Cinta Villycha Untuk Julian

Cinta Villycha Untuk Julian
CUVJ EPISODE 2


__ADS_3

Ketika hari sudah mulai senja, seluruh pekerja mulai kembali ke rumah masing- masing. Dan begitu pun dengan ku. Biasanya sih, aku pulang agak terlambat karena kerjaan ku bukan sekedar duduk setor muka bolak balik tanya ini itu aja, aku pun mencatat semua oprasional perkebunan.


Ya begitulah aku yang terbiasa kerja di kantor dengan sekumpulan kertas.. jadi tidak hanya soal tanam-menanam saja. Jadi, ada beberapa yang aku terapkan sistem Kerja layaknya perusahaan hehehehehe.


Ok lanjuuuutttt... 


Aku sudah sampai di rumah. mandi, setelah itu ganti pakaian dan bergegas untuk makan malam.


Malam ini ibu ku memasak ayam bakar paket komplit dengan lalapan hasil panen perkebunan. Rasanya memang beda ketika kita memanen sendiri dan beli di mall manisss kaya aku hihihi


Vi besok kamu berangkat jam berapa ke jogja? Aku ambil keberangkatan senja bu.


 Loh kenapa kamu gak naik pesawat aja ? Gak bu aku naik kereta aja mau nikmatin suasana malam di kereta. "Tukasku"


Hmmm yaudah.. oh ya keperluan mu untuk di sana sudah di siapkan???


Belum bu, nanti setelah ini aku siapkan dan aku juga sudah bicara dengan kang soleh dan yang lain.. yang menggantikan aku untuk beberapa waktu adalah Arya. "Jawabku"


Ooohh gitu ya udah berarti semua disini sudah beres berarti?? "Tanya ibu"


"Ku jawab" Sudah buuuuuu...... dengan wajah manja dan gemessss sambil memajukan bibirku. Dasar nakal sudah besar masih saja kelakuannya gak berubah. "Berbicara samar tapi masih terdengar oleh Villy. Dan Villy terkekeh mendengar keluhan ibunya. 


Setelah selesai makan, aku membawa bekas piring kotor kedapur, lalu mencucinya. Setelah selesai dengan ritual cuci piringku. 


Buuuuuuu aku mau prepare dulu yaaaaaa..


Iyaaa,"sahut ibu"


 Setelah prepare selesai, ku rebahkan tubuhku yang terasa pegal di tempat tidur.


Haahh "lenguh ku" akhirnya selesai juga. Ku ambil benda pipih di atas nakas. Kulihat banyak pesan masuk, dan beberapa panggilan tak terjawab. 


hari ini aku sibuk sekali karena banyak agenda yang aku rescedule. Ku lihat isi pesan satu per satu, "sambil tepok jidat" Aaahhhh sampai lupa kan aku, untuk mengabari sita kalau aku besok akan berangkat ke jogja.


*****


Sita itu adalah temanku, tapi empat tahun di bawahku. Sudah seperti adikku sendiri. Kebetulan sita tinggal di jogja dengan keluarganya. Ya sita asli jogja, aku bertemu sita ketika sita sedang ada tugas kuliah di jakarta. Ketika mau pulang ke jogja dompetnya hilang. Sita menangis di halte. Kebetulan aku habis antar klienku dan minta di turunkan di jembatan dekat halte.


"hai kamu kenapa menangis..


"aku habis kehilangan dompet kak, aku tadi baru mau order taxi. Karena aku ingin pulang ke jogja. Entah aku tidak merasa curiga atau apapun. Karena yang kulihat, memang sita membawa banyak bawaan dan koper."Tanpa fikir panjang aku berinisiatif untun menolongnya. kamu memang naik apa ke jogja? " Aku harusnya naik kereta kak. Tapi tiket dan semua identitas ku ada di dompet yang hilang itu. "

__ADS_1


Hemmm yasudah kalau gitu kamu gak mungkin juga, bisa pulang ke jogja tanpa identitas. Yasudah ayoo ikut aku, akan aku antar kamu ke PO bus saja. tapi kak aku tidak memiliki uang sepeserpun," sambil menundukan wajahnya


Iya aku tau, sudah itu nanti saja, yang penting sekarang, kamu mau pulang kan nanti aku urus..


Lalu sita ikut denganku. Kebetulan aku menggunakan kendaraan pribadi. Dan ku taruh barang bawaan sita ke bagasi mobil.


Oh iya aku belum tau namamu siapa??


