Cinta Yang Terbalaskan

Cinta Yang Terbalaskan
Ciuman Alvin


__ADS_3

" Baik pak " ucap Elic, Elic berguman dalam hati, apa sih maksudnya beliin gue gelan!, Ini boss makin hari tingkahnya semakin aneh,gue sendiri mulai bingun melihat tingkahnya ke gue, kadang terlalu perhatian yan membuat gue merasa nyaman, kadang terlalu dingin yan membuat gue pengen cekik lehernya sampai mati.


Tapi gue juga ngak boleh Gr atas perhatiannya,karna itu bisa membuat gue sensara nantinya, toh sebentar lagi Alvin akan menikah dengan kekasihnya ucap Elic dalam hati, mobil Alvin mulai masuk di area parkiran mobil khusus, Elic keluar begitu pun dengan Alvin, Mereka berdua masuk di kantor bersamaan,dan di sambut oleh Paula.


" Ciang pak " ucap Paula sopan


" Hemmm " jawab Alvin, di mana Jims ucap Alvin ke Paula,,,


" Tadi habis makan siang Pak Jims pamit mau ke bandara untuk menjemput temannya " Oya ini makan sian anda dan juga sekertaris bapak ucap Paula sopan.


Elic mengambil peper big dari tangan Paula,dan berkata " Gue naik dulu ya,gue sangat lapar " ucap Elic dan langsung berjalan menuju pintu lif dan melupakan kalau bosnya itu masih ada di bagian resepsionis,Alvin pun menyusul di belakan Elic dan berkata!,

__ADS_1


" Elo itu sudah dapat makan langsung lupa sama gue " ucap Alvin


" Maaf,pak maaf banget saya lupa, emang ini kebiasaan saya kalau lagi lapar otak saya tidak pernah berkerja dengan baik " ucap Elic


" Alasan saja kamu,apa kamu ngak tau kalau gue juga sangat lapar" ucap Alvin kepada Elic


" Iya maaf pak " ucap Elic.


" Elo kenapa dari tadi gue ajakin lo cerita tapi lo kaya ngak nangepin gue " ucap Alvin sambil mendorong tubuh Elic ke dindin lif, Alvin menggunci pergerakan Elic, yan membuat Elic menjadi terkejut dan berkata!,


" Apa yan bapak lakukan " ucap Elic

__ADS_1


sementara Alvin langsung mencium bibir mungil Elic, Elic syok peper beg yan tadi di bawa Elic kini terjatuh di lantai lif.


Elic mendorong tubuh Alvin kemudian langsung menapar wajah Alvin dan berkata " Kenapa bapak melakukan ini apa anda pikir saya ini gadis murahan yan seenaknya saja bisa anda perlakukan seperti ini " ucap Elic sambil mengeluarkan air mata, dan tidak lama pintu lif terbuka Elic langsung lari ke luar menuju ruanganya.


" Astaga apa yan sudah gue lakukan, Elic pasti berpikiran kalau gue ini laki -laki berensek yan pernah di temuinya, Alvin mengambil peper beg yan di jatuhkan Elic dan berjalan menuju ruangan Elic untuk meminta maaf.


Alvin langsung masuk keruangan Elic, dan di sana Elic duduk sambil menangis dengan menutup wajahnya dengan kedua tangannya, Alvin mendekat dan berkata, " Maafin gue Lic' sungguh gue ngak ada maksud nyium lo, tadi gue, gue,, ucapan Alvin mengantung.


Elic melihat ke arah wajah Alvin,dan bisa melihat raut wajah menyesal Alvin dan berkata!, " Maaf, sebaiknya bapak keluar dari ruangan saya, saya ingin sendiri ucap Elic, " Tapi tolong maafin gue " ucap Alvin lagi


" Baiklah, asal bapak bisa ke luar sekarang ".

__ADS_1


__ADS_2