Cinta Yang Terbalaskan

Cinta Yang Terbalaskan
kedatangan Sela


__ADS_3

Selesai nonton Alvin mengantar Elic pulang ke rumahnya, " Sampai ketemu besok " ucap Alvi," Daa " jawab Elic sambil melambaikan tangannya, Alvin melajukan mobilnya pulang menuju kediamanya, sementara Elic melangkah masuk ke dalam kontrakannya dan berjalan ke kamarnya.


" Hufff, lelahnya " ucap Elic sambil berjalan masuk ke kamar mandi untuk membersikan badannya, selesai mandi Elic mengenakan pyamanya dan berjalan naik ke tempat tidur,Elic menyandarkan kepalanya di kepala tempat tidur, di dalam kamar Elic tersenyam seyum sendiri mengingat kejadian yan di alaminya seharian ini hingga malam.


Elic mengguling -gulingkang tubuhnya waktu mengingat kejadian tadi pagi, waktu Alvin menciumnya di dalam lif, walaupun itu ciuman pertama Elic,Elic merasa senang karna orang yan mengambil ciuman pertamanya adalah Alvin, orang yan begitu Elic cintai, dari jaman Smp hingga saat ini Elic masih memiliki perasaan yan sama.


Elic menutup tubuhnya dengan selimut, hingga akhirnya terlelap, dan pagi ini seperti biasa Elic berangkat ke kantor mengunakan ankutan umum,sesampai di depan kantor suasana sudah mulai rame karna para stap dan karyawan kantor sudah berdatangan, " Pagi Lic' " ucap Paula," Pagi "ucap Elic sambil tersenyum manis.


Selang beberapa waktu Alvin datang dan masuk di area lobi kantor, " Pagi pak " ucap Paula dan Elic sopan,


" Pagi " jawab Alvin singkat


" Elic kamu ikut saya " ucap Alvin,


" Baik pak " jawab Elic

__ADS_1


Elic berjalan di belakan Alvin mengikutinya masuk ke dalam Lif hingga sampai di lantai atas di mana ada ruangan Alvin dan Elic.


" Elic kamu lihat jadwal aku hari ini" ucap Alvin sambil masuk ke dalam ruanganya,


" Baik pak " ucap Elic


Alvin masuk ke dalam ruanganya dan dikagetkan dengan sebuah pelukan dari belakang " Sayang aku merindukanmu " ucap orang yan memeluk Alvin dari belakan,


Perlahan Alvin mengingat suara itu dan berkata " Sela' ngapain kamu di sini ucap Alvin dingin,


" Seminggu yan lalu aku selalu menelponmu, tapi kamu ngak pernah perngankat ataupun menghubungiku kembali, jadi aku menghubungi Jims berhubung dia juga ada di sini dan kemarin aku menyuruh Jims menjemputku di bandara, " ucap Sela menjelaskan.


" Sebaiknya kamu pulang " ucap Alvin dingin,


" Apa kamu tidak merindukanku " ucap Sela manja dan mendekatkan bibirny di bibir Alvin dan tiba -tiba Elic langsung masuk tampa ketuk pintu.

__ADS_1


" Maaf, maaf pak ucap Elic gugup dan kembali menutup pintu ruangan Alvin. Sementara Sela merasa kesal dan berkata " Siapa sih dia,ngak sopan banget masuk ke ruangan atasannya tampa mengetuk pintu " Alvin merasa tidak senang mendengar ucapan Sela yan mengatai Elic seperti itu,


" Sebaiknya kamu pulang " ucap Alvin kesal


" Kamu ngusir aku Vin' Hik, hik, hik, "ucap Sela sambil meneteskan air mata, dan kelemahan terbesar Alvin adalah melihat seoranh wanita menangis.


" Maaf " ucap Alvin sambil mendekati Sela dan memeluknya,


" Uda dong nangisnya " ucap Alvin sambil membujuk Sela, " Kamu jahat Vin,jauh -jauh aku datang kesini cuman pengen ketemu kamu, aku sangat merindukanmu " ucap Sela sambil memeluk Erat tubuh Alvin.


Sementara Elic hanya bisa menyaksikan semua itu dari balik kaca pembatas antara ruangan Alvin dan ruangannya, Elic merasa sangat sedih dan sakit hati melihat Alvin dan wanita Lain berpelukan.


-


-

__ADS_1


__ADS_2