Cinta Villycha Untuk Julian

Cinta Villycha Untuk Julian
CVUJ EPISODE 3


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan 1 jam lebih, aku sampai di Stasiun Senen lalu aku check in atau (boarding pass). Karena aku booking via online.


Sudah selesai check in. Aku masuk kedalam Stasiun dan menunggu kereta tujuanku tiba.


Tidak menunggu lama keretaku tiba.. lalu aku bergegas masuk kedalaman kereta tersebut dan mencari nomer bangku. Ahhh sudah ketemu, disini ternyata Hmmm.


aku langsung taruh koper di atas bagasi. Lalu aku duduk. Ku lihat sepertinya bangku penumpang di sampingku belum ada yang isi. Aahh bagus lah kalau begitu.. jadi tidak terlalu sumpak. "Tukasku".


Tidak lama kereta sudah mulai berjalan. Aku menikmati setiap moment perjalanan di balik jendela, entah kenapa aku suka duduk di pojok karena selain bisa melihat pemandangan langsung, dan ketika aku tertidur bisa langsung bersandar di sisi jendela.


Waktu terus berlalu, tak terasa waktu sudah dini hari. Dan aku sudah tiba di stasiun L********n. Aku sudah lihat titik sharelok yang di kirim oleh sita. Lalu aku panggil taxi, pak tolong menuju ke Hotel ini yah.. ku pelihatkan destinasiku. ".. baik mba.


Sepanjang perjalanan aku fokus melihat aplikasi peta di benda pipihku.. ya sedikit siaga juga namanya aku perempuan sendiri di jam malam seperti ini agak ekstrem juga kan hehehe.. aku lihat laju jalan GPS ku.. owh oke ini sesuai destinasi ku.


30 menit kemudian aku sampai di Hotel yang sebelumnya telah ku booking. Aku turun dari mobil, dan ku raih koperku. Yang sudah di turunkan oleh bapak taxi itu. Ku berikan uang. Terimakasih pak..lalu aku masuk kedalam Hotel. Selamat malam, selamat datang di Hotel Marton ucapnya.


"ya selamat malam, saya mau check in mba. Sebelumnya saya sudah booking atas nama Villycha Nadira. Oh iya baik bu, saya check dulu. Oh iya benar.


Lalu bell boy menghampiri ku. mari bu saya antar. Lalu di antarnya aku ke kamar nomor 204. Ya hotel itu hanya terdiri dari dua lantai saja. Kami menaiki lift dan keluar melewati lorong. di bukanya pintu kamar, drrrttt silahkan bu, oh baik terimakasih.


Ku berjalan memasuki kamar, lalu ku tutup pintu. Oh iya pintu hotel terkunci otomatis ya. Ketika tertutup.  karena menggunakan card system. Lumayan," harga terjangkau dan fasilitas  oke. lalu kurebahkan sejenak tubuhku di atas ranjang. Merilaks'an otot-otot yang kaku selama perjalanan. Tak lama aku beranjak dari tempat tidur, dan menuju kamar mandi. Aku mandi dengan air hangat. Yah benar-benar relaks, walau tidak ada badthub tak masalah. setelah selesai ritual mandi ku, aku berganti piyama tidur, dan aku memoles sedikit cream malam di wajahku. Setelah selesai aku merebahkan tubuhku lagi, lalu tertidur pulas.


Waktu menunjukan pukul 7.15.. hoooaammm rasanya nyenyak sekali walau hanya tidur beberapa jam saja.


Ku lihat benda pipihku sudah banyak panggilan tak terjawab dan pesan dari sita..


Ya ampun anak itu jam segini sudah tujuh kali panggilan tak terjawab dan 9 sembilan pesan.. kutatap malas layar benda pipih itu..


Ku buka sudah di serbu banyak pertanyaan


Sita: mba vi dimana? Sudah sampai belum..?


Sita: mba vi aku jemput yaaaa..???


Sita: mba vi tidur yaaaa??


Sita: mba vi kalau sudah bangun cepat balas pesan aku


Sita: mba vi udah bangun belum?


Sita: mba vi  mau sarapan apa biar aku bawain!!


Sita: mbaaaaa balaasss


Sita: ya ampun mbaaa di hotel mana sih!!!


Sita: zzzzzzz


Read...


Balasku: mba ada di Hotel Marton kita ketemu di lobby hotel. Mba mau mandi dulu.


Sita read : Oke aku kesana.


Aku sudah mandi, sudah berganti pakaian santai, sudah make up tipis, celana jeans biru dan kaos putih serta jaket levis dan kuncir gulung, ok sudah selesai,


drrrtttt...... drrrttt ...


Benda pipihku bergetar, pesan dari sita..

__ADS_1


Mba aku sudah di lobby..


Hanya aku read.. lalu aku turun ke lantai bawah menuju lobby.


Melihat sekeliling.. sitaaaa ku panggil sambil melambaikan tangan.


Mba vi, menyambutku dengan wajah yang berbinar dan bahagia.. lalu kami berpelukan. Mba apa kabar.. baik kataku, gimana kabar kamu dan keluarga?


