
Hari ini adalah hari pernikahan Nilam mantan kekasih Daniel...Rudi ya g datang bersama Yudi, Daniel datang bersama Tia dan nyonya Mariana tidak hadir karena berhalangan dengan jadwal pernikahan sahabat tuan jerrybdi luar kota.
"wetsss bro...cantik juga, kalah yang di panggung." ucap Robi.
"Apaan si kalian." ucap Daniel.
"Benar tidak Yud, ini alami bro." ucap Rudi sambil menyikut perut Yudi pelan.
"Iya..." jawab yudi.
"Tuh lo dengarkan... sekertaris jomblo lo aja tau." ucap Rudi.
Nilam senang melihat Daniel datang tapi kesal saat melihat wanita yang di gandeng oleh Daniel...Menggentakan kakinya pelan cemberut saat melihat Daniel dan kawan-kawannya naik ke panggung buat ngucapin selamat pada Nilam dan Suaminya.
"Berapa kamu bayar gadis ini.?" ucap nilam berbisik di telinga Daniel.
"Dengan seluruh harta ku saja tidak cukup." ucap Daniel lalu tersenyum dan pergi dari panggung.
"Wei lo apaain napa wajah pengantin itu kesal sekali." ucap Rudi yang menyusuul Daniel dan Tia turun... Tia bingung dan tidak kenal dengan dua pria yang dari tadi bicara pada Daniel, karena dirinya belom di kenalkan.
"Kamu diam aja.?" ucap Rudi pada Nilam.
__ADS_1
"Bagaimana dia kaga diam lo ngoceh mulu..." ucap Yudi.
"Kenalkan saya Yudi, sekertaris dan asisten pribadi Daniel." ucap yudi pada Tia.
"Saya Tia, saya pe..."
"Dan ini Rudi sahabat saya, dia asisten sekaligus temen baik saya." ucap Daniel lanjut mengenalkan yudi dan Rudi pada Tia.
" Kamu mau minum.?" ucap Rudi menawarkan Tia.
"Boleh." jawab daniel.
"Biar saya saja yang ambil untuk kalian." ucap Tia.
"kamu duduk...biar aku." ucap Rudi.
"Saya permisi ke toiled dulu kalau gitu." ucap Tia.
Yudi yang pergi mengambil minum untuk mereka...sementara Tia kekamar mandi, Nilam yang melihat Tia kekamar mandi dirinya menyusul Tia kekamar mandi juga.
" Gila ya Niel...cantik banget gak cocok dia jadi pembantu mang cocok jadi bini lo." ucap Rudi yang serius.
__ADS_1
"Lo mau ambil aja." ucap Daniel... Sebenarnya Daniel juga kagum sama penampilan Tia hari ini.
"Eeh gadi murahan...Berapa duit Daniel bayar lo.?" ucap Nilam saat Tia baru buka pintu kamar mandi.
" Maaf saya sudah di tunggu." ucap Tia.
" Napa kamu malu, bila saya tau kamu seorang ******* yang di sewa oleh pacar saya." ucap Nilam.
"Maaf ya...saya tidak seperti anda." ucap Tia.
"Berani kamu." ucap Nilam yang sudah mau menggampar wajah Tia...
"Apa yang mau kamu lakuin.?" ucap Daniel yang langsung mengambil tangan nilam yang sudah melayang di atas yang siap menggampar wajah Tia.
" Berani kamu menyentuhnya aku akan buat perhitungan." ucap Daniel...lalu membawa Tia pergi.
"Aku yakin kamu tidak mencintainya kamu hanya mencintai saya." ucap Nilam.
Tanpa izin dari Tia Daniel langsung memeluk Tia dan menciu Tia membuat mata Tia membesar dan terkejut, karena ini adalah ciuman pertama Tia...Nilam yang melihat juga terkejut karena selama ini dia dan daniel hanya ciuman wajah dan pipi saja belom pernah bibir. Karena prinsip Daniel dia hanya akan mencium bibir wanita yang menjadi istrinya.
Selesai berciuman Daniel langsung membawa Tia pergi dari gedung tersebut... Didalam mobil mereka hanya diam, Tia meneteskan air matanya yang langsung dihapus agar Daniel tidak menyadarinya bahwa dirinya menangis.
__ADS_1