
Tia pergi mencari pekerjaan kesana kemari, tapi tidak dapat sementara cuaca makin panas di siang hari... Tia putus asa akhirnya sambil jalan pulang Tia sambil bertanya-tanya di toko restoran perkantoran siapa taunada yang ingin menerima dirinya.
Tia tidak tahu kalau kantor yang dia masukin adalah kantor Suami dan mertuanya, Dirinya melamar kerjaan sebagai OG.. Tapi saat Tia menuju HRD dirinya bertemu mertuanya tuan Jerry..
"Tia..." ucap Tuan jerry memegang pundak Tia.
"Papa, sedang apa papa disini.?" ucap Tia.
"Ini kantor papa." ucap tuan jerry.
"Kalau gitu maaf emba saya tidak jadi." ucap Tia lalu pamit keluar pada tuan Jerry.
"Tia tunggu papa." ucap tuan jerry mengejar Tia.
"Maaf kan Tia pah, Tia tidak tahu kalau ini kantor papa." ucap Tia.
"Sudah tidak apa-apa, tapi kalau kamu mau papa bisa bantu." ucap Tuan jerry.
"Tidak pah biar Tia cari di Toko atau di Cafe saja karena menurut Tia kalau di kantor nanti bisa ketemu papa dan Daniel, nanti kalian yang akan malu." ucap Tia.
"Tia... Untuk apa kamu bekerja.?" ucap Tuan jerry.
__ADS_1
"Tia hanya tidak mau merepotkan keluarga papa yang sudah membantu Tia selama ini, Tia hanya ingin membiayai sekolah adik Tia pah." ucap Tia menjelaskan pada Tuan Jerry dan tuan jerry mengerti akhirnya.
Akhirnya Tia pamit untuk pulang... Tuan jerry kasian melihat Tia yang tapi dia bangga pada Tia ternyata Tia tidak seperti gadis lain yang menghincar harta. Saat di halte Bus Tia bertemu dengan Herry sahabatnya yang lama.
"Tia... Mau kemana.?" tanya herry.
"Herry ya.? aku mau cari kerja tapi kayaknya jam sudah jam 3 aku mau pulang saja." ucap Tia.
"Kamu benar mau kerja.?" ucap herry.
"Iya aku hanya bisa kerja dari pagi jam 9 sampai jam 4 sore saja." ucap Tia.
"Sudah, nanti aku akan hubungin kamu aku antar kamu balik.?" ucap herry.
"Tidak usah aku bisa sendiri her... Maaf ya." ucap Tia.
Sudah berapa kali hari ini iya mengucapkan kata maaf dan menerima kata maaf... Rasanya capek sekali Tia tidak sanggup lagi kenapa semenjak menikah hidupnya lebih berat bebannya dia juga tidak bisa melamar kerja dibperkantoran karena tidak mungkin bilaa nanti ketemu lagi sama ayah mertua dan suaminya.
Tia pun sampai rumah, nyonya mariana ibu mertuanya itu menyambutnya. Tia menaruh tas lalu pergi ke dapur membantu para pelayan membuat desret.
"Tia istirahatlah sayang, kamunpasti capek seharian ini." ucap mariana.
__ADS_1
"Tidak mama." ucap Tia.
"Bagaimana kerjaan kamu sudah dapat.?" tanya mariana.
"Belom mah, tapi tadi Tia ketemu temen lama Tia dia mau bantu Tia cari kerjaan." ucap Tia.
"Cowok.?" tanya mariana.
"Iya mah, Herry mah." ucap Tia.
Nyonya Mariana hanya diam dan menganggukan kepalanya... Entah apa yang dipikirkan mertuanya itu Tia hanya diam dan melanjutkan pekerjaannya selesai membuat pudding Tia naik ke atas untuk mandi dan menyiapkan keperluan Daniel sebelom balik kerja.
Selesai makan malam, dan berbincang dengan kedua orang tuanya sementara Tia di dapur membaantu para pelayan mencuci piring dan bersih-bersih.
"Nona kenapa nona masih mau melakukan ini." ucap pelayan berna erni..
Tia hanya senyum saja pada emba erni yang lebih tua darinya dua tahun itu..
**BERSAMBUNG...
TERIMAKASIH**...
__ADS_1