
Plak... sebuah gamparan di wajah Daniel yang di berikan oleh mamanya.
"Kamu..." ucap mariana lalu jatuh pingsan. Daniel Panik dan menanggil papa nya.
Tuan jerry pun datang dan menolong istrinya Daniel dan papa nya langsung membawa nyonya mariana kerumah sakit. Di depan ruang UGD tuan jerry terlihat sangat panik dan takut terjadi apa-apa pada istrinya.
"Niel...apa salahnya kamu menerima pernikahan itu, turuti kemauan mama kamu." ucap tuan Jerry.
"Pah aku tidak mencintai dirinya." ucap Daniel.
"Cinta bisa tumbuh bila kamu saling bersama dan memperhatikannya." ucap tuan jerry.
"Pah Daniel mohon kali ini papa dukung Daniel." ucap Daniel tidak masuk akal itu.
"Maaf papa tidak bisa, apalagi dengan gadis itu, kamu harus sadar Niel, dia sudah bersuami." ucap tuan Jerry.
Pintu ruang UGD terbuka, ini sudah dua kali nyonya mariana masuk rumah sakit akibat berdebat pernikahan. Nyonya Mariana sudah di pindahkan keruang rawat, Daniel dan tuan jerry suaminya masuk menjenguk setelah sadar nyonya mariana marah dan tidak ingin melihat putranya Daniel.
__ADS_1
"Pah...Usir anak itu mama tidak mau melihatnya dan tidak mau bertemu apalagi berbicara pada nya pah...Mama mohon tolong usuir dia." ucap Mariana.
"Mah...ini Daniel." ucap Daniel sedih mama nya tega bersikap seperti iti pada dirinya, Daniel pergi keluar sebelom papa nya mengusirnya.
Di luar di kursi tunggu Daniel merenungkan keputusan mama nya. Ia lalu pergi ke apertement sahabatnya Rudi.
"Ada apa kamu kesini.?" ucap Rudi yang heran.
"Bisa kamu suruh dia pergi dulu." ucap Daniel, melihat ada wanita di ruang tamu Rudi mungkin kekasih baru Rudi saat ini.
"Besok saya akan hubungi kamu." ucap Rudi pada gadis itu.
"Ada apa.?" ucap Rudi yang duduk di sofa sebelah.
"Untuk dua kali mama aku masuk Rumah sakit karena memaksa aku menikah dengan gadis itu, apa yang dilakukan gadis itu.?" ucap Daniel.
"Kamu yakin.?" ucap Rudi menyelidik Daniel.
__ADS_1
"Tidak, Karena nyokap gue bilang dia melihat aku dengan Nilam tadi siang." ucap Daniel.
"Lo masih berhubungan dengan wanita itu.? haduh wajar mama lo marah aku juga jadi mama kamu akan marah." ucap Rudi.
"Gue belom bisa move on dari Nilam." ucap Daniel.
"Ooh OMG apa yang ada di otak kamu, mungkin Nilam yang melakukan apa di otak lo sehingga lo ampe tergila-gila padanya." ucap Rudi.
"Kok lo jadi nyalain Nilam.?" ucap Daniel.
"Lebih baik kamu menikah dengannya, aku yakin dia gadis yang snagat baik." ucap Rudi.
Daniel mendapat telepon dari papa nya Jerry... Dengan cepet daniel mengangkat telepon itu benar saja kondisi mama nya memburuk, dengan cepet Daniel kerumah sakit setiba di rumah sakit Daniel melihat Tia yang sudah ada di sana. Dengan penuh benci Daniel menatap Tia.
"Niel...papa mohon kali ini saja, kamu tau papa tidak pernah memohon pada kamu, tapi untuk istri yang aku cintai deminya aku akan melakukan apapun." ucap Tuan jerry yang sudah sedih banget. Daniel juga baru kali ini melihat papa nya tidak berdaya.
"Baiklah pah, Daniel setujuh menikah dengannya." ucap Daniel tanpa memandang Tia.
__ADS_1
Bersambung....