Namaku sita kak.. aku Villycha panggil saja aku Vi.. baik kak Vi.


Kamu asli jogja ?


Iya kak aku dan keluargaku tinggal di jogja. 


Oohh gitu, jogjanya mana??


Bantul kak.. oohh , perbincangan terhenti


Beberapa menit kemudian.


Aahh sudah sampai, yuk turun.. aku keluar dari mobil dan membantu menurunkan barang-barang milik sita.


Lalu aku menuju loket tiket dengan sita, dan memesannya. Tidak butuh waktu lama, tiket pun sudah jadi. Sudah ta? Sudah kak


Terimakasih kak Vi. Aku boleh minta nomer ponsel kaka nanti setelah sampai rumah aku kabari kaka. "Ucapnya" oohh boleh.. lalu kami bertukar no ponsel. Oke sudah aku save. Aku tidak bisa menunggu kamu sita, aku ada urusan lagi soalnya. "Tukasku" iya kak tidak apa-apa.. terimakasih ya kak sudah menolong aku.. "jawabnya" hiiss santai saja yasudah aku pergi dulu yah.. hati-hati di jalan kabari aku ketika sudah sampai oke.. byee.. sambil melambaikan tangan dari dalam mobil. 


"FLASHBACK OFF"


Lalu ku kirimkan pesan kepada sita, 


Ta, besok mba berangkat sore dari sini, kemungkinan untuk keberangkatan besok, sampai jam 2 dini hari. "


oh ya, karena mba tidak langsung menginap di rumah kamu, mba sudah boking hotel untuk lusa. Jadi nanti kita berkabar saja yah. Lalu ku taruh benda pipih di atas nakas dan tidur.


Keesokan paginya.. waktu sudah menunjukan pukul 5.45. hooooaammm benar-benar malas sekali hari ini untuk beranjak dari tempat tidur.. rasanya mata lengket seperti habis di tempelin solasi.. benar-benar hari yang malas sekali.


padahal hari ini aku tidak pergi ke perkebunan. karena memang sengaja aku mengosongkan jadwal hari ini. Untuk menikmati waktu sejenak.


Masih dengan rasa malas, aku bangun dan bergegas ke kamar mandi. Setelah ritual mandi, mengganti pakaian dan make up ku selesai. Aku keluar dari kamar, ku lihat tidak ada siapa-siapa di rumah.


Tumben sepi, pagi-pagi pada kemana orang rumah. Ku lihat ada kang soleh, kang soleh juga biasa bantu ayah di pemancingan,

__ADS_1


Kang soleh......"panggilku"


Iya teh, ada apa teh,.?


Lihat ibu dan ayah gak??


Ooh..ibu lagi olahraga teh, dan bapak tadi saya lihat ada di pemancingan..


"Batinku" tumben pagi-pagi udah ada di pemancingan..


Oh gitu ya udah makasih ya "jawabku"


Hari ini aku malas sarapan, jadi aku bikin coffe cappucino instan aja dan biskuit.


Ku duduk di bangku teras sambil menyeruput kopi yang ku buat tadi, sruuuutttt aaahh, nikmat...


Ku ambil benda pipih di atas meja teras, ku lihat ada balasan dari sita..


Sita: mba maaf aku baru balas, aku sudah tidur semalam.


Aku: gak apa-apa ta, santai.


Sita: ya udah kabarin aku aja kalau mba sudah sampai di jogja ya.. dengan emot memeluk..


Aku: oke!


Ku lanjut meminum kopi, dan aku kabari beberapa pelanggan yang biasa aku handel, agar tidak kaget bila beralih orang.


Hari ini kerjaan ku hanya terima telepon, dan bolak-balik kirim pesan kepada seluruh pelanggan yang biasa aku tangani, maklum


pelanggan ku itu beberapa ada yang pemilih, jadi tidak semua pelanggan mau di tangani dengan asistenku.


Waktu sudah menunjukan pukul 14.30, Jam keberangkatan ku jam 17.30


Aku menaiki kereta Siliwangi, Aku bersiap berangkat menaiki taxi,


Aku pamit dengan orang tua ku dan beberapa pekerja.


Ayah, ibu aku berangkat dulu yaaa... sambil mencium punggung tangan ayah, ibu untuk berpamitan.


Iya hati-hati di jalan kabari ayah dan  ibu jika sudah sampai di sana.

__ADS_1


Kataku siap, sambil mengacungkan jempol dan mengerlingkan mata.


__ADS_2