Cinta Seorang Istri

Cinta Seorang Istri
Di rumah bu widia...


__ADS_3

Bunda Lia akhirbya di rawat dan harus menjalani operasi donor ginjal, hanya ginjal Jimmi yang cocok pada bundanya, tapi sayang Tia belom punya uang untuk operasi pihak rumah sakit menyuruh ya utuk cepet melunasi biaya rumah sakit agar cepet menjalani tindakan operasi.


Akhirnya Tia memberanikan diri untuk meminjam uang pada nyonya bos nya yang bernama Widia, Tia pergi kerumah nyonya Widia saat disana dirinya bertemu dengan nyonya Mariana yang bertemunya di mini market dan di rumah sakit yang memberinya sebuah kartu nama.


"Tia ada apa kamu kesini.?" ucap nyonya widia.


"Nyonya...saya mau minta tolong." ucap Tia.


"Kalau kamu mau minta tolong pinjam uang saya tidak ada Tia." ucap nyonya widia yang sudah tahu kedatangan Tia menemuinya.


"Tapi nyonya saya mohon, bunda saya harus menjalani operasi." ucap Tia yang sudah menangis. inilah sifat nyonya widia yang tidak di suka oleh tuan Jerry suami dari nyonya mariana.


"Gaji kamu,walau saya potong tiap bulan itu pasti akan lama, dan biaya operasi itu sangat banyak dan mahal Tia." ucap nyonya widia.


Sementara nyonya Mariana diam memperhatikan Tia dan Widia. Dirinya kasian melihat Tia yang memohon pada widia tapi tidak dipedulikan...Akhirnya Tia pergi pamit pada nyonya Widia, saat Tia sudah keluar rumah nyonya widia baru sampai teras depan rumah nyonya mariana memanggil Tia.


"Nak tunggu tante." ucap nyonya mariana.


"Ada apa tante.?" ucap Tia.


"Kita pulang bareng ya, kamu masuk mobil dulu."ucap nyonya mariana.


" Tapi nyonya saya...." ucap Tia terpotong.

__ADS_1


"Ayok naik, saya akan antar kamu." ucap nyonya mariana.


"Baiklah...terimakasih banyak nyonya." ucap Tia.


Di perjalanan di dalam mobil Mariana dan Tia duduk di belakang, sementara supir yang mengendarain mobil mereka.


"Kamu anak keberapa.?" ucap Mariana membuka perbincangan memecah kesunyian.


"Saya anak pertama, saya punya satu adik laki-laki yang masih sekolah kelas 1 SMK" ucap Tia.


"Berapa perbedaan usia kalian.?" ucap mariana.


"5 tahun tante." ucap Tia.


"Ayah sudah lama meninggal saat saya umur sekitar 10 tahun tante, jadi selama itu bunda yang menjadi tulang punggu dan saat bunda mulai sakit sakitan saya lulu sekolah saya yang gantikan bunda." ucap tia.


"Apa kamu punya kekasih.?" tanya mariana.


"Tidak.." ucap Tia menggelengkan kepala.


" Kenapa.?" tanya mariana.


" Saya hanya mau fokus dengan ibu saya dan adik saya tante." ucap Tia.

__ADS_1


"Maaf tadi saya mendengar pembicaraan kamu dengan widia, jadi saya akan menolong kamu tapi dengan satu syarat." ucap Mariana.


"Apa itu tante.?" tanya Tia.


"Nanti akan saya kasih tahu kamu, setelah saya menolong kamu dan memhuat surat perjanjian" ucap mariana


"Baik tante...saya bersedia apapun itu saya lakukan asalkan ibu saya bisa sembuh." ucap Tia.


"Kamu yakin dan tidak takut saya menjebak kamu?" tanya mariana.


"Tidak kalau tante memang menolong bunda saya, apapun akan saya lakukan demi bunda tetap sembuh." ucap Tia sangat senang dan sedih.


"Baiklah nanti kamu tanda tangan di kertas kosong di atas matrai." ucap mariana.


"Baik tante."


Nyonya mariana menyuruh supirnya menyiapkan apa yang tadi dia sebut ke Tia sebuah kertas dan matrai serta pulpen untuk di tanda tangani oleh Tia...


Hallo salam kenal...tolong dukungan dan Like kalian ya.


Terimakasih.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2