Cinta Segitiga Di Putih Abu Abu

Cinta Segitiga Di Putih Abu Abu
season 2 bab 2


__ADS_3

Di dalam mall Tiwi mengajak prianya itu untuk masuk ke dalam toko tas ,disana Tiwi asik memilih milih tas yang dikira cocok dengan kantong nya,maklum lah Tiwi sedikit perhitungan dalam hal membeli barang,ia tidak mau kalou sampai uang hasil kerja skerasnya habis hanya untuk membeli satu barang.


"kamu cari tas yang kayak gimana sih Tiwi ? dari tadi tas tas cantik itu hanya di sentuh saja ,kesal karena Tiwi masih belum memilih tas nya


"bentar dong ,harganya belum ada yang cocok nih,emang sih semuanya pada cantik cantik,tapi sayang gak pas sama kantong ku."


"Ya elah kamu dari tadi bingung sama harga tas nya ,kenapa gak pilih aja satu yang kamu suka nanti aku yang bayarin deh ,walaupun aku hanya karyawan tapi tabunganku cukup kok untuk beliin kamu tas "ucap Tama


"Gak ah Tam ,aku gak ingin kamu bayarin,aku juga masih punya uang buat beli tas ,tapi gak mahal mahal " jawab Tiwi sambil tersenyum


"Kenapa gak mau aku bayarin? itung itung hadiah atau oleh oleh yang belum sempat aku kasih ke kamu " tanya Tama


"pokoknya enggak ,aku beli sendiri aja,kita cari di tempat lain aja yuk " ajak Tiwi sambil keluar dalam toko tas tersebut tanpa membelinya dan masuk ke dalam toko berikutnya.


Setelah berputar putar cukup lama ,akhirnya Tiwi mendapatkan tas yang ia kira cocok.


"Ah ,,akhirnya ,aku menemukan mu ,gimana bagus kan ??" ucap Tiwi sambil memperlihat kan tas tersebut pada Tama .


"Emm,bagus ,cantik ,sama kaya kamu " goda Tama

__ADS_1


"Ist ,,kamu bisa aja deh ,meskipun marganya murah tapi tidak terlihat murahan kan,ayo aku bayar dulu "


Setelah selesai membayar tas,mereka kembali masuk ke toko sepatu ,kali ini Tama yang mengajak Tiwi membeli sepatu,dia ingin membelikan Tiwi sepatu yang indah untuk ia pakai ke acara makan malam bersama kedua orang tua nya.


Ya rencana nya ,besok malam kedua orang tua Tama ingin mengadakan makan malam keluarga ,acara tersebut di tujukan sebagai bentuk rasa syukur mereka atas keberhasilan Tama dalam meraih pendidikan,dan kembalinya Tama ke tanah air,serta bisa mulai bekerja di perusahaan ayahnya ,meskipun dia bekerja di mulai dari menjadi karyawan biasa terlebih dahulu ,karena ayah Tama tidak ingin anaknya menjadi anak yang sukses tanpa kerja keras dari nol.


Tama sudah membicarakan ini pada Tiwi ,dan Tiwi setuju untuk ikut makan malam bersama keluarga Tama,meski ada penolakan terlebih dahulu dari Tiwi ,karena Tiwi rasa belum pantas ikut makan malam bersama keluarga Tama,karena hubungan mereka masih sebatas teman tapi mesra,tapi berkat bujukan dari Tama ,Tiwi akhirnya mau untuk ikut.


Sesampainya di dalam toko sepatu ,Tama langsung memanggil pelayan toko dan menyuruhnya untuk mengambilkan sepatu atau pun sandal dengan ukuran kaki Tiwi .


"Mba ,tolong ambilkan saya beberapa sepatu dan sandal wanita dengan ukuran kaki 38"


"Iya baik tuan ,silahkan anda tunggu dulu di sana ,saya akan Segera mengambilkannya untuk anda " kata pelayan toko sambil menunjuk kursi tunggu di samping meja kasir


"Kenapa sih kok nyuruh pelayan ,kan kita bisa cari sendiri ." ucap Tiwi sedikit kesal


"Buat apa ada pelayan di toko ini kalau kita harus mencari nya sendiri ,terus pekerjaan mereka apa ? mereka itu di bayar di sini untuk melayani pembeli dengan baik" jawab Tama


Tiwi hanya bisa mendengus kasar tanpa menjawab nya.

__ADS_1


"udah jangan di tekuk kaya gitu wajahnya ,nanti cantik nya hilang lho ."goda Tama.


Setelah beberapa menit menunggu ,akhirnya pelayan tadi datang dengan membawa berbagai model sepatu dan sandal dengan ukuran yang tadi di sebutkan oleh Tama.


Tama mulai mencoba memilihkan sepatu beserta sandal dengan memakaikannya satu persatu pada kaki Tiwi .Tiwi sedikit agak gak enak atas perlakuan dari Tama .


"Udah biar aku saja yang coba ,kamu duduk aja dan lihat yah " ucap Tiwi sambil mengambil sepatu dari tangan Tama.


"Kamu aja yang duduk ,biar aku yang pilihin spesial buat tuan putri Tiwi ." ucap Tama


"Tapi tam,aku gak enak kamu perlakukan seperti ini,malu di lihat banyak orang " cicit Tiwi


"Biarin ,mereka melihat kita,toh kita gak punya salah apa apa pada mereka ,mereka hanya iri aja " ucap Tama.


"Terserah kamu aja deh ,emang berdebat dengan kamu gak pernah mau ngalah."


"Perpect,,cocok untuk kamu dan gaun yang nanti akan kamu pakai" ucap Tama


"Aku ambil yang ini aja ,langsung bungkus yah dan ini sekalian di bayar aja " ucap Tama sambil menyodorkan kartu miliknya.

__ADS_1


" apa gaun ??? "


bersambung...


__ADS_2