
Keesokan Pagi
Pagi Pak Sasno, pagi "Loh Pak Fandie pagi-pagi sudah ada disini, ada yang bisa saya bantu pak? Villy ada pak? Mba Villy kebetulan belum datang pak. loh kenapa? sedang tidak sehat, tadi si bilang datangnya agak telat. kalau gitu, saya titip ini untuk Villy. pak Sasno pun meraih Goodie bag pemberian Fandie. nanti saya sampaikan, terimakasih pak Sasno saya permisi dulu ya, mau langsung ke kantor. dan Pak Sasno pun mengangguk tersenyum.
Throw Back
Calling......
Hallo pak Sasno, Ya mba ? kalau ada yang cari saya tolong bilang saya datang terlambat ya, badan saya lagi kurang fit. mba Villy sakit? butuh sesuatu?
gak pak saya cuma butuh istirahat beberapa jam saja. baik mba nanti saya sampaikan ke yang lain. OK pak terimakasih.
panggilan pun terputus
*****off *****
satu jam sudah berlalu, Villy bersiap untuk berangkat ke Vill Farm mengendarai sepeda Ontelnya. sepanjang perjalanan Villy mengayuh sepedanya, walau dengan keadaan tidak fit Villy tetap semangat untuk beraktivitas.
tiba di pelataran perkebunan, mba Villy? hallo pak, mba Villy harusnya itu istirahat gak Perlu datang. gak apa-apa kok pak sudah membaik. ini apa pak? sambil membuka Goodie bag, itu dari Pak Fandie mba untuk mba Villy. ini buat bapak saja dan di berikanlah Goodie bag itu kepada pak Sasno. loh ini kan pak Fandie beli untuk mba Villy!
saya sedang tidak nafsu makan pak, dari pd mubajir untuk bapak saja. saya ada Juice sambil mengangkat tumbler. terimakasih mba Villy sama-sama pak.
sudah tiga jam berkutat di depan laptop, oh Ya ampun sepertinya aku harus kekelinik untuk memeriksa kondisiku. Villy pun merapihkan meja kerjanya dan segera menutup layar laptopnya.
mba Villy mau kemana? saya mau kekelinik pak saya titip kantor ya, mba Villy mau di antar? tidak perlu pak saya akan naik taxi online saja. dan tolong kunci ya pak, ya Mba Villy. Villy pun keluar dari dalam kantor seketika Klakson mobil pun berbunyi
__ADS_1
tin.. tin.. Hai Vi
mas Fandie disini? ada perlu apa mas? aah Ya kebetulan mau mampir saja! oh gitu kalau gitu saya tinggal ya mas,
Loh kamu mau kemana ? saya mau ke klinik mas. siapa yang sakit? mba Villy pak Fandie, oh yasudah kalau gitu aku antar ya? tidak perlu mas. saya naik taxi online saja. hei ada aku, ayooo aku antar, tapi mas? gak ada tapi-tapi sekarang masuk kesalam aku antar.
Fandie pun melajukan mobilnya. mas klinik nya belok sana. kita ke klinik langganan aku. pokoknya di jamin bagus. Tapi mas? sudah santai saja. beberapa menit kemudian kami pun tiba di klinik. ini klinik langganan keluargaku. woow ini si klinik elite. "Batinku".
Ya mas dan kami pun masuk kedalam klinik. di seberang sana sudah ada yang menyambut kami, sepertinya memang langganan karena terlihat sangat akrab. Hallo pak Fandie, hallo mba
dan Fandie pun menyelesaikan pendaftaran. silahkan di tunggu ya pak Fandie.
dan beberapa saat Villy pun di panggil oleh seseorang untuk masuk keruangan, silahkan masuk.
hallo Pak Fandie, Hallo dokter Steven apa kabar? baik dok, yang sakit? ini dok rekan saya. baiklah ayoo ikuti saya, dan silahkan untuk berbaring. dan pemeriksaan pun selesai.
Villy dan Fandie pun memasuki mobil, dan Fandie pun menyerahkan kantung Obat. ketika Villy membuka kantung obat, lalu ada struk obat Villy melihat Nominalnya lalu mas ini sambil mengeluarkan sejumlah uang dari dalam dompet.
untuk apa ? ini uang obat tadi mas, tidak perlu! tapi mas sudah banyak sekali membantu saya hari ini dan ini sudah kali ke dua mas, saya tidak bisa terima dengan cuma-cuma, baiklah kalau begitu sebagai gantinya aku akan belanja di Vill Farms Market gimana? baiklah nanti saya siapkan ya mas. eeiittss tidak sekarang. Tapi Nanti! Ok mas. lalu fandi pun tersenyum.
kita langsung pulang? iya mas kita pulang ke Kost an ku ya! Ok. Fande pun langsung melajukan mobilnya.
mas terimakasih atas bantuannya. tidak masalah kalau gitu aku langsung pamit Ya, masih ada pekerjaan di kantor. Ya mas terimakasih dan hati-hati. Villy dan Fandie pun saling melambaikan tangan.
