
Tak terasa mereka sudah mau memasuki kelas XI lagi, sedangkan Doni beserta kawan kawannya sudah mau meninggalkan SMA tersebut dan menuju ke bangku kuliah.
Pagi ini pagi yang sangat indah, Tiwi, Ayu dan Sinta sedang bersiap untuk pulang ke kota asal mereka, karena hari ini libur, dan kelas XII sedang melangsungkan ujian akhirnya.
Mereka sebelum nya sudah memberitahukan pada Doni, Rama dan Tama kalou hari ini mereka mau pulang, dan mungkin mereka akan satu pekan di sana.
Setelah selesai beres beres mereka langsung memesan taksi online, karena jarak dari kota z ke kota mereka hanya membutuhkan waktu dua jam saja.
Mereka berangkat bersama menggunakan taksi yang sudah mereka pesan tadi. Di dalam taksi mereka hanya sibuk dengan ponsel mereka masing masing dan tidak saling bicara.
Dua jam perjalanan telah mereka tempuh, akhirnya mereka bisa melepas rindu mereka bersama keluarga selama satu pekan penuh, dan rencana mereka akan tetep di rumah bersama keluarga sampai libur selesai.
Sementara itu di sekolah, Doni dan kawan kawan nya sudah siap untuk melaksanakan ujian, sambil menunggu waktu ujian berlangsung mereka saling sapa terlebih dahulu..
"Hai bro, gimana nih sudah siap untuk tempur? " tanya Rama
"Pastinya dong, gue kan udah belajar semalaman, dan pastinya sudah siap banget" Jawab Tama
"Tentu, gue juga sudah siap banget, gue gak sabar pengen cepat lulus dan bisa kuliah di universitas ternama" jawab Doni
"Emang lo mau kuliah di mana bro? " tanya Tama
"Gue sudah ngajuin beasiswa untuk bisa pergi ke Universitas Harvard bro " jawab Doni bangga
"Wihh hebat banget lo, apa Ayu tau? " tanya Rama
__ADS_1
"Belum, setelah gue di terima gue pasti bikang ke Ayu" ucap nya
"Kalou gak di izinin gimana? " kali ini Tama yang tanya
"Ya mungkin mau tidak mau gue harus ngorbankan cinta gue demi cita cita gue, toh nanti juga kalou jodoh gak bakalan kemana " jelas Doni
"Hebat lo, lo emang tegas dan tetep dengan pendirian lo Don" sahut Rama
"Tentu dong, kita sebagai laki kaki harus bisa tegas dalam mengambil keputusan, lo juga harus gitu Ram, jangan sampai melukai mereka" tegas Doni
"Maksudnya melukai mereka apa nih, kok gue ketinggalan berita kayak gini sih? " tanya Tama
Belum sempat di jawab , bel masuk dan tandanya ujian di mulai pun berbunyi, Tama yang masih penasaran dengan ucapan Doni dengan berat hati menunggu jawaban nya nanti setelah selesai ujian.
60 menit pun berlalu, semua siswa bersorak menandakan senangnya sudah bisa menyelesaikan ujian pertama mereka, dan langsung meninggalkan tempat nya masing masing.
"Pertanyaan gue tadi belom lo jawab, gue masih penasaran nih??? " ucap Tama dengan nada memohon.
"Apaan sih lo, mau tau aja urusan orang " jawab Rama
"Apa jangan jangan lo selingkuh ya Ram?? " tiba tiba Tama menebak nya.
"Sembarangan lo yah, jangan asal bicara lo" jawab Rama sambil menjitak kepala Tama
"Sakit tau, kalou lo gak selingkuh arti dari mereka apa ayo? " ucap Tama kembali.
__ADS_1
Doni hanya tersenyum melihat kelakuan kedua temannya tersebut.
"Udah pokus belajar jangan mikirin yang enggak enggak, pikirin juga tuh universitas mana yang mau lo masukin" jelas Rama yang gak tega kalou sampai dia cerita ke Tama soal hubungannya selama ini.
Karena hanya Tama dan Sinta yang belum tau pasti tentang hubungan Rama, sinta dan Tiwi, karena Rama gak ingin Tama sakit hati kalou dia tau hubungan perselingkuhan nya dengan Tiwi selama ini.
Mereka pulang ke rumah masing masing, karena ujian baru satu hari dan masih tinggal tiga hari lagi mereka menunda waktu hangout mereka.
Sementara di kediaman Ayu, mamah nya senang banget bisa berjumpa dengan Anak satu satu nya itu.
"Mamah senang sekali sayang kamu pulang, kenapa gak ngabarin mamah kan mamah bisa jemput kamu " ucap mamah nya Ayu.
"Iya mah Ayu juga senang kok bisa pulang dan kumpul bateng sama mamah dan papa, Ayu kangen banget,,, Ayu gak mau repotin mamah dan sekalian mau kasih kejutan " jelas Ayu yang asik bergelayut di pangkuan sang mamah.
"Masa untuk anak sendiri mamah di repotin sih, ada ada aja kamu tuh Ay, gimana sekolah nya Seru gak? " tanya sang mamah
"Ya begitulah mah,, " jawab Ayu sambil cengengesan.
"Begitu giman? udah punya pacar belum nih? " tanya sang mamah penasaran.
"Apaan sih mah,, tau ah? " Ayu menjawab dengan malu malu.
"Eh kok malu malu begitu sih, cerita dong sama mamah, siapa yang sudah berani ngisi hati anak mamah ini" ucap mamah nya.
Sementara Ayu dan mamah nya asik bercerita dan saling melepas rindu, di kediaman Sinta pun juga sama, Sinta melepas rindu dengan mamah dan papah nya sambil bercerita tentang sekolah dan kehidupan Sinta di sana.
__ADS_1
Tak kalah seru lagi dengan kejadian di rumah Tiwi, Tiwi yang senang bisa berkumpul dengan mamah papah kakak dan adiknya itu makin rame, Tiwi juga mengajak adik nya nanti kalou libur sekolah untuk datang berkunjung ke kota z dan akan membawa adik nya jalan jalan di sana.