Cinta Seorang Istri

Cinta Seorang Istri
Daniel bingung #2


__ADS_3

Tugas si embo...Emang apa tugas si embo.? ucap Daniel dalam hatinya. Daniel yang mengusap kepalanya dan membuang napasnya kasar...


"Oke nona...Tapi tas ini tidak usah kamu bawa." ucap Daniel.


"Baiklah Tuan...Saya juga sudah siapkan air untuk anda mandi." ucap Tia.


Ahh...Apalagi yang gadis ini ucapkan Daniel semakin bingung sementara mama nya hanya ketawa saja.


"Ck...Oke makasih." ucap Daniel lalu pergi naik kekamarnya.


Tapi tidak sampai disitu saja Daniel juga bingung kenapa baju sudah tersedia juga baju ganti untuknya...Apa yang wanita ini kerjakan, pasti ini ulah mama oooh tidak mama menyediakan aku seorang baby sister.


"Kayaknya aku akan buat perhitungan dengan mama." ucap Daniel pelan dan berkata sendiri. Setelah memakia baju yang di pakai Tia Daneil turun, ya selera tia bagus juga memilihkan Daniel baju.


Dimeja makan Tia langsung menyendokan nasi dan lauk di piring Daniel, belom sempat Daniel menolak Tia sudah meletakan sayur dan lauk yang Daniel suka. Sedikit bingung kenapa Tia tau semua apa


mamanya yang memberitahu semua ini.


"Terimakasih." ucap Daniel yang menerima piring pemberian Tia.

__ADS_1


"Sama-sama tuan ini sudah tugas saya." ucap Tia dan ikot duduk bersama di meja makan atas perintah Mama mariana.


"Ma selesai makan daniel mau bicara sama mama." ucap daniel, sementara papa jery hanya ketawa saja.


Selesai makan Daniel dan tante Mariana pergi ke ruang kerja, sementara Tia merapikan meja makan lalu mencuci piring ya sudah di tegah sama om jerry tapi Tia tetap lakukan, karena ini tugasnya juga dirinya disini buka jadi nona muda dirumah ini.


"Tidak apa-apa tuan saya kan juga pelayan disini." ucap Tia.


"Ya sudah terimakasih." ucap Tuan jerry lalu pergi keruang keluarga.


Sementara Daniel dan Mariana di ruang kerja.


"Dia bekerja disini dan mama lagi melatihnya biar sudah tiba dia akan terbiasa." ucap mariana.


"Melatihnya...Lalu kenapa dia menyiapkan barang aku dan sebagainya, seperti seorang istri saja ma.?" ucap Daniel.


"Ya betul mama lagi melatihnya untuk menjadi istri kamu kelak." ucap marian yang membuat Daniel marah sekali.


"Ma...Daniel bisa memilih calon istri snediri ma." ucap daniel emosi.

__ADS_1


"Maksud kamu Nilam.? Daniel ingat Nilam akan menikah dia meninggalkan kamu dan mencampakan kamu." ucap mama Mariana yang tak kalah emosi.


" Ma Daniel mohon mama jangan ikot campur sama kehidupan daniel." ucap Daniel.


"Hei...kamu lupa selama mama masi hidup mama adalah ibu yang melahirkan kamu, sampai kapanpun mama akan selalu berada di belakang dan di samping kamu selama kamu belom menikah." ucap mama Mariana.


"Tapi Ma Daniel bisa memilih calon istri untuk Daniel sendiri ma, Daniel tidak mau perjodohan ma." ucap Daniel.


"Kamu mau oilih seperti apa.? Seprti Nilam lagi.?" ucap mama mariana emosi.


"Ma...Nilam tidak seperti yang mama pikirkan." ucap Daniel.


"Lalu ini apa.?" ucap mama Mariana me yerah kan ponselnya yang ada gambar Nilam bersama seorang Pria mesrah dan masuk ke sebuah Hotel.


"Ma Daniel mohon biar Daniel yang tentukan hidup Daniel ma." ucap Daniel.


"Pokoknya mama ingin kamu menikah dengan Tia." ucap maam marian.


"Daniel tidak mau mah." ucap Daniel dan tiba-tiba mama mariana memegang dada nya lalu jatuh pingsan.

__ADS_1


__ADS_2