
Mariana masuk rumah sakit, dokter yang memeriksa mariana mengatakan bahwa mariana kena serangan jantung, dirinya tidak boleh terlalu tertekan,stres dan terkejut. Daniel yang mendengar itu membuatnya sangat bersalah mama nya begini 4s serangan jantung, dirinya tidak boleh terlalu stresss ." ucap papa jerry.
"Daniel papa mohon kali ini kamu ikotin saja apa mau mama kamu, papa yakin itu terbaik buat kamu." sambung papa jerry.
"Tapi pah, Daniel tidak kenal wanita itu." ucap Daniel.
"Papa yakin kamu bisa, kamu Liat gadis itu dia cepet sekali tahu apa yang di ajari mama kamu tentang kamu." ucap papa jerry.
"Daniel akan pikirkan lagi pah." ucap Daniel lalu pergi meninggalkan papa dan mama nya di rumah sakit.
Daniel pergi ke sebuah danau buatan yang ada di pinggir kota itu duduk sendiri lalu menghubungi sahabatnya Rudi serta asistennya sekaligus sahabat mereka juga Yudi.
"Yud...kamu juga disuruh kesini.?" ucap rudi.
"Ya..." ucap yudi singkat emang dirimya jarang berbicara kalau tidak penting.
" Kenapa kamu panggil kami kesini.? kayak kamu lagi ada masalah besar ya.?" ucap Rudi yang sambil duduk di sebelah Daniel, dan yudi juga ikot duduk di sebelah Daniel bagian kanan, Rudi kiri.
"Nyokap nyuru aku nikah, sama pembantu." ucap Daniel.
__ADS_1
"What...apa aku tidak salah denger.?" ucap Rudi yang sangat terkejut...Sementara Yudi santai saja.
" Gue baru liat dia hari ini...Dia bilang kalau dia pelayan gantiin si embo yang nyiapin pakaian dan keperluan gue." ucap Daniel.
"Tambah tidak mengerti saja." ucap Rudi.
"Aku saja tidak mengerti apalagi kalian." ucap Daniel.
"Yud...Apa kamu mengerti." ucap Rudi bertanya pada Yudi yang dari tadi diam saja.
Yudi menaiki pundaknya seakan jawabannya juga tidak tau...Lalu Rudi balik tanya bagaimana kesimpulannya tentang masalah Daniel, baru Yudi menjawab pendapatnya tentang cerita Daniel.
" Jadi maksud kamu, Tante mariana memang ingin menikahi Daniel dengannya...lalu menyuruh wanita itu menjadi pembantu pribadi Daniel." ucap Rudi.
"Iya..." jawab Yudi.
Daniel hanya diam, ternyata mama nya sudah memilihkan calon istri untuknya... Gadis miskin yang tidak selevel dengan dirinya pikir Daniel, ya emang bila di banding Nilam gadis ini lebih baik. Nilam memang wanita trendi, modis dan sebagainya gaya Nilam memang gadis yang tergolong kalangan atas.
"Jadi bagaimana apa kamu setuju.?" ucap Rudi pada Daniel.
__ADS_1
" Aku juga tidak tahu, aku masih mencintai Nilam jandanya saja aku masi mau." ucap Daniel.
"Hei bro sadar...Aku playboy tapi aku tidak mau secound." ucap Rudi.
"Lebih baik kamu terima saja, pernikahan ini ." ucap Yudi.
"Tapi aku sudah tidak bisa memilih, karena mama kena serangan jantung, memang aku akan menerima pernikahan ini bila Nilam sudah janda mungkin aku akan ceraikan gadis ini juga." ucap Daniel.
"Kamu gila Niel...Kamu korbankan dia untuk ikot permainan kamu dan mama kamu." ucap Rudi.
"Aku yakin gadis ini sudah tahu apa rencana mama, dan dia setujuh gadis ini matre aku yakin dan lebih licik." ucap Daniel.
"Teserah kamu saja, tapi aku yakin dia gadis yang baik sehingga mama kamu memaksanya menjadi istri kamu." ucap Rudi.
"Dia hanya mau uang aku saja." ucap Daniel.
"Sama dengan Nilam, maksud kamu.?" ucap Yudi.
"Jangan di samakan dengan Nilam." ucap Daniel.
__ADS_1
Bersambung.....