Cinta Segitiga Di Putih Abu Abu

Cinta Segitiga Di Putih Abu Abu
Kepulangan Sinta


__ADS_3

Tak terasa perjalan Sinta dari kota asalnya ke kota z kini telah usai, Sinta sudah berada tepat di depan rumah kos mereka, sambil membawa barang barang milik nya Sinta mendekati pintu dan langsung masuk ke dalam rumah tersebut.


Dia langsung menghempaskan tubuhnya di atas sopa sambil sesekali menarik nafas nya. Ada rasa sakit yang bersarang dalam hati nya, saat Sinta membayangkan tatapan Rama pada nya dan pada sahabatnya.


Tak berselang lama, sinta masuk ke dalam kamarnya, ia segera membersihkan diri dan merapihkan barang bawaan nya. Setelah selesai Sinta keluar dan membuat segelas susu hangat untuk diri nya.


Waktu semakin larut, dia masuk dalam kamarnya dan memainkan ponsel milik nya, sesekali ia ingin sekali menelpon Rama, karena semenjak ia berangkat dan tiba di kota z tak ada kabar sama sekali dari Rama, ini semakin menguatkan rasa curiga Sinta terhadapnya, bahwa Cinta Rama sudah pindah ke lain hati.


Dengan rasa ragu Sinta memencet tombol di ponselnya dan langsung tersambung pada Rama.


Selang beberapa detik akhirnya terdengar suara Rama dari ujung telpon tersebut.


"Halo sayang " jawab Rama


"Yah halo, kamu lagi ngapain? apa aku ganggu? " tanya Sinta


"Aku lagi maen game dengan Tama, maaf sayang aku gak ngasih kabar ke kamu seharian ini, kamu sudah sampai? jam berapa kamu sampai sayang? " tanya Rama kembali.


Sesaat pertanyaan dari Rama membuat hati Sinta luluh dan menepis semua tuduhan yang ada di hati nya.


"Ya gak papa sayang, aku sudah sampai dari tadi, nyampe sekitar jam 12 kurang lebih". jawab Sinta


" Oh sukur lah kalau udah sampe dengan selamat, gimana besok jadi gak jalan jalan? kamu mau aku jemput jam berapa?"


"Jadi lah, ada hal penting yang ingin aku bicarakan pada mu,, kamu jemput aku jam 9 aja yah aku tunggu" jawab Sinta

__ADS_1


"Ok sayang " Jawab Rama singkat


"Kalau gitu aku tutup yah, kamu lanjut lagu dengan Tama, dah sayang sampai ketemu besok " ucap Sinta sambil memutus telpon nya.


Rasa rindu nya sedikit terobati tat kala mendengar suara sang pujaan hati, meskipun masih ada yang mengganjal di dalam hati nya saat ini.


Setalah memutus sambungan telpon dengan Rama, Sinta ingin sekali masuk ke dalam kamar Tiwi, yah untuk sekedar cari informasi tentang Rama dan Tiwi, tapi dia ragu dan merasa sangat gak sopan dia masuk ke dalam kamar milik Tiwi di saat sang penghuni tidak ada di tempat.


Akhirnya dia mengurungkan niatnya, dan menghempaskan tubuh nya dia atas kasur milik nya. sesaat setelah itu ia pun tertidur dengan sendirinya.


Sedangkan di kota sana Tiwi juga merasakan kegelisahan yang teramat dalam, dia takut Kalou Sinta sampai masuk ke dalam kamarnya dan menemukan coretan coretan kecil yang ia buat untuk menumpahkan isi hati dan kegalauan nya selama ini, ia berpikir kenapa gak bareng saja tadi pulang dengan Sinta. karena selama ini Tiwi selalu menumpahkan isi hati nya tehadap Rama dan kegalauan nya harus tentang nasib persahabatannya, dengan coretan-coretan kecil di nota pribadi milik nya.


Ingin rasanya ia menelpon sahabatnya itu, untuk memastikan kalau Sinta baik baik saja dan tidak melakukan penggeledahan ke dalam kamar nya. karena waktu sudah sangat malam, dan mungkin Sinta sudah tertidur ia mengurungkan niatnya, dan lebih memilih besok pagi saja, dan sekarang dia mulai merasakan ngantuk dan tertidur.


Sinta langsung menggeser tombol hijau di ponselnya dan langsung tersambung dengan Tiwi.


"Iya halo Tiw, ada apa? " jawab Sinta biasa aja


"Iya Ta, kamu kemarin nyampe jam berapa? " tanya nya basa basi.


"Aku tiba sekitar pukul 12 , emangnya kenapa? " tanya Sinta


"Enggak cuma mastiin aja, kenapa kok balik duluan sih bukan nya bareng lagi hari ini? " tanya Tiwi


" Aku ada kencan sama Rama, nih juga aku lagi nungguin dia jemput, ucap Sinta

__ADS_1


"Oh rupanya begitu yah, ok deh semoga kencannya menyenangkan yah " kata Tiwi


"Makasih, kamu jadi gak balik hari ini? bareng sama si Ayu kan?? " tanya Sinta


"Iya jadi, mungkin nanti agak siangan aku berangkat sama Ayu. " jawab Tiwi


"Ok, udah dulu yah, Rama udah sampai, nanti kalau sudah sampai jangan lupa hubungin aku lagi yah, dah " Sinta langsung menutup telponnya dan berjalan mendekati Rama.


Dengan raut bahagia, Sinta langsung memeluk Rama.


"Aku kangen kamu " ucap Sinta dalam pelukan Rama


"Sama aku juga, kok mendadak jadi manja gini sih? " ucap Rama sambil memandang wajah Sinta.


"Emang nya manja sama pacar sendiri gak boleh? " ucap Sinta sedikit kesal.


"Bukan begitu sayang, jarang jarang kamu mau meluk aku duluan" kata Rama


"Jadi gak nih jalan nya? " tanya Sinta sedikit cemberut


"Jadi dong, tapi senyum dulu " pinta Rama


Setelah itu Rama membukakan pintu mobil nya dan mempersilahkan Sinta masuk.


Sementara hati Tiwi merasakan sedikit sakit dan sedikit senang, dia merasa senang kalau di antara Sinta dan Rama tidak terjadi apa apa, sedangkan rasa sakit nya dia merasa cemburu saat mendengar kabar kalau mereka akan pergi berkencan, tapi dia sedikit menahan nya dan tau diri, bahwa dia hanya lah orang ke tiga di antara mereka.

__ADS_1


__ADS_2