Cinta Villycha Untuk Julian

Cinta Villycha Untuk Julian
CVUJ EPISODE 34


__ADS_3

Sita dan Nana menuntun ibu Jul ke lantai atas, lalu mereka pun menghampiri Riris dan Jul. ada apa ini ?? kenapa kalian malah bertengkar? ada apa? "tukas Ibu Jul". Riris pun mengabaikan ucapan ibu Jul dan malah semakin tidak terkendali. asal mas tau aku lakukan ini semua karena aku mencintai kamu mas, aku ingin kamu selalu bersamaku.


kamu apa-apa an Ris, aku itu hanya anggap kamu sebagai adik dan sahabat, tidak lebih. bahkan kita sudah sama-sama dewasa. justru karena kita sudah sama-sama dewasa, kamu pasti tau mas aku begini itu karena kamu! kamu yang selalu ada bersama aku. Ris aku seperti itu karena aku menganggap kamu itu tidak lebih dari seorang sahabat dan adik perempuan ku. hanya itu.


tapi aku ingin hubungan kita lebih dari itu Mas, maaf Ris aku tidak bisa. aku hargai semua perasaan kamu, tapi maafkan aku, aku tidak bisa.


Mba Riris, sudah mba jangan di paksakan.


Diam kamu Sita!! dengan nada meninggi menaikan Volume dan berteriak. semua itu karena kamu!! kamu yang sudah bawa Perempuan Kebun itu kesini! kalau Mas Jul tidak bertemu si Perempuan Kebun itu, tidak akan seperti ini kejadiannya! paham kamu!! ketika Riris hendak M******r Sita, tangan riris pun di cekal oleh Jul, Hentikan Ris. ini suma bukan salah sita! dengan nada meninggi.


apa maksud kamu mas, sudah jelas-jelas sumber masalah ini dari Sita, jangan pernah kamu menuduh dan menyalahkan Sita, mau bagaimana pun sita itu adik aku! Ingat Itu!!


Kalian semua harus tau "sebelum Kalian mengenal Villy, aku sudah mengenal jauh sebelum kalian mengenal Villy. Apa maksud kamu mas? Apa?? teriak Riris kepada Jul. Aku sudah mengenal Villy Empat Tahun Lalu, aku mengenalnya ketika kami bertemu di pesta pernikahan sahabat kuliahku, sekaligus kakak dari Villy. disitulah awal pertemuan kami. dan mereka semua pun terkejut mendengar itu. apa?? jadi selama ini kalian sudah saling mengenal Mas? Tukas Sita pada Jul, dan Jul membenarkan itu dengan menganggukan kepala.


pantas saja mba Villy selalu gelisah ketika bertemu dengan kamu mas, banyak Hal yang terjadi di antara kami. dan itu cukuplah kami saja yang tau.

__ADS_1


tapi karena banyak praduga, terutama kamu Ris. kamu selalu berfikir jika ini semua kesalahan orang lain. seharusnya kamu berkaca, kamu terlalu banyak menuntut, kamu terlalu egois untuk semua Hal.


aku masih menghargai kamu karena orang tua kamulah yang meminta. bukan karena keinginan ku.


mungkin ini terdengar sangat menyakitkan, tapi itulah kenyataannya. dan tolong berhenti menyalahkan orang lain! ingat aku menyayangimu sebagai adik dan sahabat. bukan sebagai kekasih. tolong fahami dan bedakan itu!


begitu pun dengan Villy, selama empat tahun kami terpisah, jika memang Villy ingin mendekatiku itu sangat mudah, sudah banyak kecanggihan teknologi. dia bisa mencari tau tentang semuanya lewat media sosial. tapi itu tidak Villy pergunakan untuk merencanakan itu semua. tapi pada kenyataannya, semua yang terjadi berjalan begitu saja. Apa kamu fikir Sita akan memilih untuk bertemu Villy, itu pun tidak Mungkin. Sita tidak mengenal Villy dan begitu pun sebaliknya. apa sita akan memilih bertemu di Halte untuk bertemu Villy? itu pun juga tidak. sampai akhirnya Villy menetap dan membeli perkebunan dari Pamanku. apa kamu masih bilang itu rencananya? sedang untuk masalah ini Villy di beritahu oleh koleganya. dan satu hal lagi. Villy pun sudah bekerja sama dengan Peruhasaan dimana aku bekerja, jauh sebelum kami di pertemukan untuk kedua kalinya.


dan untuk aku yang menjadi Partner kerjanya? itu pun semua terjadi karena atasanku yang meminta langsung, tanpa kami bertemu satu sama lain. dan apa kamu masih berfikir itu semua adalah rencana Villy begitu? aku fikir itu terlihat Ngaco. dan kamu memang terlalu egois untuk menerima semua kenyataan itu Ris.


