
Alvin berdiri dan duduk di samping Elic dan berkata," Maafin gue, gue ngak bermaksuk bikin lo kaya gini " Ucap Alvin menyesal. Elic tersenyum dan berkata " Ini hanya luka kecil pak "
Alvin langsung memeluk tubuh Elic dari samping sontak membuat Elic syok dan terkejut, karna setau Elic Alvin adala orang yang sangat tidak menyukainya.
" Pak tolong lepasin saya ucap Elic "
Alvin melepas pelukannya dan berkata
" Maafkan gue Lic' dan sebaiknya kita pulang ucap Alvin, Elic berdiri dan berjalan menuju pintu dan berjalan menuju ruangannya untuk mengambil tasnya,
__ADS_1
" Elo mau kemana Lic' panggil Alvin?,"
" Saya mau ambil tas saya dulu pak ucap Elic sopan "
Sementara Paula sudah mulai kesal,karna sudah lebih dari 5 menit dia menunggu Elic, " Kalau gue telpon Elic yang ada gue malah gangu pekerjaan dia, jadi mengdingan gue pulang ucap Paula sambil mengambil tasnya dan keluar dari kantor menuju halte untuk menunggu mobil angkutan umum.
Elic masuk ke dalam ruangan nya untuk mengambil tas, sementara Alvin menunggu Elic di depan Lif sambil memegan hpnya,Elic keluar dari ruanganya dan berjalan menuju lif sementara Alvin tersenyum melihat ke arah Elic.
Kenapa perlakuan Alvin beda banget hari ini, Ahh, gue ngak boleh Gr dengan semua perlakuan baik Alvin, Ingat Lic, dia itu cowo yang sudah menyakiti hati lo dan jangan mau di sakiti yang ke dua kalinya,
__ADS_1
Suara lif sudah berbunyi begitupun dengan pintunya yanh sudah terbuka,Alvin sudah keluar dari lif sementara Elic masih setia dengan lamunanya, " Lic' panggil Alvin " tapi Elic hanya diam,membuat Alvin kembali masuk ke dalam lif dan mengandeng tangan Elic untuk keluar dari Lif,Sontak membuat Elic terkejut.
Elic berjalan keluar dari lif, sambil melihat kiri, kanan takut jika ada salah satu karyawan yang melihatnya, jika sampai terjadi pasti akan jadi gosip yang tidak enak di dengar di kantor ini apalagi di saat ini, bosnya mengandeng tangannya menuju parkiran dan membukakan pintu mobil untu Elic.
" Masuk ucap Alvin santai " tampa berkata apa -apa Elic langsung mendudukkan dirinya,dan percuma juga membantah toh Alvin juga tidak akan mengdengar. Alvin masuk ke dalam mobilnya dan mulai mengjalangkan mobil keluar dari area kantor.
Elic bingun kenapa Alvin bisa tau jalanan menuju ke arah rumahnya, sedangkang Elic ngak pernah memberitahu alamat rumahnya pada Alvin, " Pak ini kan... ucap Elic menggantun," Arah rumah kamu kan tepatnya kontrakan kamu ucap Alvin yang masih serius melihat ke arah depan.
" Kenapa bapak bisa tau, atau jangan -jangan bapak selalu ngikuti saya ya ucap Elic dengan pangdangan menyelidiki," Sementara Alvin hanya tertawa dan berkata!, " Ha, ha, ha Elic, Elic kamu lupa ya di dalam biodata kamu di situ tercangtunh alamat kamu ucap Alvin sambil tertawa padahal yang sebenarnya Alvin pernah mengikuti Elic pulang ke rumahnya.
__ADS_1
Sesampai di depan rumah Elic,ada seorang kurir yang sudah menunggunya, Elic turung dari mobil dan menghampiri kurir itu, " Anda sedang cari siapa pak ucap Elic lembut?"
" Dia nyari gue ucap Alvin yang baru ke luar dari mobilnya " Elic menerima paper beg itu sementara Alvin membayar dan memberikan tip yang besar untuk bang kurir karna sudah menungu lama.