Pak Fandie tadi bu Kiky dan bu dwi mencari bapak. dimana mereka? ada di ruangannya pak, OK" Fandie pun menaiki Lift menuju ruangannya. dan segera menghubungi Staff nya, kiky dan dwi pun memasuki ruangan Fandie, sahabat sekaligus atasannya membuat mereka menunggu lama.
__ADS_1
Fand ya ampun kamu itu kemana aja tiba-tiba ngilang dan gak kasih kabar ke kami! aku sedang banyak urusan yang tidak bisa di tunda. banyak urusan apa ngurusin wanita Kebun itu sambil menggoda. Heeeii kalian?? dengan sedikit nada terkejut namun bahagia. dan mereka pun tertawa bersama. Ha Ha Ha
tapi jujur saja Fand semenjak kamu bertemu Wanita kebun itu aku melihat ada perubahan pada diri kamu. Oh Ya?? masa si? apa begitu terlihat?? oooww owww jadi rupanya kalian sudah kencan, hebat bapak kita satu ini ternyata tidak ingin membuang-buang waktu Ya. langsung tanpa gas, dari pada nanti aku menyesal sebelum bertindak, Ya kan! sambil tersenyum dengan percaya diri.
Ya Ya Baiklah itu idea bagus, lalu ? Lalu apa? sudahlah, jadi kalian kesini hanya ingin bergosip tentang aku gitu, ooohh sungguh kalian ini benar-benar kurang kerjaan. tapi kami suka gimana dong bapak Fandie Putra. kalian?? sambil berteriak dwi dan kiky pun pergi berlari kecil dari ruangan, dasar mereka ada-ada saja.
di seberang sana, Jul sedang berbincang dengan Nana adik perempuannya dan ibu nya. Mas jadi kapan Mas akan susul mba Villy? entah Na, Mas belum dapat waktu yang tepat untuk berbicara pada Riris, akan mas atur segera. ibu Jul pun diam dengan wajah tersenyum. sudah Na biarkan Mas mu selesaikan urusannya sendiri. dan Nana pun menganggu tanda mengerti.
Jul ke kamar dulu bu lalu Jul pun pergi menjauh memunggungi ibu dan adik perempuannya.
sore budhe, kamu Ta sini masuk duduk dekat kita, tukas Nana pada Sita, " Ya Mba.
Mudah setengah jam mereka mengobrol bersama, sambil menanyakan kabar Villy pada Sita. dan tiba-tiba Hallo Bu, Na, Ta.. hallo mba Riris tumben sore- sore kesini, iya aku mau ketemu Mas Jul ada?
ada mba di kamarnya. dan Riris pun langsung menerobos masuk tanpa permisi dan melewati mereka yang sedang duduk. dengan menaiki anak tangga, Mas Dan ternyata Jul pun berada di ruang TV atas. kamu Ris? ada apa?
harusnya aku yang tanya sama mas, kenapa telpon ku tidak di jawab? kamu telpon? Iya sudah sepuluh kali mungkin. Oh itu ponsel ku kebetulan aku silent,
terus ada apa kamu kesini? aku kangen mas sama kamu, kita keluar Ya, kita jalan aku Bosen dirumah terus!
kenapa kamu gak aja yang lain aja, aku lagi malas kemana-mana. Mas itu berubah sama aku, dulu mas itu gak pernah nolak, kalau aku mau ini itu, kepingin kesana kemari mas itu pasti mau. tapi kenapa sekarang mas itu ngejauh sama aku mas?
aku sedang tidak ingin berdebat. bisakah kamu diam Ris! aku sedang malas membahas sesuatu.
gak" pokoknya aku ingin mas ikut sama aku titik. gak bisa Ris, ayoo mas!! dan Riris pun merengek kepada Jul. aku bilang gak ya gak.. dan Seketika di lantai atas mulai gaduh, merekapun menuju ke ruang atas dimana suara kegaduhan itu berasal.
__ADS_1
hallo teman-teman pembaca Nobu Y maaf Thor terlambat update. semoga masih semangat membaca karya-karya Nobu Y ya ...