Cinta Seorang Istri

Cinta Seorang Istri
pernikahan...


__ADS_3

Mariana sadar setelah tiga hari di rawat kondisinya sudah mulai membaik... Anak gadisnya dari. Luar negri sudah tiba di indonesia yang bernama DANIA GUNAWAN. Pernikaha. di adakan di rumah sakit atas permintaan Tia.


"Saya tidak ingin ada pesata pernikaha , cukup di rumah sakit ini saja." ucap Tia.


"Tapi Tia kamu menikah dengan Daniel Gunawan, putra saya pewaris tunggal." ucap nyonya mariana.


" Nyonya yang penting kami telah sah, bila anda setuju saya akan menghubungi adik saya dan kakek serta paman saya di desa." ucap Tia.


Nyonya mariana hanya diam dirinya berpikir sejenak, walau berat nyonya mariana setuju sebenarnya ia ingin sekali Daniel menikah dengan Tia di adakan pesta besar- besaran secara Daniel adalah putra tunggal keluarganya dan pewaris tunggal.


"Baiklah tapi setelah saya sembuh sayabmau di adakan pesta kecil dan mengundang keluarga besar kami, biar bagaimana juga semua keluarga harus tau siapa istri Daniel Gunawan." ucap nyonya mariana.


Tia dan Daniel hamya diam dirinya tidak bisa menolak permintaan mama nya itu.


Gadis ini pintar sekali berakting lihat saja bila sudah menikah aku tidak akan membuatnya bahagia akan ku buat dia seperti di neraka. gumam Daniel dalam hati.


Besok akan dilaksanaka ijab kabul di rumah sakit...kakek, paman, bibi dan Jimmi sudah hadir di rumah sakit penata rias dan perancang baju juga siap penghulu juga sudah hadir. Dania juga sudah hadir untuk menyaksikan pernikahan kakak nya ini.

__ADS_1


Ia Dania juga terkejut kenapa mama nya memaksa kakaknya menikahi Tia seorang pembantu di rumahnya... Tapi Dania juga tidak ingin kakaknya selalu mengejar Nilam wanita matre itu yang tidak tahu diri dan tidak pantas menerima cinta dari kakaknya.


"Hai... kak kenalkan saya DANIA GUNAWAN putri dari Mariana dan Jerry Gunawan adik Daniel Gunawan." ucap Dania sambil mengulurkan tangan pada Tia.


"Saya Shintia Handoko...Kenalnkan ini adik saya." ucap Tia lalu mengenalkan Jimmi.


"Saya Jimmi Handoko." ucap Jimmi.


"Dan ini kakek dan papam, serta bibi saya dari desa mereka keluarga dari ibu saya." ucap Tia.


Dokter dan dua suster menjadi saksi pernikahan mereka, setelah semua berucap sah Daniel mencium kening Tia.


"Kak selamat ya." ucap Jimmi sedikit sedih dia tidak sangka kakaknya akan menikah secepat ini tidak menunggu diirnya lulus sekolah.


"Kak Daniel sekarang sudah punya istri Dania senang sekali." ucap Dania...


Sementara Tia ingin sekali menangis, bagaimana dirinya akan membiayai sekolah adiknya. Tidak mungkin Tia mninta sama Daniel suaminya Tia tidak ingin Daniel berpikir buruk terhadapatnya.

__ADS_1


"Tia kenapa manangis.?"ucap Kakek.


"Tidak kakek, paman, bibi terimakasih sudah mau datang kesini." ucap Tia.


"Sayang kamu tidak usah terimakasih kami senang sudah melakukan tugas kami jadi kami yakin kedua orang tua kalian pasti senang." ucap bibi nya Tia.


"Kalau gitu kami pamit dulu biar tidak ketinggalan kereta." ucap paman.


"Nyonya Tuan saya titip Tia dan Jimmi." ucap paman dan kekek serta Bibi Tia.


"Kamu tenang saja mereka sudah jadi anggota keluarga kami." ucap tuan Jerry.


"Terimakasih Tuan." ucap kakek Tia.


Akhirnya mereka pulang Tia hanya mnegantar sampai depan rumah sakit.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2