Cinta Villycha Untuk Julian

Cinta Villycha Untuk Julian
CVUJ EPISODE 5


__ADS_3

POV SITA


Tiba-tiba..


Looohhh mas Jul


sita ,dengan wajah terkejut..


Mas Jul ada disini juga??


Iya..


Kamu sama siapa..??"dengan ekspresi sedikit menelisik"


Oohh itu dengan temanku mas.. mas sama siapa disini ?


Gak lama ada tiga orang yang menghampiri kami.


Hai Jul udah dari tadi? Tanya mereka bersamaan


baru aja kok.


Lalu mereka menengok ke arahku.. loh sita kamu di sini dik..


Iya mba, kalian datang berdua??


gak kok mba aku datang sama temanku.


Dimana? Sambil menoleh ke arah yang aku tuju..


Oohh itu.. gabung aja sekalian gimana?? Biar ramai..


Iya mba.. next time yah.. soalnya temanku baru banget tiba..


Owh gitu..


oke deh mba, mas lanjut aja aku mau ketoilet dulu udah kebelet."kekehku hehehe


Oke oke sippp..


*******************Villy ******************


Makanan yang kupesan sudah datang..


Silahkan kak..


Anggukan kecil, dan Senyumku, menyambutnya..

__ADS_1


ku masih menunggu sita, sambil memegang benda pipih, mengecek pesan masuk yang sedari tadi terus memunculkan notif.


Pesan dari beberapa kolega dan group keluarga.


ku terus memegang benda pipih,


di seberang sana ada sesosok pria yang terus mencuri pandang di sisi meja samping yang hanya terseķat oleh rak pajangan. Namun netranya terpergok oleh sahabat perempuannya, Yuanita. Lalu Yuanita berusaha memberi kode pada suaminya. Dan mengikuti apa maksud dari lirikan istrinya itu.


" ya yuanita dan aryo adalah pasangan suami istri sekaligus Sahabat dari Jul. Jul masih belum sadar bahwa kedua sahabatnya itu telah memergokinya, sedang memandang wanita di ujung sana Dengan intens. Ehemm deheman dari aryo membuyarkan lamunannya. Jul yang sedari tadi seolah tidak menghiraukan kehadiran mereka. Lalu tersadar.


Sedang di sebrang sana merasakan ada sesuatu yang aneh." Batinnya . kenapa yah kok aku merasa seperti ada seseorang yang sedang mengawasiku. Sambil menggidikan tubuhku. Entah lah mungkin efek dingin kali yah.. memang cuaca hari ini berbeda dari biasanya. Sangat dingin hingga menusuk ke tulang.


Duuhhhh lama sekali si sita,


Kok gak langsung makan sih mba, nanti dingin gak enak loh. malah nunggu aku keburu jadi dingin kan..


Ahh gak apa-apa, kalau makan sendiri malah lebih dingin.. kekehku mengalihkan pembicaraan.


Mba lagi cari sesuatu? " enggak kok, kenapa emang?


Perasaan dari tadi mba gak nyaman banget makan terlihat gelisah,"tukasnya


aahh itu gak apa-apa kok santai aja..


mba...


sambil berfikir mas.. maksudnya mas? Sambil ku krenyitkan dan menautkan dahi!


itu loh mba, mas ku yang suka dengan tanaman..


oohhh" jawabku singkat.


iya itu mas ku ada di sini tadi aku ketemu saat mau ketoilet..


ohh gitu..


emang duduk di mana mas kamu itu..


itu mba tunjuknya.. ada di sebelah pojok situ..


apa benar sambil memastikan aku sedikit melongok dan menoleh ke samping kiri.


Kok wajahnya mirip yah,"batinku


yang sedari tadi asik dengan fikiranku sendiri.


aahh sudahlah.. benar-benar pusing di buatnya, makan malamku selesai..

__ADS_1


ta mba ke toilet dulu yah...


oke jawabnya..


aku berlalu pergi ketoilet


bruuuugggg


aahh maaf sambil menunduk,


ketika ku angkat kepalaku sedikit.


pria itu .. batinku


kamu...pria itu berkata ..


aku yang sambil menautkan alisku..


sepertinya wajahmu tidak asing.. tukasnya bergumam yang masih terdengar.


oh ya.." jawabku" kok fikirannya, sama.. batinku.


pintu toilet terbuka.. aah maaf saya masuk kedalam dulu.. permisi.. ucapku..


pria itu masih berdiri bersandar di samping toilet.. tak lama.. aahh sudahlah batin pria itu. Dan berlalu pergi.


aku keluar dari dalam toilet.. dan menghampiri sita..


mba sudah..?


Sudah, yuukk pulang..


kami beranjak pergi


dan pria itu lagi.. dia menghampiri kami.


Ta.. sapa pria itu.. mas Jul..


kamu udah mau pulang?


iya mas.. ooohh iya mas kenalin ini mba Villy.. mba villy ini mas Jul..


Julian, villy sambil berjabat tangan..


dan kami seperti saling meyakinkan fikiran kami yang sedari tadi seliweran.


Sedikit gugup dengan degup jantung yang tidak karuan.. aahh hampir sesak nafas.

__ADS_1


Sepertinya pria yang berada di hadapanku, masih terus berteka-teki.


__ADS_2