
setelah kami berbincang-bincang dengan pihak plumbing, kami pun meninjau beberapa area untuk pengecekan.
tiga jam pun telah berlalu.
pak Giono dan tim pun kami ajak untuk makan siang di bakul saung yang letaknya tidak jauh dari area perkebunan. kami pun berbincang-bincang kecil. kami ber lima saling bekerja sama, dan Jul pun ikut serta di dalamnya. aku tidak menyangka bahwa Jul pun bisa sepemikiran dengan idea ku. ada kecocokan dan kekompakan dalam pekerjaan kami. semenjak kami di pertemukan sebagai Partner.
aku tidak merasa bekerja sendiri, kehadiran Jul sangat membantuku. dan kami bekerja sangat profesional.
satu jam pun telah berlalu, pak Giono dan tim berpamitan. tinggalah aku dan Jul di saung itu.
kami berbincang seputar perkebunan. entah kenapa filling ku berkata lain, aku merasa Jul ingin mengatakan sesuatu selain perkebunan. lalu aku menyela pembicaraannya.
mas yuk pulang aku merasa lelah. Jul mengerenyitkan dahi, tumben kamu merasa lelah bahkan ketika berkebun pun kamu tidak pernah ingat waktu," tukasnya.
ohh itu, mas lupa kalau kondisi ku sedang tidak fit, sedikit beralasan.
aah," Ya aku hampir lupa.. baiklah kita pulang sekarang. dan kami pun pergi.
" bagaimana aku bisa menghindarinya kalau Jul seperti ini.
aku harus membuat alasan agar Jul tidak perlu membantuku lagi di luar pekerjaan. toh sekarang aku tinggal pemulihan saja. "batinku.
akan ku fikirkan lagi nanti. lima belas menit sudah berlalu, kami pun sudah sampai dirumah sita. tumben mba jam segini sudah pulang, biasanya mau menjelang maghrib pulangnya?
Ya'Ta. gak tau nih mba ngerasa letih, mungkin karena gerak mba terbatas kali yah jadi cepet capek. dan tiba-tiba kepala ku seperti berputar, tubuhku goyah,
oh Tuhan mbaaaaa..
teriak sita membuat Jul kaget lalu turun dari motor dan menghampiriku. tubuh ku di topang oleh sita, lalu Jul pun ikut membantu. dan aku berusaha mengimbangi tubuhku agar tak terjatuh. mereka membawaku kedalam ruang tamu. aku duduk di sofa lalu menyandarkan tubuhku. ta ambilkan air hangat untuk Villy.. iya mas, dan sita pun pergi kedapur.
__ADS_1
nanti kalau memang sudah enakan kamu langsung istirahat. penyakit itu jangan di manja. kalau sakit orang lain juga yang repot, jaga diri baik-baik.
kemudian sita datang membawakan segelas air, di minum dulu air hangatnya mba. dan aku meraihnya dari tangan sita. Ta tolong ambilkan obatnya, Ya mas. ini obatnya. Jul membantuku membuka obat lalu aku meminumnya. sakit begini tuh jangan di manja, jangan terlalu cari perhatian sama orang lain, yang mungkin aja orang lain belum tentu peka kasih perhatian ke kamu.
aku hanya terdiam mendengar perkataan Jul yang sedari dari tadi membuat ku sesak. lalu ku jawab, ya sepertinya itu jauh lebih baik. mungkin karena aku terlalu memanjakan cedera ku ini. terimakasih atas sarannya mas. dan Jul pun menjawab OK dengan ekspresi wajah datarnya.
sita sudah mengepalkan telapak tangannya, tapi aku berusaha memberikannya pengertian dengan kode gelengan kepalaku. dan di situ sita tertahan. dan aku tersenyum.
oh ya mas terimakasih sudah membantuku untuk beberapa hari ini. mungkin lebih baik sekarang mas pulang dan istirahat. aku pun sudah baik-baik saja.
baiklah kalau begitu aku pulang dulu. Ta mas pulang yah.
Hmmmm."tukas sita.
dan Jul pun berlalu pergi.
mba kenapa sih diam aja mas Jul bilang begitu aku yang kesel jadinya.
mba tuh yah terlalu sabar. dan aku berusaha tersenyum di hadapan sita. jangan khawatir mba gak selemah yang kamu fikir kok," kekehku hehe dan sita pun merajuk memelukku.
aku sayang banget sama mba Vi, mba udah kaya kakak kandung ku sendiri. mba pun demikian, udah gak usah lebay iihh mba aja gak apa-apa.
besok mba mau ke rumah sakit, kamu kuliah jam berapa? mba kerumah sakit jam berapa emang?
kok kamu malah balik tanya mba sih Ta?
mba berangkat jam delapan, Yah" mba aku kuliah jam delapan juga yaudah deh aku izin dulu aja! haiiss gak Perlu, kamu kuliah aja mba bisa naik taxi online.
mba serius gak apa-apa gak aku temenin?
__ADS_1
serius kok mba gak apa-apa, oh ya udah kalau gitu. tapi berkabar ya mba, siap"Tukasku.
*****
mba, sita berangkat dulu yah. kamu langsung ke kampus??
Ya mba, ada persentase dadakan..
OK, sita pun pergi menggunakan kendaraan roda dua nya. dan aku pun mengunci pintu setelah itu pergi dengan taxi online yang sudah aku pesan tadi.
dua puluh menit kemudian aku sampai di Rumah Sakit dan menunggu antrian, tidak banyak pasien yang antri lima menit kemudian aku di panggil untuk masuk oleh suster, silahkan bu. dan aku tersenyum.
pagi Dok, pagi juga non.. fresh sekali kayanya hari ini, Tentu dok ini jauh lebih baik. syukurlah kalau begitu, dan suster pun membantu membuka penyangga bebat tanganku. lalu dokter pun memeriksanya, sepertinya hari ini non harus CT Scan ulang ya untuk melihat hasilnya. biasanya si kalau sudah seperti ini kemungkinan pemulihannya cepat, oh gitu dok boleh dok, sus tolong urus ya. dan suster pun mengangguk tanda mengerti. kami keluar dan suster pun langsung mengurusnya.
aku pun keluar dan menunggu di ruang tunggu depan poli. suster langsung memanggilku dan kami langsung keruang Radiology. aku berbaring di mesin CT Scan untuk kedua kalinya tidak lama dokter Robert pun tiba. hallo non bisa di mulai yah.
Ya dok,' kurang lebih sepuluh menit sudah selesai, suster membantuku. kami kembali keruangan dokter Robert, non untuk hasil besok sudah bisa di ambil ya. nanti datang lagi kesini ketemu saya. nanti saya bacakan hasilnya.
sust besok tolong ambil jadwal sore ya, baik dok.
untuk hari ini tidak saya kasih obat ya, jadi sekalian besok aja. kita lihat perkembangan nya. dan apa yang di perlukan, ok non?
ok dok, makasih loh dok sudah mau denger konsultasi saya juga. Ya," sama-sama. selagi saya senggang pasti saya akan jawab non santai aja.
terimakasih dok, jadi besok sore saya kesini lagi yah dok, Ya"
baik terimakasih dok saya permisi. lalu aku pun keluar ruangan dan menyelesaikan administrasi.
dua puluh menit kemudian aku sudah keluar dari rumah sakit dan aku memutuskan untuk langsung keperkebunan.
__ADS_1
aku pergi dengan taxi online. dan tidak butuh waktu lama aku sudah sampai di perkebunan.