aku fikir aku tidak perlu membuang-buang waktu untuk menjelaskan itu semua secara rinci kepada kamu Ris, aku hanya ingin kamu tau Ris. aku tidak bisa menjadikan hubungan kita seperti apa yang kamu harapkan. karena aku sudah memilih kehidupanku sendiri. aku harap kamu fahami itu!


mas" ini memang sudah waktunya untuk kamu selesaikan dengan Riris. jangan menyesal untuk tindakan mu. Jul tidak pernah menyesal bu. bahkan saat ini Jul bersyukur bahwa Jul belum terlambat mengungkap ini. entah apa yang terjadi jika berlarut-larut Jul abaikan. ibu, sita dan Nana pun tersenyum dengan lega. sambil mengusap bahu Jul. terimaksih bu, terimaksih untuk kalian. setelah ini aku akan atur keberangkatan ku untuk menyusul Villy ke Surabaya.


Ya atur waktu yang baik, dan jangan di buru-buru. sebisa mungkin kamu pun harus kendalikan emosimu mas. Ya Bu. setelah semua membaik barulah Jul berangkat.

__ADS_1


baiklah, lebih baik sekarang kamu istirahat agar besok kembali lebih baik dan lebih fresh. "Ya Bu".


mereka pun menuruni anak tangga dan meninggalkan Jul. Jul pun memasuki kamarnya.


*****


tok tok tok.. ketukan pintu dari Kost'an Villy.. Ya sebentar, dan Villy pun membuka handel pintu cekreekkk. mas Fandie? silahkan duduk. mau minum apa kopi atau teh? tidak perlu repot-repot aku kesini hanya ingin mengantarkan ini, Ini apa mas dan Villy pun membuka isi dari kantung yang di bawakan oleh Fandie, ya ampun sebanyak ini? iya aku tau kamu pasti tidak akan sempat untuk membeli makan diluar. mas Fandie tau aja! tapi sebanyak ini? ada buah, Roti, Susu, dan Sup Iga, Sate? ini semua kesukaan saya dari mana kamu tau mas? sangat mudah untuk Fandie mencari hal apapun tentang kamu. Villy pun mengerutkan dahi lalu tersenyum tipis. yasudah kalau gitu kita makan sama-sama ya, kebetulan saya sudah masak Nasi. eeh aku membelikan ini untuk kamu Vi, bukan untuk aku. tapi ini terlalu banyak Mas, dari pada mubajir, saya pun tidak akan habis untuk memakan semua ini! baiklah tapi hanya untuk menemani bukan untuk menghabiskan semua makanan ini Ya. Villy pun mengangguk.


Villy pun menyiapkan semuanya di meja, tidak ada meja makan yang ada hanya sofa panjang dan meja biasa. ayoo mas dan Villy pun membantu menuangkan Nasi kepiring. kok kamu Nasi nya sedikit? Ya mas karena saya butuh perut ekstra untuk menghabiskan semua ini. dan Fandie pun tertawa Ha Ha Ha, kamu itu lucu. Hanya Gurau mas dengan menunjukkan barisan giginya. dan Fandie pun menikmati makanan yang dia bawakan untuk Villy.


kami sudah menyelesaikan makan dan Villy pun sudah merapihkan meja. mereka berdua kini duduk berdampingan. Tiba-tiba angin pun kencang lalu turun hujan lebat, seketika Ya ampun kenapa harus mati lampu segala sih.


sebentar mas aku cari lilin dulu. dan ketika Villy ingin melangkah, kakinya tersandung Villy pun terjatuh di sofa dan Fandie pun ikut terjatuh di atasnya. kini tubuh mereka tidak berjarak sama sekali. dan hanya beberapa centi wajah mereka saling bertemu. mereka masih memandang satu sama lain, Tiba-tiba Fandie pun memajukan wajahnya lebih dekat lagi. dengan seketika lampu pun menyala, dan refleks Villy pun mendorong Tubuh Fandie. dan Villy merubah posisi tubuh nya dengan duduk dan bersandar pada sandaran sofa.


kini mereka terlihat canggung. dan Villy berusaha menghilangkan kecanggungan itu. Mas sepertinya hujan sudah reda. ada baiknya mas pulang. Vi aku mau, yasudah mas pulang Ya, dan Villy pun langsung mengantar Fandie ke luar. Fandie pun tidak dapat berkata apa-apa. baiklah aku pulang. kamu jaga kesehatan ya. dan jangan lupa minum obatnya. Villy pun tersenyum dan mengangguk.

__ADS_1


Fandie pun masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya. sambil melambaikan tangannya. Villy pun membalasnya.


hallo teman-teman pembaca Nobu Y, maaf untuk Update'an nya yang sedikit terlambat. semoga masih terus semangat untuk membaca karya-karya Nobu Y ya. terimakasih.


__ADS_2