Cinta Segitiga Di Putih Abu Abu

Cinta Segitiga Di Putih Abu Abu
Bersenang senang.


__ADS_3

Hati Tiwi menangis seakan tak percaya dengan kata kata Tama, dia yang selama ini ada di saat dirinya senang atau sedih, dan selalu setia mendengar ceritanya,meskipun dia selalu menolaknya, tapi tidak memadamkan semangat untuk terus bisa meyakinkan hati nya.


Dan sekarang, disaat Tama berpamitan kepadanya, hati nya benar benar tak bisa di bendung, rasa sakit terus saja menghampiri diri nya. padahal ini kesempatan yang bagus agar Tama bisa melupakan diri nya.


Beberapa menit termenung dengan segala pemikirannya, Tiwi di kagetkan dengan pelukan dari Tama.


"Makasih sudah mau jadi teman dan mengisi kekosongan hati ku selama ini, jaga diri mu baik baik, jangan sampai kamu terluka,apalagi hati mu, semoga orang baik yang bisa merebut hati mu" ucap Tama sambil memeluk Tiwi.


Tak terasa air mata nya lolos begitu saja ketika mendengar ucapan dari Tama, dia seakan tak percaya dengan ucapan Tama yang begitu amat menyakiti hati nya. membuat dia semakin merasa bersalah.


"Sama sama, Tam, maaf selama ini gue selalu saja jutek terhadap lo, semoga cita cita lo tercapai, dan jangan lupakan gue yah. " jawab Tiwi sambil memaksakan tersenyum meskipun hatinya terasa sakit.


"Lo gak sedih gue pergi?? " tanya Tama sambil melepas pelukannya, dan menatap intent mata Tiwi


"Emzz,, gak lah, lo kan bukan siapa-siapa gue ngapain gue sedih, malahan gue seneng lo pergi, jadi gak ada yang gangguin gue lagi dong " jawab Tiwi yang jutek menahan air matanya agar tak terlihat oleh Tama.


"Ok baik lah,, cukup sampai sini perpisahannya, sekarang lo temenin gue jalan jalan, ayo ikut gue" Tama bangkit dari duduk nya dan langsung menarik tangan Tiwi.


"Ehh... kenapa di tarik tarik kayak gini sih, lo mau ajak gue kemana?? gue kan masih pengen di sini" teriak Tiwi tapi tak di dengar oleh Tama yang terus menarik tangan Tiwi.

__ADS_1


Sesampainya di parkiran, Tiwi langsung masuk ke dalam mobil Tama, dan Tama langsung melajukan mobilnya ke arah mall yang tak jauh dari taman kota. Tak butuh waktu lama mereka akhirnya sampai di tempat tujuan..


"Loh kok kita ke mall sih?? " ucap Tiwi bingung.


"Yah kita jalan jalan disini aja, sekalian ada yang mau gue beli " jawab Tama


Dengan wajah cemberut nya Tiwi langsung keluar dari mobil dan mengikuti Tama dari belakang, Tama yang melihat Tiwi tak semangat langsung menarik tangan Tiwi dan menggandeng nya.


"Begini kan lebih baik " ucap Tama tersenyum pada Tiwi


"Apaan sih malu tau, nanti di kira gue pacar lo lagi , kan kasihan penggemar gue pada kecewa" ucap Tiwi dengan gaya bercandanya.


Mereka berjalan bergandengan seperti pasangan kekasih, Tiwi yang tidak keberatan dengan sikap Tama hanya menerimanya dengan pasrah, karena ini adalah hari terakhir mereka bisa bersama, karena lusa Tama sudah berangkat ke amerika.


Sementara itu disebuah restoran mewah di sebuah mall, terlihat pasangan yang sedang di mabuk cinta, Ayu dan Doni, mereka sedang asik makan sambil suap suapan, Ayu yang belum tau rencana Doni yang mau kuliah di luar negeri masih sangat menikmati waktu kebersamaannya dengan Doni, begitupun juga Doni yang masih belum ngasih tau rencana dia kuliah di luar negeri, karena masih takut membuat Ayu bersedih, padahal dalam waktu dekat ini Doni akan segera berangkat untuk mengurus study nya itu.


Mereka masih menikmati waktu mereka bersama, sampai tak terasa waktu begitu cepat berlalu, dan ini saat nya untuk Doni berani mengatakan yang sebenarnya pada Ayu.


Setelah selesai makan, Doni mengajak Ayu ke sebuah taman disekitar mall, karena waktu sudah menunjukan sore hari hari, maka keadaan taman jadi makin indah dan cantik dengan hiasan dan lampu lampu di sekitar taman.

__ADS_1


Ayu sangat takjub melihat pemandangan taman yang begitu indah, dan ia langsung memeluk Doni.


"Makasih sudah mengajak aku ke tempat yang indah ini" bisik Ayu dalam pelukan Doni


"Sama sama sayang " sambil mengelus punggung Ayu.


Mereka berdua menikmati suasana sore taman , dan mengajak Ayu untuk duduk, karena ada yang ingin Doni sampaikan.


"Duduk dulu sayang " ucap Doni sambil menepuk bangku di sebelahnya.


Ayu berjalan dan langsung duduk di sebelah Doni.


"Apa kamu senang?? " tanya Doni.


"Emzz, ini pertama kalinya aku kesini, dan sangat indah " jawab Ayu yang tak henti melepas pandangan dari sekitar taman.


"Sukur lah kalo kamu senang, aku juga ikut senang " ucap Doni sambil merangkul bahu Ayu.


Mereka terdiam, tanpa ada yang berbicara sama sekali, meraka asik memperhatikan sekitar mereka, membuat Doni jadi ragu untuk ngasih tau tujuannya..

__ADS_1


__ADS_2