
Daniel merasa sedih dan kesal melihat Nilam mantan kekasihnya yang memamerkan kemesraannya di media sosial milik Nilam...Sementara Nilan sudah menghapus semua foto kenangan dengan Daniel...
"Hei bro napa kamu harus kesal.?" ucap Yudi..
"Gimana dia tidak kesal Ratu nya lagi sama pengeran yang bisa dia porotin uangnya." ucap Rudi.
"Jadi kamu kesini hanya ingin menunjukan aku ini saja.?" ucap Daneil pada Rudi.
"Ya karena gue mau lo sadar kalau dia sudah bahagia, lo harus tunjukin itu." ucap Rudi.
"Yang penting lo belom pernah pakai dia kan.?" ucap Yudi.
"Maksud lo...?" ucap daniel.
"Sorry waktu itu gue hapus pesan dia ke lo pas lo lagi metting, dia ngajaki. berhubungan suami istri dengannya dan gue balas menolak hubungan kayak gitu dia kesal sepertinya." ucap yudi.
" Wah hebat gue sama lo Yud.." ucap Rudi.
" Ya gue kan juga punya adek seandainnya adek gue bagaimana.?" ucap Yudi.
__ADS_1
"Benar si kata lo gue juga biar gunta ganti cewek gak sampai berhubungan suami istri, karena gue mau itu seumur hidup gue lakuin sama istri gue." ucap Rudi yang play boy.
"Ck...gue pikir lo sudah gak perjaka lagi.?" ucap Daniel...
"Wetsss...Jangan salah bro saya perjaka perlu bukti.?" ucap Rudi.
"Bagaimana buktiinnya.?" ucap Yudi.
Hahahahahaha...Daniel dan Rudi ketawa terbahak- bahak dengan ucapan Yudi.
Selesainyanya acara pemakaman Bunda Lia ibu kandungnya Tia...Nyonya Mariana dan Tuan Jerry pulang ketumah mereka, sesampainya di rumah tuan Jerry terus bertanya pada istrinya itu siapa Shintia, darimana dirinya bisa kenal Tia.
"Ma...papa serius siapa Shintia, kenapa mama bilang dia calon mantu kita.? apa Daniel sudah bisa move on dari Nilam.?" ucap tuan Jerry.
"Jadi maksud mama wanita itu mau mama kenalkan pada Daniel putra kita.?" ucap tuan Jerry.
"Iya papa pintar sekali, kan pasti itu nenek lampir akan mengundang Daniel ke pernikahannya jadi mama mau Daniel datang dengannya, biar cewek itu tau bahwa Daniel sudah punya calon." ucap nyonya mariana.
"Apa Daniel setuju ma.?" ucao tuan jerry.
__ADS_1
"Daniel harus setuju kali ini." ucap mariana.
"Teserah mama, papa tidak mau ikot-ikotan ya ma." ucap jerry mengangkat tangannya tanda menyerah.
...******...
Keesokan paginya Shintia datang kerumah Mariana atas perintah Mariana kemaren saat di pemakaman...
"Maaf Nona anda mencari siapa.?" tanya satpam pada Tia yang di antar Jimmi adiknya pakai sepeda motor miliknya warisan dari ayah mereka.
"Saya Shintia pak, saya mau cari Tante mariana beliau menyuruh saya untuk datang kesini." ucap Tia.
" Tunggu saya tanya dulu..." satpam itu lalu ke pos mengambil telepon yang terpasang di tembok yang terhubung ke dalam rumah besar.
"Iya pak Tono..." ucap pelayan yang mengangkat di dapur.
"Embo ini ada orang nyari nyonya seorang perempuan." ucap pak tono satpam di rumah Daniel.
"Shintia ya pak.? suru aja masuk kata nyonya." ucap embo yang menjawab telepon pak tono.
__ADS_1
Akhirnya Shintia dibpersilakan masuk setelah dapat izin dari dalam rumah...Jimmi pulang setelah mengantar kakaknya kerumah nyonya mariana.
"Hallo sayang selamat datang di rumah saya." sambut tante mariana saat Shintia yang di depan teras rumahnya itu.