Aku baik mba.. gimana kalau kita ngobrol sambil cari sarapan.. eemm boleh mba.. yukkk..


Aku dan sita menaiki taxi, mau makan apa mba.. enaknya apa yah kira-kira..


Mba mau soto?


Boleh anggukku antusias.. pak kita jalan yah..


baik mba "jawab pak supir"


Lima belas menit kemudian sampai.. pagi ini di Kota Jogja sangat sejuk,  tidak ramai dan juga tidak sepi, damai banget rasanya melihat pemandangan yang asri.. aahh sungguh tidak bisa di ucapkan dengan kata-kata.. sangat elok..


Aku sudah duduk di kedai "Ingkung" tempatnya bersih, dan masih alami dengan bangunan kayu- kayu ukir.. aroma yang khas dari kayu tersebut.. pak saya pesan soto 2 minumnya teh tawar hangat ya.. baik mbak silahkan di tunggu.


Lalu tiba tiba sita memburu banyak pertanyaan ..


Mba memang mba ke sini ada keperluan apa "tanya nya"


Mba mau bertemu dengan seseorang disini, karena mba mau lihat perkebunan yang mau di jual, kalau memang cocok mba mau langsung deal-deal an soal harga,


Memang lokasi perkebunan nya di mana si mba "tanyanya"


Di jl XXX desa XXX dekat dengan XXX


Ya ampun mbaaaaaaaa.. dengan wajah sumringah dan terkejut....


Ngapain nginep di hotel segala.. dari rumahku itu cuma lima menit ucapnya..


Serius dengan wajah terkejutku juga..


Iya serius mba.. emang perkebunan siapa yang mau di beli mba, kali aja aku kenal "ucapnya" perkebuanan pak Handoko,


Handoko sik sik mba dengan akses jawanya.. sambil mikir dengan jari telunjuk di kening kanan. "tunggu pak Handoko yang ini bukan sambil memperlihatkan profil di akun pesannya.


Wah iya betul itu dia pak Handoko  ucapku sambil senyum santai.


Ya ampun itu kan pakde ku mba vi.


Masa sih sambil mengerutkan dahiku.


Iya mba itu pakdeku..


Owh jawabku singkat.


Silahkan mba ini sotonya di tengah pembicaraan makanan kami pun tiba. yaudah di lanjut nanti obrolannya, sekarang kita makan dulu, mba lapaarrrrr,


Angguk sita, tanda setuju.


Setelah makan selesai,


Mba mau kemana setelah ini..??

__ADS_1


Mba mau ketemu pak Handoko ta, "


Sebentar aku hubungi pak Handoko dulu, aahhh gak aktif ta, "menunjukan wajah kecewa, terputus sambungan teleponnya.


Yaudah aku antar saja gimana? Tawarnya sita


Boleh kalau gitu yuukk kita cuusss .. pak berapa tanyaku membayar soto!


Dua puluh ribu saja mba. Sudah di hitung semua dengan punya dia, ku tunjuk ke arah sita, sudah mba..


Ku keluarkan uang pecahan dua puluh ribu.


Makasih pak. Iya sama-sama mba


Lalu ku pergi dan menuju taxi yang ada di depan. ta kamu yang tunjuk jalannya yah. tukasku," ok Mba.


Sudah sampai ta?


Sudah mba..yuk turun " kita berjalan sedikit, mobil tidak masuk saja " ???


Gak Perlu mba, kasian Mobilnya cari putaran susah dengan nada sedikit tertawa.. hahahaha


Dasaaarrrr "Kekehku


Ooh iya ta yang mana rumahmu..


kita mampir kerumahmu dulu yah..


iya mba oke..


Nah itu rumahku dinding cat hijau..


Yuk masuk...


Ku ucapkan salam, dan di jawab salam kembali..


kebetulan di rumah sita hanya ada ibunya, karena bapak sudah berangkat bekerja pagi-pagi sekali.


Bu kenalin ini mba Villy, yang sering aku ceritakan sama ibu.


Oh iya yang waktu itu pernah menolong sita ketika di jakarta yah mba? "


Aah ibu itu bukan apa-apa kok bu santai saja ucapku...aah iya.. terimaksih mba Vi, silahkan duduk mba.. kata ibu sita..


Ta mba villy ambilkan minum,


iyaaaaa bu. .sahut sita..


Terimaksih yah mba, sudah menolong sita waktu itu. Dan kita baru di pertemukan sekarang.. !!


Iya bu, baru ketemu waktunya.. jawabku dengan senyum..


Sita datang membawa minum dan cemilan. Ayoo mba silahkan di minum dan cobain cemilannya... ku jawab dengan senyum dan anggukan.


Selesai berbincang-bincang


Bu saya pamit dulu ya.. karena saya sudah ada janji dengan pak Handoko.


Oh iya mba.. silahkan ucapnya dengan ramah.

__ADS_1


Berjalan melewati beberapa rumah... aku melihat di sekitar.. ada bangunan rumah yang sedikit familiar.. seperti tak asing bagiku..


Sejenak terhenyak, lalu ke gelengkan kepalaku, ku abaikan.. aahh sudahlah mungkin hanya perasaanku saja.


__ADS_2