Cinta Yang Terbalaskan

Cinta Yang Terbalaskan
Toko perhiasan


__ADS_3

" Ayo " ajak Elic sambil mengandeng tangan Paula menuju parkiaran, disana Jims dan Alvin sudah menunggunya di dalam mobil, Alvin yan duduk di bagian stir sedangakang Jims di sampingnya. Elic masuk di dalam mobil bersama Paula dan berkata " Maaf pak tlah membuat anda menunggu " Alvin cuman diam dan melajukan mobilnya tampa bicara.


Di dalam mobil Jims bertanya!,


" Oya Lic ini siapa?..." ucap Jims


" Maaf pak sampai lupa, kenalkan ini sahabat saya Paula " ucap Elic


Jims berbalik dan mengulurkan tangannya kepada Paula " Jims " ucapnya, Paula membalas uluran tangan Jims dan berkata " Paula " ucapnya sopan.


Sesampai di parkiran Alvin menyuruh Jims dan Paula masuk duluan,


" Jims elo dan Paula masuk duluan, sekalian pesan makanan untuk gue dan Elic " Jims mengerurkan dahinya dan berkata " Elo mau kemana sama Elic? "


dan Elic terlihat bingun dengan ucapan Alvin, " Dia mau kemana pake ngajak gue segala, ngak tau apa kalau saat ini gue sangat lapar " ucap Elic dalam hati.


Alvin berkata " Ada sesutu yan ingin gue beli " Terus ngapain lo ngajakin Elic ucap Jims?,

__ADS_1


" Gue butuh pendapat Elic, ya sudah elo ngak usah banyak naya masuk sana makan ucap Alvin.


Jims dan Paula keluar dari mobil Alvin dan masuk ke dalam Cafe, Sementara Elic diam di job belakang mobil Alvin,


" Duduk di depan, emang lo pikir gue ini sopir lo " ucap Alvin tegas,


Elic keluar dan masuk di job depan mobil Alvin, tidak ada kata -kata yan keluar dari mulut Elic, Elic cuman berkata dalam hati " Sebenarnya ini orang mau kemana sih?....


Alvin melajukan mobilnya meninggalkan are parkiran Cafe menuju sebuah toko perhiasan, Elic tambah bingun dan berkata " Ngapain dia ngajakin gue ke tempat kaya gini, oh,, atau jangan - jangan dia mau belikan sesuatu untuk ke kasihnya,tapi entahlah " ucap Elic dalam hati dengan wajah nampak murung.


Alvin dan Elic masuk di sebuah tokoh perhiasan mewah, di sana Elic cuman mengikuti Alvin dari belakang, Alvin mulai melihat -lihat sebuah cincin,Alvin berbalik dan mencari keberadaan Elic,


" Sini lo, sekarang pilih salah satu cincin yan menurut lo bagus " ucap Alvin.


Elic menunjuk dirinya dan berkata!,


" Saya bantuin bapak milih cincin, ngak salah bapak nyuruh saya, saya kan ngak tau selera bapak atau kekasih bapak " ucap Elic

__ADS_1


Alvin sedikit mengerutkan keningnya dan berkata!, " Kekasih sejak kapan gue punya kekasih " gerutu Alvin yan masih bisa di dengar samar - samar oleh Elic,Alvin melihat ke wajah Elic, dan di sana Alvin bisa melihat wajah kesal Elic, Alvin berguman dalam hati " Apakah Elic sedang cemburu saat ini, tapi baguslah itu berarti Elic masih memiliki perasaan terhadap gue.


" Rencana di mulai " ucap Alvin dalam hati, " Iya gue pengen kasih dia kejutan" ucap Alvin sambil tersenyum


Elic tersenyum kecut dan berkata!,


" Maaf pak kalau saya langcang, boleh saya tau ciri -ciri kekasih bapak " ucap Elic sambil melihat ke arah Etalase


Alvin mulai menjelaskan,


" Ciri -cirinya hampir sama dengan kamu modis dan terlihat sederhana.


-


-


-

__ADS_1


__ADS_2