Cinta Yang Terbalaskan

Cinta Yang Terbalaskan
Gelan


__ADS_3

" Dan bisa di bilang kalian hampir sama, maksud saya selerah kalian hampir mirip " ucap Alvin gugup.


ada rasa sedih dan kesal di dalam hati Elic,karna sampai sekarang Elic masih memiliki perasaan itu kepada Alvin, walaupun sempat hilang karna tidak pernah bertemu,tapi sekarang perasaan itu semakin tumbuh dan besar karna keseringan bertemu,dan tampa Elic sadari dua bolah keristal jatuh di pipinya, dengan cepat Elic mengusap wajahnya sebelum ada yan melihatnya,apalagi kalau sampai di lihat oleh Alvin Elic tidak mau sampai itu terjadi.


Elic mulai serius melihat cincin yan ada di depannya dan jatuh pada cincin yang bermerek ' White Gold Blue Diamond '


Elic menunjukkan dan berkata!,


" Ini sangat indah " Tungjuk Elic


Alvin melihat dan menyuruh pelayan tokoh untuk mengeluarkannya dari dalam etalase.


" Coba ambil yang itu " ucap Alvin kepada pelayan tokoh, pelayan tokoh itu dengan segera mengeluarkannya cincin yan di tungjuk Alvin, Alvin menerima cincin itu dan mencoba memakaikan ke jari manis Elic,


" Sempurna sangat pas di tangan Kamu" ucap Alvin sambil mengeluarkan kembali cincin dari jari manis Elic.

__ADS_1



Cincin pilihan Elic


Sementara Elic terlihat sedih,dan berkata dalam hati?!,


" Andai cincin itu buat gue "


Alvin melambaikan tangan di wajah Elic dan berkata!,


" Ngapain gue mikirin lo dan kekasih lo, kaya gue ngak ada kerjaan aja " ucap Elic sewot.


" Trus lo mikirin apa?, dari tadi gue panggil lo tapi ngak di dengar "


" Gue ngak mikirin apa -apa gue cuman lapar " ucap Elic sambil memegan perutnya.

__ADS_1


" Oh, astaga aku lupa,maaf ya sudah bikin kamu kelaparan, sebentar aku telpon Jims dulu " ucap Alvin sambil mengeluarkan telponnya, setelah selesai menelpon Alvin menyuruh pelayan tokoh untuk membungkus cincin berlian tadi,dan tampa sengaja Alvin melihat sebuah gelang yan indah dan simpel,Alvin menunjuk gelan itu.


" Ambilkan gelang yan itu " ucap Alvin kepada pelayan tokoh, Alvin menerimah gelan itu dan berjalan ke arah Elic yan sedang asik melihat -lihat perhiasan ,Alvin menarik tangan Elic dan segera memaikan gelan yan di pegannya,


" Gelang ini buat lo " itung -itung gue ganti rugi karna sudah merusak gelang lo kemarin, Dengan segera Elic membuka gelan yan di pakainya dan memberikan kembali ke tangan Alvin dan berkata " Ngak usah pak terimah kasih gelan saya hanya gelan biasa " ucap Elic menolak.


Alvin kembali menarik tangan Elic dan memakaikan gelan yan di pilihnya dan berkat!, " Kalau lo ngak mau menerima pemberian gue, lo akan gue pecat " Elic hanya diam tak berkata apa - apa lagi karna Elic begitu sangat sayan dengan pekerjaannya jadi memilih diam sambil memperhatikan gelan yan ada di tanganya.



Gelan pilihan Alvin


Selesai membayar semua tagihan cincin dan gelan, Alvin mengajak Elic kembali menuju kantor, " kita makan sian di kantor, gue sudah menyuruh Jims membungkus dua porsi makanan buat kita " ucap Alvin santai, Sementara Elic hanya menganguk dan berkata!, " Terserah bapak saja "


Alvin melirik sebentar ke arah Elic dan beralih ke gelan yan di pakai Elic dan berkat!, " Gue berharap sama elo, elo jangan pernah lepas itu gelan,itu pilihan gue sangat pas di tangan elo " ucap Alvin.

__ADS_1


__ADS_2