tepatnya lagi calon istri bukan calon pacar.


"Tiwi ,,kenapa kami kok malah bengong kayak gitu ?" pertanyaan Tama menghancurkan lamunan Tiwi.


"Apa kamu serius dengan ucapan mu?" tanya Tiwi yang masih belum percaya atas perkataan Tama


"Yah ,aku ingin hubungan kita lebih serius ,aku hanya mencintai kamu dari dulu,tidak ada satu perempuan pun yang aku sayangi selain kamu.bahkan selama ini aku sudah di jodohkan oleh orang tua ku ,tapi aku menolaknya ,aku hanya ingin kamu yang mendampingi ku ,maka dari itu,aku menyiapkan semuanya untuk makan malam ini ,aku ingin kamu jadi wanita tercantik di mata kedua orang tua ku ,dan merestui hubungan kita .Aku menolak perjodohan itu ,tapi syaratnya aku harus punya pengganti ,atau calon ku sendiri ,apa kamu bersedia jadi calon istri ku ??" jelas Tama pada Tiwi .dia tidak ingin menunda lagi untuk meyakinkan Tiwi tentang perasaanya selama ini,bahkan selama mereka masih duduk di bangku SMA .


Tiwi hanya duduk terdiam ,mencoba mencerna setiap perkataan dari Tama ,ya memang selama ini Tama selalu saja menyatakan perasaan nya sewaktu masih di As,tapi Tiwi tidak sama sekali menganggapnya serius.


Mereka berjanji ingin fokus mengejar pendidikan ,dan sebelum sukses mereka tidak akan terikat dalam sebuah hubungan serius,itu janji Tiwi pada sahabatnya setelah kejadian tiga tahun yang lalu .


#flash back on .


satu tahun setelah keberangkatan Doni dan tama ke as ,mereka benar benar los kontek dengan Tiwi and the gang ,tapi Tama tak tahan dengan semua itu ,Tama merasa sangat merindukan Tiwi ,meskipun banyak teman wanita yang mendekatinya tapi Tama tetap merindukan Tiwi . Setelah mencari tau tentang keadaan Tiwi di Indonesia Tama langsung mendapat no ponsel Tiwi yang baru dari salah satu teman suruhannya di indo ,dan seketika itu Tama langsung menghubungi Tiwi meski dia tidak yakin ,Tiwi akan mengingatnya ..


bersambung ...

__ADS_1


tinggalkan jejak ya kawan kawan semua ...


__ADS_2